Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Business » Anggaran Kementan 2026 Naik Jadi Rp 40,15 Triliun, Fokus pada Program Prioritas

Anggaran Kementan 2026 Naik Jadi Rp 40,15 Triliun, Fokus pada Program Prioritas

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
  • visibility 168

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Usulan penambahan anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk pagu tahun 2026 resmi disetujui oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

Dengan adanya persetujuan tersebut, total anggaran Kementan tahun depan naik menjadi Rp 40,15 triliun dari sebelumnya Rp 40 triliun sebagaimana tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.

Tambahan anggaran sebesar Rp 145 miliar ini akan digunakan untuk memperkuat program-program prioritas Kementan, yang berorientasi langsung pada kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi sektor pertanian.


Fokus Tambahan Anggaran untuk Program Prioritas

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, menyampaikan bahwa tambahan anggaran akan dialokasikan secara strategis untuk kegiatan-kegiatan yang belum teranggarkan dalam pagu awal, namun penting dan mendesak. Termasuk di dalamnya adalah program-program yang mendukung arah kebijakan nasional serta arahan Presiden.

“Program yang sejalan dengan prioritas Presiden, tugas dan fungsi utama yang belum dialokasikan, serta program yang dapat berdampak pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Sudaryono dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Penambahan ini dianggap penting mengingat sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional dan berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan krisis pangan.


Rincian Tambahan Anggaran Kementan 2026

Dari total tambahan Rp 145 miliar, Sudaryono merinci penggunaannya untuk beberapa program strategis, antara lain:

  • Pembangunan Jalan Usaha Tani sebanyak 492 unit dengan alokasi anggaran sebesar Rp 54,12 miliar. Pembangunan jalan ini bertujuan untuk mempermudah akses distribusi hasil panen dan mobilitas petani di kawasan sentra produksi.
  • Pengembangan tanaman durian seluas 4.300 hektare dengan alokasi Rp 60,08 miliar. Program ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi komoditas hortikultura unggulan serta mendukung ekspor buah tropis.
  • Bantuan unggas sebanyak 92.500 ekor dengan nilai Rp 30,08 miliar, yang akan disalurkan ke kelompok peternak kecil untuk memperkuat ketahanan pangan hewani serta menciptakan lapangan kerja di sektor peternakan.

Alokasi Total Anggaran Kementan 2026

Dengan tambahan tersebut, total anggaran Kementan 2026 menjadi Rp 40,15 triliun. Anggaran ini akan dibagi ke dalam empat fokus utama program, yaitu:

  1. Ketersediaan, Akses, dan Konsumsi Pangan Berkualitas
    – Anggaran: Rp 23,81 triliun
    – Fokus pada produksi pangan pokok, stabilisasi harga, dan peningkatan gizi masyarakat.
  2. Nilai Tambah dan Daya Saing Industri Pertanian
    – Anggaran: Rp 6,62 triliun
    – Meliputi pengembangan hilirisasi pertanian, dukungan industri pengolahan hasil, dan peningkatan ekspor komoditas pertanian.
  3. Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Pertanian
    – Anggaran: Rp 747,69 miliar
    – Untuk mencetak tenaga kerja pertanian yang kompeten, modern, dan berbasis teknologi.
  4. Dukungan Manajemen dan Penguatan Kelembagaan
    – Anggaran: Rp 8,96 triliun
    – Untuk pembiayaan operasional, penguatan sistem informasi, serta pembinaan kelembagaan pertanian di tingkat pusat dan daerah.

Komitmen Terhadap Efektivitas Anggaran

Sudaryono menekankan bahwa Kementan akan memastikan setiap rupiah dari anggaran yang disetujui dapat memberikan hasil nyata bagi masyarakat, terutama petani, peternak, dan pelaku usaha agribisnis lainnya.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan anggaran ini secara efektif, efisien, dan akuntabel, agar benar-benar menyentuh kepentingan rakyat,” kata Sudaryono.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Kementan, DPR, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama keberhasilan program-program tersebut di lapangan.


