Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Cengkih Lombok Utara Tembus Pasar Dubai, NTB Torehkan Sejarah Baru Ekspor Komoditas Lokal

Cengkih Lombok Utara Tembus Pasar Dubai, NTB Torehkan Sejarah Baru Ekspor Komoditas Lokal

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • visibility 130

Kabarjatengterkini.com- Komoditas cengkih asal Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk pertama kalinya berhasil menembus pasar ekspor ke Dubai, Uni Emirat Arab.

Ekspor perdana ini tidak hanya menandai tonggak sejarah baru bagi NTB, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan komoditas unggulan lokal yang kini mulai dilirik pasar global.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Jamaluddin Malady, menyebutkan bahwa keberhasilan ekspor cengkih ini adalah bukti nyata bahwa daerah memiliki potensi besar untuk bersaing secara internasional, asal dikelola dengan baik dan inovatif.

“Ketika komoditas lokal seperti cengkih telah mampu menembus pasar global, maka dorongan inovasi dan semangat untuk mengembangkan komoditas lainnya harus terus bergema,” ujar Jamaluddin, mewakili Gubernur NTB dalam acara pelepasan ekspor di Terminal Teluk Nara, Kabupaten Lombok Utara, Senin (13/10/2025).


Mendorong Hilirisasi dan Ekonomi Berkelanjutan

Lebih lanjut, Jamaluddin menegaskan bahwa ekspor ini merupakan bagian dari strategi mendorong hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk lokal. Hilirisasi di sini bukan hanya tentang mengolah hasil pertanian atau perkebunan menjadi produk jadi, tetapi juga memperluas akses pasar dan pembiayaan agar ekspor menjadi aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

“Momentum ini harus dimaknai sebagai bagian dari upaya mendorong hilirisasi dan memperluas akses pembiayaan agar ekspor jadi aktivitas ekonomi berkelanjutan,” tegasnya.

Ekspor cengkih ke Dubai ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa produk pertanian Indonesia, khususnya dari NTB, mampu memenuhi standar kualitas internasional dan menjawab permintaan pasar dunia, khususnya di sektor rempah-rempah.


Transaksi Besar Hasil Business Matching di Gili Trawangan

Dalam rangkaian kegiatan ekspor, sebelumnya juga digelar business matching di Gili Trawangan yang mempertemukan para pelaku usaha lokal dengan pembeli internasional. Hasilnya sangat menggembirakan.

“Terjadi transaksi buyer dari India dan Inggris untuk cengkih 32 ton dan mete 100 ton. Kalau diuangkan, totalnya sekitar Rp 11,2 miliar,” ujar Jamaluddin.

Transaksi ini menunjukkan bahwa potensi pasar untuk produk-produk lokal dari NTB masih sangat terbuka luas. Tidak hanya untuk cengkih, tetapi juga untuk komoditas lain seperti mete, kopi, kakao, virgin coconut oil (VCO), mutiara, dan hasil laut.


PT Vertta Nusadaya Agre: Eksportir Lokal Berbasis Anak Daerah

Yang menarik, ekspor perdana cengkih ke Dubai ini dilakukan oleh PT Vertta Nusadaya Agre, sebuah perusahaan eksportir yang didirikan oleh anak-anak muda asli Lombok Utara. Keberhasilan mereka menjadi inspirasi bahwa anak daerah mampu mengambil peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui jalur ekspor.

“Capaian ini membuktikan bahwa daerah-daerah di NTB memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional, asalkan dikelola secara profesional,” kata Jamaluddin.

Peran generasi muda dan pelaku usaha lokal dalam ekspor cengkih ini menjadi sinyal positif bahwa ekonomi berbasis potensi lokal di NTB kini semakin hidup dan berkembang.


Dukungan Berbagai Pihak untuk Ekspor Komoditas NTB

Acara pelepasan ekspor di Terminal Teluk Nara juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Wakil Bupati Lombok Utara, perwakilan Bank Indonesia Perwakilan NTB, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lombok Utara, serta para pelaku UMKM dan masyarakat sekitar.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program peningkatan ekspor komoditas daerah dan komitmen untuk menjadikan NTB sebagai salah satu motor ekspor nasional di sektor pertanian, perkebunan, dan kelautan.


Menuju Pasar Internasional yang Lebih Luas

Ekspor perdana cengkih ini diharapkan menjadi langkah awal dari ekspansi komoditas NTB ke pasar internasional yang lebih luas. Pemerintah daerah menargetkan bahwa ke depan, komoditas unggulan seperti kopi, VCO, kakao, rempah-rempah, hasil laut, dan mutiara akan mengikuti jejak cengkih dalam menembus pasar ekspor.

