Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 7 Masalah Kulit Akibat Sinar Matahari yang Harus Kamu Tahu

7 Masalah Kulit Akibat Sinar Matahari yang Harus Kamu Tahu

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
  • visibility 202

Kabarjatengterkini.com –  Paparan sinar matahari memang memiliki manfaat, seperti membantu tubuh memproduksi vitamin D.

Namun, jika terpapar terlalu lama tanpa perlindungan, sinar ultraviolet (UV) dari matahari bisa menyebabkan berbagai masalah serius bagi kesehatan kulit.

Baik UVA maupun UVB dapat merusak jaringan kulit secara perlahan dan menimbulkan efek jangka panjang.

Berikut ini adalah 7 dampak buruk paparan sinar matahari bagi kulit yang perlu kamu waspadai:

1. Kulit Terbakar (Sunburn)

Dampak paling umum dari paparan sinar matahari berlebihan adalah sunburn atau kulit terbakar. Gejalanya berupa kulit memerah, terasa panas, perih, dan kadang melepuh. Sunburn terjadi akibat paparan sinar UVB yang merusak lapisan luar kulit.

Jika sering mengalami sunburn, risiko kerusakan kulit jangka panjang akan meningkat. Bahkan, kulit bisa mengalami pengelupasan dan peradangan yang menyakitkan.

2. Penuaan Dini (Photoaging)

Salah satu dampak jangka panjang dari sinar matahari adalah penuaan dini. Sinar UVA dapat menembus lapisan dermis kulit dan merusak kolagen serta elastin. Akibatnya, kulit menjadi kendur, keriput, dan muncul garis-garis halus di usia yang seharusnya belum tua.

Penuaan dini juga ditandai dengan perubahan tekstur kulit, seperti tampak kasar, kusam, dan tidak merata. Inilah mengapa penting untuk menggunakan tabir surya meski cuaca mendung sekalipun.

3. Flek Hitam dan Hiperpigmentasi

Paparan sinar matahari yang terus-menerus dapat merangsang produksi melanin secara berlebihan, yang menyebabkan munculnya flek hitam atau bintik-bintik gelap di wajah dan tubuh. Ini disebut juga dengan hiperpigmentasi.

Hiperpigmentasi sering muncul di area yang sering terpapar matahari, seperti wajah, tangan, dan leher. Kondisi ini bisa membuat kulit tampak tidak rata dan mengganggu penampilan.

4. Kulit Kering dan Mengelupas

Sinar UV dapat menghilangkan kelembapan alami kulit, sehingga menyebabkan kulit kering, kasar, dan mengelupas. Kulit yang kekurangan kelembapan akan lebih mudah teriritasi dan sensitif.

Jika tidak dirawat dengan baik, kulit kering akibat sinar matahari bisa berkembang menjadi kondisi peradangan seperti eksim atau dermatitis.

5. Peradangan dan Iritasi Kulit

Paparan sinar UV juga bisa memicu peradangan pada kulit. Ini biasanya ditandai dengan kulit yang tampak kemerahan, terasa panas, atau gatal. Dalam beberapa kasus, bisa muncul ruam atau benjolan kecil di permukaan kulit.

Iritasi kulit akibat sinar matahari sering kali memperburuk kondisi kulit sensitif dan bisa menyebabkan infeksi jika digaruk berlebihan.

6. Kanker Kulit

Dampak paling berbahaya dari paparan sinar matahari jangka panjang adalah kanker kulit. Sinar UV dapat merusak DNA sel-sel kulit, yang memicu pertumbuhan sel abnormal. Jenis kanker kulit yang umum antara lain:

  • Karsinoma sel basal
  • Karsinoma sel skuamosa
  • Melanoma (yang paling berbahaya)

Kanker kulit bisa berkembang tanpa disadari karena gejalanya sering kali terlihat seperti tahi lalat biasa. Oleh karena itu, penting melakukan pemeriksaan kulit secara rutin, terutama jika memiliki riwayat sunburn parah atau aktivitas luar ruangan tinggi.

7. Menurunnya Elastisitas Kulit

Paparan sinar UVA dalam waktu lama dapat mengurangi kadar kolagen dalam kulit. Kolagen adalah protein penting yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Tanpa kolagen yang cukup, kulit akan menjadi kendur, tampak lelah, dan tidak sehat.

Menurunnya elastisitas juga mempercepat proses penuaan dan membuat kulit lebih sulit pulih dari kerusakan.

