Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Agustina Siapkan Strategi Lingkungan Agar Kota Semarang Semakin Rapi dan Bersih

Agustina Siapkan Strategi Lingkungan Agar Kota Semarang Semakin Rapi dan Bersih

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
  • visibility 84

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah menyiapkan sejumlah strategi lingkungan agar Kota Semarang semakin rapi dan bersih. Beberapa di antaranya berupa pengelolaan sampah yang efektif hingga pembangunan kawasan hijau.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa strategi lingkungan tersebut merupakan bagian dari pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tapi juga peningkatan taraf hidup masyarakat.

“Pembangunan Semarang hari ini adalah tentang keseimbangan. Kita kejar pertumbuhan ekonomi, tapi kita juga harus pastikan rumah-rumah warga bersih dan lingkungan kita hijau. Semarang Bersih adalah fondasi kita menuju kota yang tangguh dan warganya sejahtera,” ujar Agustina.

Adapun strategi lingkungan yang akan dibawa Pemkot Semarang di antaranya upaya mengurangi plastik sekali pakai, lewat gerakan tukar botol plastik dengan bibit tanaman saat car free day. Selain itu, gerakan pilah sampah dari rumah dan lomba inovasi pengelolaan sampah.

Pemerintah juga akan mengembangkan aplikasi “ASN Wegah Nyampah” untuk penilaian kinerja pegawai oleh BKPP agar birokrasi tetap hijau.

Selanjutnya, target 1.468 bank sampah. Ada pula pendampingan bank sampah, lomba inovasi, dan monitoring PKK, serta TPS3R juga akan ditambah di 4 lokasi baru. Pemerintah juga akan membangun IPAL TPA Jatibarang Tahap 1 agar lingkungan semakin sehat.

Target tahun depan, 17 hektare lahan baru akan dihijaukan dengan menanam 50.000 bibit pohon. Penanaman akan dilakukan di Polder Mukthariyo Kidul, Pedurungan, dan sepanjang Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan.

Selain itu, sejumlah taman baru juga akan dibangun di berbagai lokasi, antara lain Taman Sampangan, Taman Bulusan, Taman Jalan Bukit Seroja VI Sendangmulyo, Taman Graha Prasetya Raya, Taman Purwosari II Rejosari, Taman Villa Krista Masion Gedawang, Taman Wahyu Asri Dalam Ngaliyan, dan Taman RW 05 Panggung Lor, Semarang Utara. (adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo

    PMI Pati Buka Dapur Umum Guna Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Banjir

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati membuka dapur umum guna membantu pemenuhan logistik para korban terdampak banjir di Kabupaten Pati. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo menjelaskan bahwa dapur umu telah bergerak untuk menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari pembagian nasi bungkus, bantuan sembako, hingga pendistribusian air bersih ke […]

  • Agustina Soroti Layanan Pendidikan dalam Penanganan Banjir di Mangkang Kulon Semarang

    Agustina Soroti Layanan Pendidikan dalam Penanganan Banjir di Mangkang Kulon Semarang

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyoroti layanan pendidikan dalam penanganan pascabencana akibat jebolnya tanggul Sungai Plumbon, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, beberapa waktu lalu. Agustina menyampaikan, anak-anak yang berada di lokasi terdampak banjir harus tetap mendapatkan layanan pendidikan. Maka dari itu, pihaknya berusaha memastikan sekolah-sekolah di sekitar tetap beroperasi dengan baik. “Yang kami baru […]

  • Pemprov Tetapkan UMP dan UMK 2026 se-Jateng Hari Ini

    Pemprov Tetapkan UMP dan UMK 2026 se-Jateng Hari Ini

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menerapkan besaran Upah Minimum Probinsi (UMP) 2026 hari ini, Rabu (24/12/2025). UMP 2025 yang ditetapkan tersebut mengalami kenaikan 7,28 persen dari tahun sebelumnya. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menetapkan kenaikan UMP 2026, yakni menjadi Rp 2.327.386 dari Rp 2.169.349,00, sehingga kenaikannya sebesar Rp 158.037,07. Besaran UMP ini dihitung berdasarkan […]

  • Seluruh Makanan dan Minuman di Kampung Ramadan Rembang Harus Lolos Uji Kandungan Berbahaya

    Seluruh Makanan dan Minuman di Kampung Ramadan Rembang Harus Lolos Uji Kandungan Berbahaya

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Seluruh makanan dan minuman yang dijual di Kampung Ramadan 2026 di Rembang harus melewati tahap uji kandungan zat. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh produk yang beredar aman dikonsumsi. Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sejumlah sampel makanan dari berbagai stan, khususnya yang menyediakan makanan olahan dan takjil. Adapun pemeriksaan sampel makanan, meliputi uji […]

  • jobdesk

    Inilah 5 Jobdesk Content Creator yang Menjaga Konsistensi dan Kreativitas

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Di era digital seperti sekarang, profesi content creator menjadi salah satu pekerjaan paling diminati. Mulai dari YouTuber, influencer Instagram, kreator TikTok, hingga penulis blog  semua berperan penting dalam menciptakan konten yang menghibur, edukatif, dan menginspirasi audiens. Namun, di balik konten menarik yang kita lihat, ada sejumlah jobdesk penting content creator yang membuat kreativitas mereka […]

  • kedokteran

    Tantangan Dunia Medis di Jateng Masih Besar, Jumlah dan Distribusi Dokter Belum Rata

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tantangan dunia medis di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, masih besar. Terlebih, jumlah dan distribusi dokter umum maupun spesialis dinilai belum merata hingga ke daerah-daerah. Maka dari itu, pendidikan di fakultas kedokteran di universitas perlu diperluas guna percepatan pemenuhan kebutuhan dokter. Pasalnya, dengan kapasitas pendidikan kedokteran saat ini, kebutuhan dokter baru bisa terpenuhi sekitar […]

expand_less