Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PMI Pati Buka Dapur Umum Guna Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Banjir

PMI Pati Buka Dapur Umum Guna Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Banjir

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
  • visibility 90

Pati, Kabarjatengterkini – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati membuka dapur umum guna membantu pemenuhan logistik para korban terdampak banjir di Kabupaten Pati.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo menjelaskan bahwa dapur umu telah bergerak untuk menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari pembagian nasi bungkus, bantuan sembako, hingga pendistribusian air bersih ke wilayah terdampak.

“Saat ini PMI juga membuka dapur umum di lingkungan PMI Kabupaten Pati. Nasi bungkus yang diproduksi akan kami distribusikan ke daerah-daerah yang terdampak banjir,” ujarnya.

Keberadaan dapur umum di tengah kesulitan bencana diharapkan bisa turut meringankan beban warga yang terdampak. Ia menegaskan, PMI berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi dalam penanganan bencana yang terjadi.

“Semoga banjir ini segera reda, masyarakat tetap sehat, dan PMI Kabupaten Pati dapat terus bergerak cepat dan tepat dalam membantu warga,” pungkasnya.

Berdasarkan update data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati per hari Rabu, (14/1/2026) pukul 08.00 WIB, ada 127 desa dari 20 kecamatan di Kabupaten Pati yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Di antaranya, Kecamatan Pati ada 20 lokasi terdampak, Kecamatan Wedarijaksa 8 desa terdampak, Kecamatan Margoyoso 12 desa terdampak, Kecamatan Tayu 3 desa terdampak, Kecamatan Dukuhseti 10 desa terdampak.

Selain itu, Kecamatan Tlogowungu ada 3 desa terdampak, Kecamatan Margorejo ada 4 desa terdampak, Kecamatan Tambakromo ada 3 desa terdampak, Kecamatan gabus ada 7 desa terdampak, Kecamatan Winong ada 14 desa terdampak.

Kecamatan Batangan ada 3 desa terdampak, Kecamatan Jakenan ada 11 desa terdampak, Kecamatan Juwana ada 12 desa terdampak, Kecamatan Gembong ada 1 desa terdampak, Kecamatan Trangkil ada 2 desa terdampak.

Serta, Kecamatan Gunungwungkal ada 3 desa terdampak, kecamatan Pucakwangi ada 3 desa terdampak, Kecamatan Sukolilo ada 3 desa terdampak, Kecamatan Cluwak ada 4 desa terdampak, dan Kecamatan kayen ada 1 desa terdampak. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gereja Blenduk Diresmikan Kembali Usai Rampung Rehabilitasi

    Gereja Blenduk Diresmikan Kembali Usai Rampung Rehabilitasi

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 141
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Gereja Blenduk (GPIB Immanuel) di Kota Lama, Semarang diresmikan kembali usai sempat direhabilitasi. Bangunan ini diketahui merupakan salah satu bangunan bersejarah yang menjadi ikon Kota Semarang. Peresmian Gereja Blenduk dihadiri oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dan Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, Minggu (7/9/2025). Dalam sambutannya, Iswar turut bersyukur atas […]

  • Pemprov Jateng Siapkan Rencana Penyerapan APBD 2026 di Awal Tahun

    Pemprov Jateng Siapkan Rencana Penyerapan APBD 2026 di Awal Tahun

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah tetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Sehingga, penyerapan anggaran tersebut bisa segera dilakukan. Biro Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa (APBJ) juga telah diinstruksikan untuk segera menyiapkan proses pengadaan 2026. Persiapan lebih awal akan memantapkan program, sehingga pelaksanaannya lebih maksimal. “Kita sudah memasuki tahun 2026. […]

  • Nilai Ekspor Ekraf Jawa Tengah Posisi Kedua Secara Nasional

    Nilai Ekspor Ekraf Jawa Tengah Posisi Kedua Secara Nasional

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ekspor produk ekonomi kreatif (ekraf) Jawa Tengah menduduki posisi kedua secara nasional. Sementara, jumlah investasi sektor ekraf terbesar ketiga pada awal Tahun 2025. Berdasarkan data Kementerian Ekonomi Kreatif, Jateng menyumbang ekspor ekraf hingga Rp53 miliar per Semester 1 2025. Sedangkan, investasi sektor ekraf jumlahnya Rp11,45 triliun pada periode yang sama, menurut Badan Koordinasi […]

  • timnas

    Pemain Timnas Indonesia Tiba di Arab Saudi, Siap Hadapi Ronde 4 dan Jalani Ibadah Umrah

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Para pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia telah mulai berdatangan di Arab Saudi untuk menjalani pertandingan Ronde 4 yang akan segera dimulai. Sebelum bertanding, beberapa pemain yang telah tiba di tanah suci memanfaatkan waktu untuk menjalani ibadah umrah. Momen ini juga dibagikan melalui media sosial oleh beberapa pemain, termasuk oleh Rizky Ridho, yang turut mengunggah […]

  • italia

    Menyasar Pasar Italia, Thai Airways Hadirkan Paket Wisata Menarik dengan Dukungan Agen Perjalanan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Maskapai penerbangan Thai Airways semakin serius menargetkan pasar turis Italia yang ingin berkunjung ke Thailand dan Indonesia. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan perjalanan antara Eropa dan Asia, khususnya setelah pandemi yang mengubah pola perjalanan global. Salah satu strategi utama Thai Airways untuk menarik turis Italia adalah dengan membuka kembali rute […]

  • jadi

    Jepang Kembali Jadi Favorit Wisatawan Internasional

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jepang kembali mencuri perhatian dunia internasional. Dalam berbagai survei dan jajak pendapat pariwisata global, Jepang dinobatkan sebagai negara yang paling ingin dikunjungi kembali oleh wisatawan mancanegara. Negara matahari terbit ini dinilai sukses memadukan keindahan alam, budaya tradisional yang terjaga, kemajuan teknologi, dan keramahan warganya. Dengan daya tarik yang unik dan pengalaman berwisata yang […]

expand_less