“Pelepasan ekspor ini adalah awal dari perjalanan panjang memperluas pasar produk unggulan NTB ke mancanegara,” tambah Jamaluddin.

Keberhasilan ekspor cengkih Lombok Utara ke Dubai membuktikan bahwa komoditas lokal NTB punya daya saing global. Langkah ini tidak hanya membuka pasar baru bagi petani dan pelaku usaha di daerah, tetapi juga menjadi bukti konkret bahwa hilirisasi dan kolaborasi lintas sektor bisa menghasilkan dampak ekonomi nyata.

Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, NTB diyakini mampu menjadi salah satu provinsi dengan kontribusi ekspor unggulan terbesar di Indonesia. Ekspor cengkih ke Dubai hanyalah awal dari kebangkitan ekonomi daerah berbasis ekspor berkelanjutan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • nasa

    Sejarah Baru Terukir: NASA Sukses Luncurkan Artemis II, Misi Berawak Pertama ke Bulan dalam 50 Tahun

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Umat manusia baru saja melangkah lebih dekat menuju era kolonisasi antariksa. Pada Rabu (1/4/2026) waktu setempat, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) resmi mencatatkan sejarah melalui peluncuran misi Artemis II. Ini merupakan penerbangan lintas (flyby) berawak pertama ke Bulan sejak berakhirnya era Apollo lebih dari setengah abad yang lalu. Menggunakan roket paling kuat […]

  • Inspektorat Sebut Seleksi JPTP di Rembang Sarat dengan Conflict of Interest

    Inspektorat Sebut Seleksi JPTP di Rembang Sarat dengan Conflict of Interest

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Inspektorat Daerah sampaikan hasil audit internal terkait proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Rembang. Hasilnya, ada temuan pelanggaran disiplin dan sarat akan benturan kepentingan (conflict of interest) dalam seleksi JPTP. “Betul telah terjadi pelanggaran disiplin, yakni melampaui wewenang dengan menggunakan akun Sekda selaku Pejabat yang Berwenang (PyB) dan […]

  • 2026, Rembang Bakal Bangun Pengelolaan TPST RDF dari Pemerintah Pusat

    Rembang Rencanakan Pembangunan Pengelolaan TPST RDF untuk 2026

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Ilham Wiji
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal membangun pengelolaan tempat pembuangan sampah terpadu refuse derived fuel (TPST RDF) di tempat pembuangan akhir (TPA) Landoh tahun 2026 mendatang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Ika Himawan Afandi mengatakan bahwa pembangunan itu merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Adapun anggaran […]

  • Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati Hingga 20 Januari 2026

    Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati Hingga 20 Januari 2026

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Modifikasi cuaca di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati berlangsung mulai tanggal 15 Januari 2026 hingga 20 Januari 2026. “Hingga tanggal 20 (Januari), kita melakukan rekayasa cuaca di beberapa daerah, yang paling utama di Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Jumat (16/1/2026). Modifikasi cuaca dalam rangka penanganan cuaca […]

  • rembang

    Pemkab Rembang Optimalkan Layanan Penanganan HIV/AIDS di Faskes untuk Tekan Penularan

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Layanan penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Rembang dipastikan berjalan optimal. Layanan yang dimaksud meliputi pemeriksaan viral load, terapi degan obat antiretroviral (ARV), hingga konseling. Epidemiolog Kesehatan Muda Dinkes Rembang, Martha Gusmanthika menyebutkan, pemeriksaan viral load dan terapi pengobatan ARV merupakan upaya untuk menekan penularan. Ia memastikan ketersediaan obat ARV di faskes Rembang. “Untuk obat […]

  • 1,5 Juta Ha LSD di Jateng Akan Dipertahankan, Tidak Ada Toleransi Alih Fungsi Lahan

    1,5 Juta Ha LSD di Jateng Akan Dipertahankan, Tidak Ada Toleransi Alih Fungsi Lahan

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan menjaga luas lahan pertanian di wilayahnya. Sehingga, alih fungsi lahan sawah yang dilindungi (LSD) tidak diperbolehkan. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan, komitmen ini dilakukan guna mewujudkan cita-cita nasional dalam swasembada pangan. Menurutnya, LSD tidak diperuntukkan pembangunan proyek-proyek selain urusan pertanian dan pangan. “Tidak boleh menggunakan […]

expand_less