Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KPK Sita 3 Motor Mewah dari Rumah Orang Dekat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

KPK Sita 3 Motor Mewah dari Rumah Orang Dekat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
  • visibility 90

Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggeber serangkaian penyidikan intensif pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang Kabupaten Pemalang.

Terbaru, tim penyidik lembaga antirasuah tersebut berhasil menyita sebanyak tiga unit sepeda motor mewah dari kediaman orang dekat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, yaitu Mohamad Haris alias Gus Haris.

Rumah mewah milik Gus Haris yang digeledah oleh penyidik KPK berlokasi di Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Pemalang. Penggeledahan yang dilaksanakan pada Jumat (31/7/2026) ini menjadi sorotan publik luas, mengingat kasus korupsi dan pemerasan yang menjerat kepala daerah tersebut melibatkan berbagai klaster perkara yang kompleks, termasuk dugaan keterlibatan oknum internal KPK itu sendiri.

Kronologi Penggeledahan Rumah Gus Haris di Pemalang

Proses penggeledahan yang dilakukan oleh tim penyidik KPK di Desa Banyumudal berlangsung cukup lama dan menyita perhatian warga sekitar. Berdasarkan keterangan dari salah seorang warga setempat bernama Fery Riyan (29), rombongan kendaraan yang membawa aparat penegak hukum tiba di lokasi sejak pagi hari dengan pengawalan yang sangat ketat.

“Kurang lebih pukul 08.42 WIB ada enam mobil KPK masuk ke Jalan Belimbing, Desa Banyumudal, Kecamatan Moga. Selain kendaraan KPK, ada juga mobil kepolisian yang mengawal,” ujar Fery saat memberikan keterangan kepada para awak media pada Jumat.

Menurut pengamatannya, proses penggeledahan di rumah orang dekat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro tersebut memakan waktu sekitar tiga jam lamanya. Selama pemeriksaan berlangsung, sejumlah penyidik terlihat keluar masuk area rumah untuk mencari serta mengamankan berbagai dokumen penting maupun barang bukti lain yang diduga kuat berkaitan langsung dengan perkara tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki.

KPK Angkut Harley-Davidson dan Honda CRF Menggunakan Mobil Towing

Setelah proses penggeledahan dan penyisiran ruangan selesai dilakukan, tim penyidik KPK keluar dengan membawa sejumlah barang bukti fisik yang krusial. Di antara barang-barang yang disita, tiga unit sepeda motor mewah menjadi pusat perhatian utama. Kendaraan-kendaraan tersebut bahkan telah dipasangi segel resmi KPK sebelum akhirnya diangkut menggunakan kendaraan towing khusus.

Fery menyebutkan bahwa kendaraan mewah yang diangkut dari kediaman Gus Haris terdiri atas dua unit motor gede (moge) merek Harley-Davidson dan satu unit motor trail merek Honda CRF. Hingga proses pengangkutan selesai dan rombongan meninggalkan lokasi, warga sekitar mengaku tidak mengetahui secara pasti ke mana kendaraan-kendaraan mewah tersebut dibawa oleh tim penyidik.

Dua Klaster Perkara dan Penetapan Empat Tersangka

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi telah mengumumkan penetapan empat orang tersangka dalam kasus yang bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro pada Kamis (30/7/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan dalam keterangan persnya di Gedung Merah Putih, Jakarta, bahwa perkara ini telah resmi naik ke tahap penyidikan dengan pembagian dua klaster utama.

“Bahwa atas perkara tersebut tadi malam telah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa atas perkara ini naik ke tahap penyidikan untuk dua klaster perkara. Atas dua klaster penyidikan tersebut berdasarkan kecukupan alat bukti yang sah, penyidik kemudian telah menetapkan empat orang sebagai tersangka,” ujar Budi Prasetyo, Kamis (30/7/2026).

Rincian Dua Klaster Perkara Korupsi Pemalang:

  • Klaster Pertama: Kasus dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro terhadap para bawahannya (perangkat daerah) serta pihak swasta di lingkungan Pemkab Pemalang.

  • Klaster Kedua: Kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum internal KPK terhadap Bupati Pemalang yang terjaring dalam pusaran perkara yang sama.

Keterlibatan Oknum Staf Administrasi KPK dan Profil Tersangka

Salah satu fakta paling mengejutkan dalam penyidikan kasus korupsi Pemkab Pemalang ini adalah terungkapnya keterlibatan oknum internal KPK. Budi Prasetyo membenarkan bahwa salah satu dari empat tersangka merupakan staf administrasi di lembaga antirasuah tersebut yang berasal dari instansi kepolisian.

