Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Sebanyak 37 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Jateng Terjadi Sebulan Terakhir

Sebanyak 37 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Jateng Terjadi Sebulan Terakhir

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
  • visibility 63

Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 37 kasus kebakaran hutan dan lahan terjadi selama periode Juni-Juli 2026 di Jawa Tengah. Peningkatan potensi kebakaran hutan tersebut disebut-sebut karena fenomena El Nino.

Menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng), sebaran kebakaran hutan dan lahan ada di 16 kabupaten dan kota. Sementara, insiden paling banyak terjadi di Blora dan Sukoharjo.

“Kebakaran hutan lahan 37 kali. Tapi kalau ditambah dengan kebakaran gedung dan rumah itu bisa sampai 205 kali. 5 Juni sampai 12 Juli,” kata Kepala BPBD Jateng Bergas Catursasi Penanggungan, Selasa (14/7/2026), dikutip Detik.

“Karhutla itu hanya di titik-titik tertentu, di 16 kabupaten kota. Paling banyak itu ada di Blora sama Sukoharjo,” terangnya.

El Nino Godzilla juga diduga turut menyebabkan kebakaran di lahan ilalang. Suhu panas membuat ilalang-ilalang kering memercikan api saat saling bergesekan, sehingga memicu kebakaran. Menurutnya, kebakaran lahan masih berpotensi terjadi sepanjang El Nino berlangsung.

“Kalau kaitannya dengan ladang ilalang, Iya. ladang ilalang itu satu hamparan rumput tanah begitu yang ada pohon liarnya. Karena kering, dia ada kecenderungan karena panas tergesek-gesek gitu. Ini kan baru dugaan masih dalam Investigasi,” beber Bergas.

“Prediksi ini setiap seminggu hasil update kami terjadi peningkatan, terjadi peristiwa kebakaran lahan ya. Semoga saja hutannya tidak,” imbuh dia.

Ada pula lahan tebu yang sengaja dibakar saat pascapanen. Langkah tersebut dilakukan guna mengurangi biaya operasional karena biayanya dinilai lebih murah jika dibandingkan pembersihan manual menggunakan tenaga manusia.

“kalau lahan itu lebih cenderung dikarenakan sengaja dibakar, maksudnya yang tebu, ya. Ini rata-rata lahan tebu di mana istilahnya operasional pembersihannya itu lebih murah dibandingkan secara manual dengan manusia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, BPBD Jateng terus menggencarkan imbauan kepada pemerintah daerah setempat untuk mensosialisasikan agar warga tidak membakar lahan tebu yang telah dipanen. Pasalnya, kemarau panjang dan suhu tinggi meningkatkan risiko kebakaran.

“Tentunya imbauan dan imbauan, edukasi ke masyarakat tetap harus dilaksanakan, utamanya dampak turunannya. Dampak yang diakibatkan dengan adanya kemarau panjang dengan intensitas suhu yang cukup tinggi ini tentunya masih berkaitan dengan dampak kebakaran,” ucapnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN di Pekalongan Terobos Jalan yang Dicor, Kerugian Hingga Rp25 Juta Rupiah

    ASN di Pekalongan Terobos Jalan yang Dicor, Kerugian Hingga Rp25 Juta Rupiah

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seorang aparatur sipil negara (ASN) Kota Pekalongan nekat menerobos jalan yang belum kering dicor. Mirisnya, hal itu menyebabkan timbulnya kerugian yang tidak sedikit, yakni mencapai puluhan juta rupiah. Bagian jalan yang terdampak diketahui berada di tahap pengerjaan lantai kerja atau lean concreate (LC). Tebal jalan sekitar 10 sentimeter dengan volume beton sekitar 18 […]

  • Proyek Perbaikan Jalan Tembongraja-Salem Brebes Dikerjakan dengan Model Collaborative Funding

    Proyek Perbaikan Jalan Tembongraja-Salem Brebes Dikerjakan dengan Model Collaborative Funding

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Perbaikan ruas jalan Tembongraja-Salem Kabupaten Brebes dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, swasta, dan pemerintah. Model collaborative funding ini disebut sangat efektif mengingat keterbatasan APBD untuk pembangunan infrastruktur. Diketahui, masyarakat sudah menyumbang Rp200 juta untuk pengerjaan, Pemkab Brebes mengalokasikan Rp500 juta untuk rigid beton dan Rp200 juta untuk pemeliharaan rutin, sementara dukungan CSR mencapai […]

  • Salurkan Ribuan Sembako, Mas Hartono Bangkitkan Rasa Kepedulian di Tengah Dinamika Ekonomi

    Salurkan Ribuan Sembako, Mas Hartono Bangkitkan Rasa Kepedulian di Tengah Dinamika Ekonomi

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Tokoh inspiratif asal Kabupaten Pati, Suhartono, ingin menggugah rasa kepedulian sesama warga Bumi Mina Tani. Sebagai langkah awal, sosok yang kerap dipanggil Mas Hartono tersebut membagikan ribuan paket sembako kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), mulai dari tukang becak, pengemudi ojek online, ojek pangkalan, hingga buruh pabrik. “Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita […]

  • 1,5 Juta Ha LSD di Jateng Akan Dipertahankan, Tidak Ada Toleransi Alih Fungsi Lahan

    1,5 Juta Ha LSD di Jateng Akan Dipertahankan, Tidak Ada Toleransi Alih Fungsi Lahan

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan menjaga luas lahan pertanian di wilayahnya. Sehingga, alih fungsi lahan sawah yang dilindungi (LSD) tidak diperbolehkan. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan, komitmen ini dilakukan guna mewujudkan cita-cita nasional dalam swasembada pangan. Menurutnya, LSD tidak diperuntukkan pembangunan proyek-proyek selain urusan pertanian dan pangan. “Tidak boleh menggunakan […]

  • lumajang

    Warga Lumajang Meninggal Mendadak Saat Nonton Karnaval Sound Horeg, Bupati Pastikan Acara Berizin

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Sebuah insiden mengejutkan terjadi saat acara karnaval sound horeg di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Sabtu (2/8/2025) malam. Seorang perempuan bernama Anik Mutmainnah (39 tahun) tiba-tiba jatuh lemas dan meninggal dunia saat menyaksikan pertunjukan musik dalam acara tersebut. Peristiwa tragis ini sontak menghebohkan warga sekitar dan viral di media sosial, setelah sebuah […]

  • Minim Pemandu Gunung Profesional, Pemprov Jateng Dukung Pelatihan dan Sertifikasi

    Minim Pemandu Gunung Profesional, Pemprov Jateng Dukung Pelatihan dan Sertifikasi

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 16 peserta mengikuti pelatihan Pemandu Wisata Gunung (PWG) di jalur pendakian Perantunan, Gunung Ungaran, beberapa waktu lalu. Program ini diinisiasi oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Jasa Pariwisata milik Disnakertrans Jateng. Pelatihan ini diberikan dengan tujuan membuka peluang kerja bagi masyarakat, salah satunya sebagai pemandu wisata gunung seiring meningkatnya tren jelajah alam di […]

expand_less