Tips Melindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari

Untuk mencegah berbagai dampak buruk di atas, berikut beberapa langkah perlindungan yang bisa kamu lakukan:

  • Gunakan tabir surya (sunscreen) minimal SPF 30, bahkan saat cuaca mendung.
  • Kenakan pakaian tertutup, topi, dan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung antara pukul 10 pagi hingga 4 sore, saat UV paling tinggi.
  • Gunakan pelembap setelah beraktivitas di bawah matahari untuk menjaga kelembapan kulit.
  • Perbanyak konsumsi air putih dan makanan tinggi antioksidan untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.

Paparan sinar matahari secara berlebihan dapat membawa berbagai dampak buruk bagi kulit, mulai dari sunburn hingga risiko kanker kulit. Oleh karena itu, penting untuk selalu waspada dan mengambil langkah pencegahan. Gunakan tabir surya setiap hari, hindari matahari di jam-jam berbahaya, dan rawat kulit secara rutin agar tetap sehat dan terlindungi.

Jaga kulitmu, karena kulit sehat adalah investasi jangka panjang untuk penampilan dan kesehatan!

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • baru

    WhatsApp Rilis Fitur Baru untuk Cegah Pengguna dari Modus Penipuan: Lindungi Akun Anda Sekarang!

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– WhatsApp kembali menghadirkan inovasi terbaru demi meningkatkan keamanan penggunanya. Pada tahun 2025, WhatsApp resmi merilis fitur baru yang dirancang khusus untuk mencegah pengguna terjerat modus penipuan yang semakin canggih. Fitur ini hadir sebagai respons atas maraknya kasus penipuan online yang sering memanfaatkan platform pesan instan populer tersebut. Mengapa Fitur Baru WhatsApp Penting? Sebagai aplikasi […]

  • Kelompok Tani di Desa Kalidoro Pati Peroleh Bantuan Alsintan

    Kelompok Tani di Desa Kalidoro Pati Peroleh Bantuan Alsintan

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Kelompok tani di Desa Kalidoro, Kecamatan Pati, memperoleh bantuan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan). Penyerahan Alsintan ini ditujukan untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan dukungan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. Bupati Pati Sudewo menyebutkan, ada sebanyak 29 unit Alsintan yang diserahkan ke kelompok tani […]

  • tuku

    Toko Kopi Tuku Targetkan Pasar Halal di Belanda melalui Sertifikasi Halal Eropa

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) melalui Atase Perdagangan (Atdag) RI di Den Haag telah memfasilitasi pertemuan antara Toko Kopi Tuku dengan lembaga sertifikasi halal Eropa, Halal Quality Control (HQC) Group. Pertemuan ini bertujuan untuk mendiskusikan langkah-langkah yang diperlukan agar Toko Kopi Tuku memperoleh sertifikasi halal di Belanda, sebagai bagian dari rencana ekspansi bisnis mereka […]

  • Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berbekal dari Kegelisahan

    Pengrajin Lurik di Klaten Buat Terobosan Alat Tenun Bukan Mesin Portabel Berawal dari Kegelisahan

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 206
    • 0Komentar

      Klaten, Kabarjatengterkini.com – Pengarajin lurik di Desa Karangasem, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten berinovasi dengan membuat alat tenun bukan mesin portabel. Alat itu disebut satu-satunya di Kabupaten Klaten. Inovasi tersebut turut diapresiasi oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan meminta perangkat desa terus melakukan pendampingan. Menurutnya, terobosan alat tenun portabel itu bisa memperkuat industri lurik […]

  • biksu

    Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu di Thailand, 8 Tewas

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Kelalaian dalam mengawasi anak kembali memicu tragedi kemanusiaan yang memilukan di Thailand. Sedikitnya delapan orang biksu dilaporkan tewas setelah ditabrak oleh sebuah mobil bak terbuka (pick-up) yang dikemudikan oleh seorang bocah laki-laki yang baru berusia 11 tahun. Insiden maut ini terjadi di Provinsi Mukdahan, wilayah timur laut Thailand, dan langsung memicu gelombang duka sekaligus […]

  • jateng

    Layanan Bus Trans Jateng Bakal Terintegrasi dengan Transportasi Lain

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Layanan Bus Trans Jateng bakal diintegrasikan dengan moda transportasi lainnya, mulai dari tranportasi online, angkutan kota, hingga angkutan desa. Untuk mewujudkan integrasi layanan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal mengajak kerja sama berbagai pihak, termasuk perusahaan transportasi online dan angkutan. Langkah ini diterapkan agar layanan transportasi tersebut bisa menjangkau masyarakat lebih luas. “Sehingga, […]

expand_less