“Yang bersangkutan merupakan staf administrasi pada Komisi Pemberantasan KPK yang benar merupakan perbantuan ya dari instansi Kepolisian,” ucap Budi menegaskan.

Secara keseluruhan, berikut adalah daftar empat tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang:

  1. Anom Widiyantoro (Bupati Pemalang)

  2. Mohamad Haris alias Gus Haris (Orang kepercayaan atau orang dekat Bupati)

  3. Lilik Budi Suprianto (Pihak swasta / ayah dari Setya Budi Dias)

  4. Setya Budi Dias (Staf Administrasi KPK / unsur perbantuan Polri)

Keempat tersangka yang terjaring dalam OTT sejak Selasa (28/7/2026) ini kini telah resmi ditahan oleh KPK. Penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 30 Juli sampai dengan 18 Agustus 2026 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK guna kepentingan pengembangan penyidikan lebih lanjut.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • china

    Eks Menteri Kehakiman China Divonis Seumur Hidup karena Korupsi

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Mantan Menteri Kehakiman China, Tang Yijun, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup setelah terbukti menerima suap dalam jumlah fantastis selama menjabat di berbagai posisi penting pemerintahan. Vonis tersebut dijatuhkan oleh Pengadilan Rakyat Menengah Kota Xiamen, Provinsi Fujian, setelah pengadilan menyatakan ia bersalah atas tindak pidana korupsi yang berlangsung dalam rentang waktu panjang. Tang diketahui menerima […]

  • khas

    Resep Nasi Boranan Khas Lamongan, Sajian Tradisional dengan Cita Rasa Menggoda

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Lamongan tak hanya dikenal dengan soto dan tahu campurnya. Di balik popularitas kuliner tersebut, ada satu sajian tradisional yang tak kalah lezat dan menggoda: Nasi Boranan. Makanan khas Lamongan ini mulai dikenal luas karena keunikannya—baik dari sisi rasa, bahan, maupun penyajiannya yang autentik. Artikel ini akan mengulas secara lengkap resep Nasi Boranan khas Lamongan, […]

  • Pemkab Rembang Perkuat Pengelolaan Pengaduan Masyarakat Lewat SP4N-LAPOR!

    Pemkab Rembang Perkuat Pengelolaan Pengaduan Masyarakat Lewat SP4N-LAPOR!

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang perkuat pengelolaan pengaduan masyarakat lewat SP4N-LAPOR!. Layanan ini diharapkan bisa meningkatkan responsivitas pengelola terhadap aduan masyarakat yang masuk dalam kanal resmi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Rembang Gantiarto dalam acara Konsolidasi Pengelolaan Aduan Masyarakat melalui SP4N-LAPOR! di salah satu hotel di Jalur […]

  • greenpeace

    Greenpeace Sebut Banjir Bandang di Sumatera Akibat Kegagalan Negara, Tiga Menteri Diminta Mundur

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Sumatera, Indonesia – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, menewaskan lebih dari 700 orang, bukan sekadar bencana alam biasa. Menurut Greenpeace Indonesia, tragedi ini adalah bukti nyata kegagalan negara dalam menjaga lingkungan dan memicu tuntutan pertanggungjawaban dari tiga menteri terkait. Koordinator Kampanye Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, secara tegas […]

  • Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Tahukah kamu bahwa usus manusia sering dijuluki sebagai ‘otak kedua’? Julukan ini bukan sekadar metafora, melainkan berakar dari penemuan ilmiah yang mengungkap bahwa usus memiliki sistem saraf yang sangat kompleks, bahkan mampu berfungsi secara independen dari otak utama di kepala. Dalam dunia medis dan biologi, istilah “otak kedua” mengacu pada sistem saraf enterik (Enteric […]

  • Polda Jateng Ingatkan Pembuat Konten Pocong Jadi-jadian Bisa Diproses Hukum

    Polda Jateng Ingatkan Pembuat Konten Pocong Jadi-jadian Bisa Diproses Hukum

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Polda Jateng ingatkan bahwa konten pocong jadi-jadian yang meresahkan publik bisa diproses hukum. Hal ini tercantum dalam Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Teror video pocong telah terjadi di beberapa daerah Jawa Tengah baru-baru ini. Namun, menurut penelusuran, konten tersebut sengaja dibuat hanya untuk menakut-nakuti agar viral dan mendapatkan banyak audiens. “Kalau video […]

expand_less