Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Persib Bandung Menang 1-0 atas Ratchaburi, Tetap Tersingkir dari ACL 2 2025/2026

Persib Bandung Menang 1-0 atas Ratchaburi, Tetap Tersingkir dari ACL 2 2025/2026

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • visibility 159

Kabarjatengterkini.com- Persib Bandung harus mengakhiri langkahnya di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 meski meraih kemenangan di leg kedua babak 16 besar.

Maung Bandung menang tipis 1-0 atas Ratchaburi dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026). Namun hasil tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan setelah kalah pada leg pertama.

Gol tunggal Persib dicetak oleh Andrew Jung pada menit ke-42. Sepanjang babak pertama, tim asuhan Bojan Hodak tampil agresif dan langsung menekan sejak menit awal. Dukungan penuh Bobotoh membuat atmosfer stadion bergemuruh ketika Jung sukses memanfaatkan peluang dan menggetarkan gawang lawan.

Sayangnya, kemenangan tersebut terasa pahit. Kekalahan 0-3 pada leg pertama membuat Persib harus mengejar defisit tiga gol. Skor 1-0 di leg kedua hanya memperkecil agregat menjadi 1-3, yang memastikan langkah Persib terhenti di babak 16 besar. Sementara itu, Ratchaburi berhak melaju ke perempat final ACL 2 musim ini.

Gol Andrew Jung Sempat Hidupkan Harapan

Pada pertandingan tersebut, Persib menunjukkan permainan dominan, terutama di 45 menit pertama. Selain mencetak satu gol, Maung Bandung juga sempat membobol gawang lawan untuk kedua kalinya, namun gol tersebut dianulir wasit. Beberapa peluang emas lainnya juga tercipta, tetapi belum mampu menambah keunggulan.

Bojan Hodak menilai timnya sudah tampil cukup baik. Ia menyebut para pemain mampu menjalankan strategi dengan maksimal, meskipun Ratchaburi lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.

“Saya pikir selama 45 menit kami bermain cukup baik. Mereka bertahan dengan 10 pemain, tetapi kami berhasil mencetak gol. Kami juga mendapati satu gol dianulir dan beberapa peluang lainnya,” ujar Hodak usai pertandingan.

Kartu Merah Ulliam Baros Jadi Titik Balik

Situasi berubah menjelang turun minum setelah Ulliam Baros diganjar kartu merah oleh wasit. Bermain dengan 10 orang sepanjang babak kedua membuat Persib kesulitan untuk tampil lebih ofensif. Kondisi tersebut semakin memperberat misi mengejar agregat tiga gol.

Bermain dengan kekurangan jumlah pemain membuat Persib harus lebih berhati-hati dalam membangun serangan. Intensitas tekanan pun menurun, sementara Ratchaburi mulai lebih berani keluar menyerang untuk mengamankan agregat.

Hodak mengaku yakin hasil pertandingan bisa berbeda jika timnya tetap bermain dengan 11 pemain hingga akhir laga.

“Dan saya percaya bahwa jika kami memiliki 11 pemain, kami akan lolos,” katanya.

Bojan Hodak Soroti Kepemimpinan Wasit

Di balik kemenangan yang tidak cukup menyelamatkan langkah Persib, Bojan Hodak juga menyinggung kepemimpinan wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Alshamrani. Meski enggan berbicara panjang lebar, pelatih asal Kroasia tersebut mengisyaratkan adanya sejumlah keputusan yang menurutnya merugikan tim.

“Mengenai wasit, sayangnya saya tidak bisa bicara. Karena saya punya daftar panjang untuk dibicarakan, tidak hanya tentang kartu, tentang banyak hal,” ujarnya.

Persib, lanjut Hodak, akan melayangkan protes resmi kepada AFC terkait sejumlah keputusan dalam pertandingan tersebut. Namun ia menyadari bahwa langkah tersebut tidak akan mengubah hasil akhir.

“Kami akan mengirimkan ini secara resmi ke AFC. Saya yakin mereka akan membalas dan kami akan mempelajarinya, tetapi tidak ada yang akan berubah. Kami tereliminasi,” tegasnya.

Persib Fokus ke Kompetisi Domestik

Meski tersingkir dari ACL 2 2025/2026, kemenangan atas Ratchaburi tetap menunjukkan semangat juang para pemain Persib. Dukungan penuh dari suporter di GBLA menjadi bukti bahwa tim kebanggaan Bandung tersebut tetap memiliki mentalitas kuat di pentas Asia.

