Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » 7 Masalah Kulit Akibat Sinar Matahari yang Harus Kamu Tahu

7 Masalah Kulit Akibat Sinar Matahari yang Harus Kamu Tahu

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
  • visibility 140

Kabarjatengterkini.com –  Paparan sinar matahari memang memiliki manfaat, seperti membantu tubuh memproduksi vitamin D.

Namun, jika terpapar terlalu lama tanpa perlindungan, sinar ultraviolet (UV) dari matahari bisa menyebabkan berbagai masalah serius bagi kesehatan kulit.

Baik UVA maupun UVB dapat merusak jaringan kulit secara perlahan dan menimbulkan efek jangka panjang.

Berikut ini adalah 7 dampak buruk paparan sinar matahari bagi kulit yang perlu kamu waspadai:

1. Kulit Terbakar (Sunburn)

Dampak paling umum dari paparan sinar matahari berlebihan adalah sunburn atau kulit terbakar. Gejalanya berupa kulit memerah, terasa panas, perih, dan kadang melepuh. Sunburn terjadi akibat paparan sinar UVB yang merusak lapisan luar kulit.

Jika sering mengalami sunburn, risiko kerusakan kulit jangka panjang akan meningkat. Bahkan, kulit bisa mengalami pengelupasan dan peradangan yang menyakitkan.

2. Penuaan Dini (Photoaging)

Salah satu dampak jangka panjang dari sinar matahari adalah penuaan dini. Sinar UVA dapat menembus lapisan dermis kulit dan merusak kolagen serta elastin. Akibatnya, kulit menjadi kendur, keriput, dan muncul garis-garis halus di usia yang seharusnya belum tua.

Penuaan dini juga ditandai dengan perubahan tekstur kulit, seperti tampak kasar, kusam, dan tidak merata. Inilah mengapa penting untuk menggunakan tabir surya meski cuaca mendung sekalipun.

3. Flek Hitam dan Hiperpigmentasi

Paparan sinar matahari yang terus-menerus dapat merangsang produksi melanin secara berlebihan, yang menyebabkan munculnya flek hitam atau bintik-bintik gelap di wajah dan tubuh. Ini disebut juga dengan hiperpigmentasi.

Hiperpigmentasi sering muncul di area yang sering terpapar matahari, seperti wajah, tangan, dan leher. Kondisi ini bisa membuat kulit tampak tidak rata dan mengganggu penampilan.

4. Kulit Kering dan Mengelupas

Sinar UV dapat menghilangkan kelembapan alami kulit, sehingga menyebabkan kulit kering, kasar, dan mengelupas. Kulit yang kekurangan kelembapan akan lebih mudah teriritasi dan sensitif.

Jika tidak dirawat dengan baik, kulit kering akibat sinar matahari bisa berkembang menjadi kondisi peradangan seperti eksim atau dermatitis.

5. Peradangan dan Iritasi Kulit

Paparan sinar UV juga bisa memicu peradangan pada kulit. Ini biasanya ditandai dengan kulit yang tampak kemerahan, terasa panas, atau gatal. Dalam beberapa kasus, bisa muncul ruam atau benjolan kecil di permukaan kulit.

Iritasi kulit akibat sinar matahari sering kali memperburuk kondisi kulit sensitif dan bisa menyebabkan infeksi jika digaruk berlebihan.

6. Kanker Kulit

Dampak paling berbahaya dari paparan sinar matahari jangka panjang adalah kanker kulit. Sinar UV dapat merusak DNA sel-sel kulit, yang memicu pertumbuhan sel abnormal. Jenis kanker kulit yang umum antara lain:

  • Karsinoma sel basal
  • Karsinoma sel skuamosa
  • Melanoma (yang paling berbahaya)

Kanker kulit bisa berkembang tanpa disadari karena gejalanya sering kali terlihat seperti tahi lalat biasa. Oleh karena itu, penting melakukan pemeriksaan kulit secara rutin, terutama jika memiliki riwayat sunburn parah atau aktivitas luar ruangan tinggi.

7. Menurunnya Elastisitas Kulit

Paparan sinar UVA dalam waktu lama dapat mengurangi kadar kolagen dalam kulit. Kolagen adalah protein penting yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Tanpa kolagen yang cukup, kulit akan menjadi kendur, tampak lelah, dan tidak sehat.

Menurunnya elastisitas juga mempercepat proses penuaan dan membuat kulit lebih sulit pulih dari kerusakan.

