Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PMI Pati Buka Dapur Umum Guna Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Banjir

PMI Pati Buka Dapur Umum Guna Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Banjir

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
  • visibility 120

Pati, Kabarjatengterkini – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati membuka dapur umum guna membantu pemenuhan logistik para korban terdampak banjir di Kabupaten Pati.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo menjelaskan bahwa dapur umu telah bergerak untuk menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari pembagian nasi bungkus, bantuan sembako, hingga pendistribusian air bersih ke wilayah terdampak.

“Saat ini PMI juga membuka dapur umum di lingkungan PMI Kabupaten Pati. Nasi bungkus yang diproduksi akan kami distribusikan ke daerah-daerah yang terdampak banjir,” ujarnya.

Keberadaan dapur umum di tengah kesulitan bencana diharapkan bisa turut meringankan beban warga yang terdampak. Ia menegaskan, PMI berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi dalam penanganan bencana yang terjadi.

“Semoga banjir ini segera reda, masyarakat tetap sehat, dan PMI Kabupaten Pati dapat terus bergerak cepat dan tepat dalam membantu warga,” pungkasnya.

Berdasarkan update data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati per hari Rabu, (14/1/2026) pukul 08.00 WIB, ada 127 desa dari 20 kecamatan di Kabupaten Pati yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Di antaranya, Kecamatan Pati ada 20 lokasi terdampak, Kecamatan Wedarijaksa 8 desa terdampak, Kecamatan Margoyoso 12 desa terdampak, Kecamatan Tayu 3 desa terdampak, Kecamatan Dukuhseti 10 desa terdampak.

Selain itu, Kecamatan Tlogowungu ada 3 desa terdampak, Kecamatan Margorejo ada 4 desa terdampak, Kecamatan Tambakromo ada 3 desa terdampak, Kecamatan gabus ada 7 desa terdampak, Kecamatan Winong ada 14 desa terdampak.

Kecamatan Batangan ada 3 desa terdampak, Kecamatan Jakenan ada 11 desa terdampak, Kecamatan Juwana ada 12 desa terdampak, Kecamatan Gembong ada 1 desa terdampak, Kecamatan Trangkil ada 2 desa terdampak.

Serta, Kecamatan Gunungwungkal ada 3 desa terdampak, kecamatan Pucakwangi ada 3 desa terdampak, Kecamatan Sukolilo ada 3 desa terdampak, Kecamatan Cluwak ada 4 desa terdampak, dan Kecamatan kayen ada 1 desa terdampak. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • jateng

    Dukung Kelancaran Logistik dan Pertumbuhan Ekonomi Jateng, Pemprov Jateng Bakal Tata Kawasan Pesisir Batang dan Semarang

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 346
    • 0Komentar

    KabarJatengTerkini.com – Kawasan pesisir Kabupaten Batang dan Kota Semarang bakal dilakukan penataan. Utamanya, di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industripolis Batang dan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang guna mendukung pertumbuhan perekonomian daerah. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menuturkan bahwa rencana penataan dimulai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) dengan nilai investasi mencapai Rp114 triliun. […]

  • Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dandy Satria Iswara, Senin (12/4/2026).

    Ikan Bakal Disajikan untuk Menu MBG Setiap 2 Kali Seminggu

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ikan akan disajikan sebagai menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah setiap dua kali seminggu. Dalam hal ini, program MBG akan menggandeng unit pengolahan ikan dan UMKM untuk memenuhi suplai dapur. “Supaya nanti bakal lebih banyak menu ikan dalam MBG. Kalau yang kami dengar sudah banyak SPPG langsung berhubungan dengan UMKM,” kata […]

  • bnpb

    BNPB Sebut 103 Selamat dan 49 Hilang dalam Tragedi Ambruknya Ponpes Al-Khoziny

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memberikan informasi terbaru terkait perkembangan pencarian korban pasca ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu (4/10/2025), Suharyanto menyebutkan bahwa total 118 orang telah ditemukan, dengan rincian 103 orang selamat, 14 meninggal, dan 49 lainnya masih […]

  • sudewo

    Disambut Yel-Yel Loyalis, Bupati Nonaktif Pati Sudewo Tiba di Pengadilan Tipikor Semarang untuk Sidang Ke-3

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Proses hukum kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan orang nomor satu di Kabupaten Pati kembali bergulir. Bupati nonaktif Pati, Sudewo, tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 09.05 WIB. Kedatangannya kali ini adalah untuk menjalani sidang lanjutan ke-3 terkait perkara dugaan korupsi yang tengah menjerat dirinya. Berdasarkan pantauan […]

  • Tentang 100 Titik Dapur MBG Diduga Fiktif: Korwil SPPG Cilacap Sebut Masih dalam Pembangunan

    Tentang 100 Titik Dapur MBG Diduga Fiktif: Korwil SPPG Cilacap Sebut Masih dalam Pembangunan

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Heboh temuan 100 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG diduga fiktif di Kabupaten Cilacap. Temuan ini berdasarkan penjelasan Plt Bupati mengenai hasil pengecekan oleh BGN Pusat baru-baru ini. Menanggapi hal tersebut, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Cilacap, Yuda Prasetyo, angkat bicara. Pihaknya membantah dugaan dapur MBG fiktif dan menyebutkan […]

  • kpu

    DPR Desak KPU Klarifikasi Keputusan 731/2025 soal Dokumen Capres-Cawapres

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia untuk segera mengklarifikasi Keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025. Keputusan ini menjadi sorotan karena dianggap mengandung potensi simpang siur di publik dan bertentangan dengan prinsip transparansi dalam penyelenggaraan pemilu. Rifqinizamy, yang akrab disapa Rifqy, menegaskan pentingnya lembaga negara, […]

expand_less