Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BNPB Sebut 103 Selamat dan 49 Hilang dalam Tragedi Ambruknya Ponpes Al-Khoziny

BNPB Sebut 103 Selamat dan 49 Hilang dalam Tragedi Ambruknya Ponpes Al-Khoziny

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
  • visibility 76

Kabarjatengterkini.com– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memberikan informasi terbaru terkait perkembangan pencarian korban pasca ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu (4/10/2025), Suharyanto menyebutkan bahwa total 118 orang telah ditemukan, dengan rincian 103 orang selamat, 14 meninggal, dan 49 lainnya masih dalam pencarian.

Menurut Suharyanto, meskipun jumlah korban yang ditemukan sudah cukup signifikan, proses identifikasi dan pencarian masih terus dilakukan, mengingat adanya beberapa informasi yang berbeda dari pihak keluarga korban.

Rincian Korban Ponpes Al-Khoziny

Letjen TNI Suharyanto menjelaskan bahwa dari 118 korban yang telah ditemukan, 103 orang berhasil diselamatkan di lokasi kejadian. Di antara yang selamat, terdapat satu korban, Ibnu Fairuz, yang sebelumnya terdaftar sebagai orang hilang namun ditemukan di lokasi berbeda.

“Satu orang yang ditemukan di luar lokasi kejadian adalah Ibnu Fairuz, yang sebelumnya tercatat hilang, namun ternyata dia berada di tempat lain. Jadi total yang selamat kini mencapai 104 orang,” ungkap Suharyanto.

Namun, meski 103 orang dinyatakan selamat, ada juga sejumlah keluarga yang masih mencari anggota keluarganya. Ada laporan bahwa beberapa keluarga telah melaporkan bahwa anak atau kerabat mereka dikabarkan masih berada di reruntuhan, namun pada kenyataannya mereka ditemukan di lokasi yang berbeda.

Suharyanto menambahkan bahwa dari 14 korban meninggal, sembilan di antaranya telah berhasil diidentifikasi. “Sembilan jenazah yang ditemukan sudah dalam proses identifikasi lebih lanjut. Namun, kami masih perlu waktu untuk memastikan data secara rinci,” ujarnya.

Proses Identifikasi Masih Berlangsung

Sementara itu, Suharyanto menyebutkan bahwa untuk korban yang masih hilang, sebanyak 49 orang masih dalam pencarian. Tim gabungan dari Basarnas, BNPB, TNI, dan aparat kepolisian terus berusaha menemukan sisa korban yang terjebak di reruntuhan bangunan Ponpes Al-Khoziny.

“Tentu saja kami tidak bisa memastikan dengan pasti apakah 49 orang yang masih hilang itu ada di reruntuhan atau tidak. Kami masih terus mencari berdasarkan data yang ada. Data tersebut kami dapatkan dari pihak pesantren, yang sudah mengumpulkan foto-foto dan informasi terkait keberadaan santri dan pengurus pesantren,” jelas Suharyanto.

Kerja Sama Tim Gabungan dalam Pencarian Korban

Pencarian korban dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BNPB, TNI, serta relawan setempat. Proses pencarian difokuskan pada lokasi di mana bangunan Ponpes Al-Khoziny ambruk, dan tim penyelamat bekerja keras untuk menggali reruntuhan dan mencari korban yang kemungkinan masih terjebak.

Suharyanto juga mengungkapkan bahwa meskipun proses pencarian berlangsung dengan cepat, ada beberapa kendala yang dihadapi tim, seperti kondisi reruntuhan yang sulit dijangkau serta cuaca yang tak menentu.

Harapan dan Doa untuk Para Korban

“Semua tim terlibat dalam pencarian dan evakuasi ini dengan penuh semangat. Kami berharap 49 orang yang masih hilang dapat ditemukan dengan selamat,” kata Suharyanto. “Kami juga terus berdoa agar keluarga yang terkena dampak dari bencana ini diberi ketabahan dan kekuatan.”

Kepala BNPB itu mengimbau kepada masyarakat untuk terus memberikan dukungan moral kepada keluarga korban, serta menjaga kerukunan selama proses pemulihan dan pencarian korban. Selain itu, Suharyanto juga meminta agar masyarakat tetap mengikuti informasi yang disampaikan oleh pihak berwenang terkait perkembangan terbaru dari pencarian dan penanganan bencana ini.