DPR Apresiasi Fokus Kementan pada Rakyat

Komisi IV DPR RI menyambut baik usulan penambahan anggaran yang berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat tani. Mereka menilai langkah Kementan untuk fokus pada pembangunan infrastruktur pertanian, komoditas unggulan, dan bantuan ternak merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat desa.

“Langkah ini patut diapresiasi, karena menyasar langsung permasalahan lapangan. Ke depan, kami berharap pengawasan juga diperkuat agar realisasi anggaran tepat sasaran,” ujar salah satu anggota Komisi IV.

Dengan disetujuinya tambahan anggaran oleh DPR RI, total pagu anggaran Kementan tahun 2026 kini mencapai Rp 40,15 triliun. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendorong sektor pertanian sebagai motor penggerak ekonomi nasional, sekaligus menjawab tantangan ketahanan pangan yang semakin kompleks.

Kementan menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern — sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis sektor produktif dan berkelanjutan.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • SuperApps Layanan Pemerintah Jateng JNN Rilis, Sudah Tersedia di PlayStore

    SuperApps Layanan Pemerintah Jateng JNN Rilis, Sudah Tersedia di PlayStore

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 233
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Aplikasi layanan publik ‘Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN)’ baru saja dirilis pada Selasa (19/8/2025). Peluncurannya bertepatan dengan acara HUT Jawa Tengah ke-80 di Kawasan Ekonomi Khusus Industripolis Batang. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, Agung Hariyadi mengatakan, superapps ini merangkum berbagai layanan publik milik Pemerintah […]

  • DPR RI Kunjungi Pemprov Jateng Bahas RUU Perlindungan Konsumen

    DPR RI Kunjungi Pemprov Jateng Bahas RUU Perlindungan Konsumen

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – DPR RI kunjungi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membahas penyusunan RUU atas UU Nomor 8 Tahun 1999, tentang Perlindungan Konsumen. Pembahasan ini juga turut melibatkan akademisi dari Universitas Diponegoro Semarang. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut menyebutkan 5 poin yang harus diperhatikan dalam RUU tersebut. Harapannya, dengan pembaruan aturan dapat segera direalisasikan dan […]

  • kpu

    DPR Desak KPU Klarifikasi Keputusan 731/2025 soal Dokumen Capres-Cawapres

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia untuk segera mengklarifikasi Keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025. Keputusan ini menjadi sorotan karena dianggap mengandung potensi simpang siur di publik dan bertentangan dengan prinsip transparansi dalam penyelenggaraan pemilu. Rifqinizamy, yang akrab disapa Rifqy, menegaskan pentingnya lembaga negara, […]

  • Api Abadi Mrapen Padam

    Api Abadi Mrapen Padam, Cabdin ESDM Kendeng Selatan Bakal Cek Selasa Depan

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh di media sosial fenomena Api Abadi Mrapen yang padam di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Fenomena ini ternyata bukan kali pertama yang terjadi. Menanggapi hal tersebut, Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (Cabdin ESDM) Wilayah Kendeng Selatan membenarkan peristiwa tersebut. Meski demikian, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas ESDM Induk. “Nggih […]

  • khalid

    Kooperatif, Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Rp8,4 Miliar ke KPK Terkait Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pendakwah sekaligus pelaku usaha biro perjalanan haji, Ustaz Khalid Basalamah, secara resmi telah mengembalikan uang sebesar Rp8,4 miliar kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah ini diambil terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengalihan kuota haji tahun 2023–2024 yang tengah digarap oleh lembaga antirasuah tersebut. Pernyataan ini disampaikan Khalid usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung […]

  • Produk Fashion Desainer Lokal Diharapkan Tembus Pasar Global

    Produk Fashion Desainer Lokal Diharapkan Tembus Pasar Global

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 269
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Produk busana dari desainer lokal diharapkan naik kelas hingga tembus pasar global. Dalam upaya tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng turut mendorong adanya pendampingan kepada para pelaku bisnis dan pengrajin. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin mengatakan, pendampingan tersebut bisa dengan memfasilitasi pameran produk dan gelaran berbagai […]

expand_less