Tips Melindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari

Untuk mencegah berbagai dampak buruk di atas, berikut beberapa langkah perlindungan yang bisa kamu lakukan:

  • Gunakan tabir surya (sunscreen) minimal SPF 30, bahkan saat cuaca mendung.
  • Kenakan pakaian tertutup, topi, dan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung antara pukul 10 pagi hingga 4 sore, saat UV paling tinggi.
  • Gunakan pelembap setelah beraktivitas di bawah matahari untuk menjaga kelembapan kulit.
  • Perbanyak konsumsi air putih dan makanan tinggi antioksidan untuk menjaga kesehatan kulit dari dalam.

Paparan sinar matahari secara berlebihan dapat membawa berbagai dampak buruk bagi kulit, mulai dari sunburn hingga risiko kanker kulit. Oleh karena itu, penting untuk selalu waspada dan mengambil langkah pencegahan. Gunakan tabir surya setiap hari, hindari matahari di jam-jam berbahaya, dan rawat kulit secara rutin agar tetap sehat dan terlindungi.

Jaga kulitmu, karena kulit sehat adalah investasi jangka panjang untuk penampilan dan kesehatan!

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengemudi di Sleman Nyaris Dihajar Warga Usai Tabrak Orang

    Pengemudi di Sleman Nyaris Dihajar Warga Usai Tabrak Orang

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang pengemudi di Sleman nyaris dihajar warga usai menabram seorang pria diduga debt collector. Awalnya, pengemudi mobil berinisial S (31) bersama wanita berinisial SK (39) tengah makan di rumah makan Padang Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Senin (7/7/2025). Namun saat hendak pergi, mereka didatangi pria diduga debt collector. “Saat hendak meninggalkan lokasi, […]

  • Terkait Penerapan Zero ODOL 2027, Gubernur Jateng: Perlu Ada Sosialisasi Masif

    Terkait Penerapan Zero ODOL 2027, Gubernur Jateng: Perlu Ada Sosialisasi Masif

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemprov Jateng mendukung penerapan zero ODOL (Over Dimension dan Over Loading) atau kendaraan bermuatan dan berdimensi berlebih pada 2027. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan, kendaraan muatan berlebih bisa mempercepat kerusakan infrastruktur jalan. Selain itu, hal ini juga mempercepat penurunan muka tanah di wilayah pesisir lantaran beban permukaan bertambah. “ODOL ini problem semua pihak. Saya […]

  • Wali Kota Semarang Agustina pantau stok kebutuhan pokok/semarangkota

    Kota Semarang Dapat Apresiasi Berkat Kontribusi Turunkan Angka Inflasi

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Meski bukan merupakan wilayah lumbung pangan, Kota Semarang berhasil berkontribusi dalam menurunkan angka inflasi. Wali Kota Semarang, Agustina mengatakan bahwa capaian ini merupakan hal yang luar biasa. Terlebih Semarang juga mendapatkan pujian dari Gubernur Jawa Tengah, Achmad Luthfi atas kontribusi positif ini. “Yang luar biasa kenapa? Karena kita bukan lumbung pangan. Kok […]

  • bnpb

    BNPB Sebut 103 Selamat dan 49 Hilang dalam Tragedi Ambruknya Ponpes Al-Khoziny

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memberikan informasi terbaru terkait perkembangan pencarian korban pasca ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu (4/10/2025), Suharyanto menyebutkan bahwa total 118 orang telah ditemukan, dengan rincian 103 orang selamat, 14 meninggal, dan 49 lainnya masih […]

  • ponpes

    Ambruknya Ponpes Al-Khoziny: 108 Korban Dievakuasi, 59 Masih Hilang

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BNPB, TNI, dan sejumlah instansi terkait terus melanjutkan pencarian dan evakuasi korban dari runtuhan bangunan Ponpes Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Hingga Jumat (3/10) pagi, jumlah korban yang telah berhasil dievakuasi mencapai 108 orang. Dari jumlah tersebut, 103 orang dinyatakan selamat, sementara 5 korban meninggal […]

  • kasus

    TNI Telusuri Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Janji Transparansi dan Profesionalisme

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) ikut menelusuri kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang sempat menggegerkan publik. Langkah ini diambil untuk menanggapi opini yang berkembang di masyarakat yang mengaitkan institusi TNI dengan insiden tersebut. Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, menyampaikan bahwa TNI telah melakukan […]

expand_less