Pihak berwenang terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan seluruh korban dan memberikan bantuan kepada para keluarga yang terdampak. Proses identifikasi jenazah dan pencarian korban hilang akan terus dilakukan hingga seluruh korban ditemukan dan dapat dipastikan kondisinya.

Upaya Pencarian Masih Berlanjut

Hingga saat ini, ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny masih menjadi perhatian utama di Sidoarjo. Dengan 118 korban yang telah ditemukan, 103 selamat dan 14 meninggal, serta 49 orang masih dalam pencarian, pihak BNPB dan tim gabungan akan terus berupaya maksimal dalam menyelesaikan pencarian. Semoga seluruh korban dapat segera ditemukan, dan proses identifikasi serta penanganan bencana ini berjalan dengan lancar.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Perkuat Komitmen Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional

    Pemprov Jateng Perkuat Komitmen Jadi Penopang Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) semakin memperkuat komitmen sebagai daerah penopang ketahanan pangan nasional. Maka dari itu, pihaknya terus menekankan perlindungan terhadap lahan sawah di wilayah Jateng. Sejumlah lahan sawah produktif di beberapa kabupaten/kota telah ditetapkan sebagai wilayah yang dilindungi melalui Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah. Hal ini dilakukan […]

  • Masuk MPLS, Gubernur Jateng Tekankan Tak Boleh Ada Bullying

    Masuk MPLS, Gubernur Jateng Tekankan Tak Boleh Ada Bullying

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Masuk masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan tak boleh ada bullying. Jika ditemui adanya kekerasan, tawuran, atau bullying di lingkungan sekolah, ia meminta untuk dilaporkan. “Pada masa orientasi ini tidak boleh ada kekerasan. Boleh tegas tapi tidak boleh keras. Lalu, jangan ada lagi bullying, apalagi tawuran. Kalau masih […]

  • ham

    Natalius Pigai: Keracunan Makanan dalam Program MBG Bukan Masalah HAM, Hanya Kelalaian Administrasi

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai baru-baru ini memberikan pernyataan terkait kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, insiden tersebut tidak dapat dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Dalam penjelasannya, Pigai mengungkapkan bahwa untuk mengategorikan suatu kejadian sebagai pelanggaran HAM, harus ada unsur kelalaian negara yang membiarkannya […]

  • Dampak Banjir dan Tanah Longsor Kian Parah, 7 Bupati di Aceh Angkat Tangan

    Dampak Banjir dan Tanah Longsor Kian Parah, 7 Bupati di Aceh Angkat Tangan

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tujuh bupati di Provinsi Aceh menyatakan ketidakmampuan menangani dampak banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025. Pernyataan tersebut bahkan telah disampaikan langsung dari Pemprov Aceh kepada pemerintah pusat. Tujuh kabupaten tersebut memiliki permasalahan serupa, yakni kerusakan infrastruktur parah, akses transportasi darat terputus, dan minimnya anggaran penanggulangan bencana. Kondisi pengungsian semakin […]

  • Mahasiswa di Jateng Didorong Berinovasi untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif

    Pemprov Jateng Dorong Inovasi Berbasis Riset untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemprov Jawa Tengah mendorong mahasiswa berinovasi agar mampu menghadapi setiap tantangan di masa depan. Upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menyumbang ide berbasis riset dalam rangka mengembangkan ekonomi kreatif. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa ekonomi kreatif menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat produktif saat ini. Hal ini dinilai bisa berdampak positif terhadap […]

  • Heboh Menu MBG Tahu Bakso Berbelatung di Brebes, SPPG Disanksi Skorsing Seminggu

    Heboh Menu MBG Tahu Bakso Berbelatung di Brebes, SPPG Disanksi Skorsing Seminggu

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Heboh menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) busuk hingga berbelatung di Brebes. Belatung ditemukan di tahu bakso yang dibagikan kepada siswa di 23 sekolah wilayah SPPG Desa Cikakak, Kecamatan Banjarharjo. Menu makan siang itu diketahui disalurkan ke sekolah-sekolah pada Jumat (27/2/2026) yang lalu. Wali kelas yang mengetahui hal tersebut langsung membuang makanan […]

expand_less