Kini, Persib dipastikan harus mengalihkan fokus ke kompetisi domestik. Evaluasi menyeluruh akan menjadi pekerjaan rumah bagi Bojan Hodak dan jajaran pelatih, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan kedalaman skuad.

Kegagalan melangkah ke perempat final memang menyisakan kekecewaan. Namun kemenangan di leg kedua tetap menjadi catatan positif bahwa Persib mampu bersaing dan tampil dominan, meski akhirnya harus mengakhiri perjalanan di ACL 2 musim ini lebih cepat dari harapan.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Semarang Agustina /semarangkota

    Kurangi Risiko Banjir, Agustina Luncurkan Program Pembangunan 1.000 Titik Sumur Resapan

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Mitrapost.com – Guna mengurangi risko banjir, Wali Kota Semarang Agustina meluncurkan program pembangunan 1.000 titik sumur resapan. Sebagaimana diketahui jika banjir kerap kali melanda wilayah Semarang bawah. Sehingga sumur resapan dibuat untuk menampung air. “Nanti yang daerah bawah, akan dibantu dengan program yang lain, misalnya di tiap-tiap rumah dibuatkan biopori. Sumur resapan memang di area […]

  • ledakan

    Ledakan SMAN 72 Jakarta, Puluhan Siswa Terluka, Polisi Temukan Bahan Peledak Berlabel Neo-Nazi

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta, pada Jumat (7/11/2025) masih menjadi sorotan pihak berwenang. Ledakan tersebut menimbulkan puluhan siswa terluka, dengan sejumlah korban mengalami luka bakar dan gangguan pendengaran. Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan asal bahan peledak yang digunakan, termasuk dugaan keterkaitan dengan paham Neo-Nazi dan terorisme. […]

  • sandwich

    4 Alasan Seorang Sandwich Generation Enggan Menerapkan Slow Living

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Fenomena “slow living” semakin populer belakangan ini, terutama di kalangan generasi muda yang ingin keluar dari tekanan hidup serba cepat dan kompetitif. Gaya hidup ini mengajak kita untuk lebih sadar dalam menjalani kehidupan, memperlambat ritme, dan fokus pada kualitas dibanding kuantitas. Namun, tidak semua orang bisa dengan mudah menerapkan slow living — terutama mereka […]

  • Tentang Usulan Gerbong Wanita di Tengah dan Laki-laki di Ujung, KAI: Prioritas Keselamatan Tidak Memandang Gender

    Tentang Usulan Gerbong Wanita di Tengah dan Laki-laki di Ujung, KAI: Prioritas Keselamatan Tidak Memandang Gender

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh usulan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, tentang gerbong khusus wanita dipindah ke bagian tengah kereta, sedangkan laki-laki di ujung rangkaian. Usulan tersebut muncul usai peristiwa kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026), yang menewaskan 15 penumpang. Menurutnya, penyebab seluruh korban berjenis kelamin wanita karena gerbong khusus perempuan […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Petani Jateng Bisa Ajukan Asuransi Gagal Panen Jika Berisiko Terdampak Banjir

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Petani di Jawa Tengah diminta untuk mengajukan asuransi gagal panen jika lahan pertaniannya berisiko terdampak banjir. Pengajuan bisa disampaikan ke pemerintah kabupaten, kemudian dilanjutkan ke Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jateng. Hal tersebut merupakan arahan dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk melindungi petani dari risiko alam yang disebabkan cuaca ekstrem di wilayah […]

  • LPSK Jemput Bola Tangani Kasus Pemerkosaan di Ponpes Pati, Siap Beri Perlindungan ke Korban

    LPSK Jemput Bola Tangani Kasus Pemerkosaan di Ponpes Pati, Siap Beri Perlindungan ke Korban

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sedang jemput bola untuk menangani kasus dan memberikan perlindungan terhadap seluruh korban pemerkosaan di pondok pesantren (ponpes) Pati. “LPSK jemput bola terkait kasus ini. Baru mau ketemu para korban dan kemudian koordinasi dengan aparat penegak hukum yang tangani baru hari ini,” kata Wakil Ketua LPSK Susilaningtias, Rabu […]

expand_less