Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PMI Pati Buka Dapur Umum Guna Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Banjir

PMI Pati Buka Dapur Umum Guna Penuhi Kebutuhan Logistik Korban Banjir

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
  • visibility 141

Pati, Kabarjatengterkini – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati membuka dapur umum guna membantu pemenuhan logistik para korban terdampak banjir di Kabupaten Pati.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo menjelaskan bahwa dapur umu telah bergerak untuk menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari pembagian nasi bungkus, bantuan sembako, hingga pendistribusian air bersih ke wilayah terdampak.

“Saat ini PMI juga membuka dapur umum di lingkungan PMI Kabupaten Pati. Nasi bungkus yang diproduksi akan kami distribusikan ke daerah-daerah yang terdampak banjir,” ujarnya.

Keberadaan dapur umum di tengah kesulitan bencana diharapkan bisa turut meringankan beban warga yang terdampak. Ia menegaskan, PMI berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi dalam penanganan bencana yang terjadi.

“Semoga banjir ini segera reda, masyarakat tetap sehat, dan PMI Kabupaten Pati dapat terus bergerak cepat dan tepat dalam membantu warga,” pungkasnya.

Berdasarkan update data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati per hari Rabu, (14/1/2026) pukul 08.00 WIB, ada 127 desa dari 20 kecamatan di Kabupaten Pati yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Di antaranya, Kecamatan Pati ada 20 lokasi terdampak, Kecamatan Wedarijaksa 8 desa terdampak, Kecamatan Margoyoso 12 desa terdampak, Kecamatan Tayu 3 desa terdampak, Kecamatan Dukuhseti 10 desa terdampak.

Selain itu, Kecamatan Tlogowungu ada 3 desa terdampak, Kecamatan Margorejo ada 4 desa terdampak, Kecamatan Tambakromo ada 3 desa terdampak, Kecamatan gabus ada 7 desa terdampak, Kecamatan Winong ada 14 desa terdampak.

Kecamatan Batangan ada 3 desa terdampak, Kecamatan Jakenan ada 11 desa terdampak, Kecamatan Juwana ada 12 desa terdampak, Kecamatan Gembong ada 1 desa terdampak, Kecamatan Trangkil ada 2 desa terdampak.

Serta, Kecamatan Gunungwungkal ada 3 desa terdampak, kecamatan Pucakwangi ada 3 desa terdampak, Kecamatan Sukolilo ada 3 desa terdampak, Kecamatan Cluwak ada 4 desa terdampak, dan Kecamatan kayen ada 1 desa terdampak. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Upayakan Pengembangan Wisata Dieng dengan Aglomerasi

    Pemprov Jateng Upayakan Pengembangan Wisata Dieng dengan Aglomerasi

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Kawasan Dieng di Kabupaten Banjarnegara menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Tengah. Maka dari itu, pemerintah provinsi terus mendorong pengembangannya guna meningkatkan ekonomi dan pariwisata lokal. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan pengembangan kawasan Dieng dapat dilakukan dengan meningkatkan infrastruktur penunjang dan destinasi pendukung. Menurutnya, ini bisa menarik lebih banyak […]

  • Hasil Panen Melon The Blues di Desa Brangkal Sragen Diharap Bisa Dukung Program MBG

    Hasil Panen Melon The Blues di Desa Brangkal Sragen Diharap Bisa Dukung Program MBG

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 303
    • 0Komentar

      Sragen, Kabarjatengterkini.com – Panen perdana melon varietas The Blues diharapkan bisa mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sragen. Apalagi, buah melon merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan nutrisi bermanfaat bagi anak. Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Suroto menyampaikan, panen perdana dilakukan di lahan BUMDes Maju Lancar, Dukuh Cikalan, Desa Brangkal, Kecamatan […]

  • semarang

    Agustina Wilujeng Siap Kolaborasi untuk Sukseskan Program PAUD Emas di Kota Semarang

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pendidikan anak yang berkualitas dan inklusif dibutuhkan sejak usia dini atau sebelum menginjak bangku sekolah. Hal ini bisa diwujudkan dengan penerapan program PAUD Emas di Kota Semarang. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyatakan siap berkolaborasi dan memastikan kelancaran program yang diinisiasi Bunda PAUD Jateng Nawal Arafah Yasin tersebut. Komitmen nyata itu dibuktikan dengan […]

  • Pemkab Kudus Bersama Pemprov Upayakan Penanganan Dampak Bencana di Wilayah Colo

    Pemkab Kudus Bersama Pemprov Upayakan Penanganan Dampak Bencana di Wilayah Colo

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kudus, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berkoordinasi dengan Pemprov Jateng dalam rangka penanganan dampak bencana di wilayahnya. Terlebih, jika kawasan terdampak merupakan penopang perekonomian dan pariwisata di Kudus, seperti Kawasan Wisata Colo. Kawasan itu diketahui ikut terdampak longsor, sehingga mengganggu akses jalan ke wisata religi Sunan Muria. Langkah penanganan sementara sedang disiapkan untuk memperbaiki […]

  • Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    Kendal Jadi Salah Satu Daerah di Jateng yang Kembangkan Ekosistem Karbon Biru

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kendal, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah didorong untuk mengembangkan ekosistem karbon biru. Adapun pengembangan ekosistem tersebut bertujuan pengurangan emisi karbon. Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, keenam belas daerah tersebut berada di kawasan pantai utara dan pantai selatan. Sementara itu, salah satu wilayah yang masuk ke dalam daftar tersebut adalah Kendal. […]

  • purbaya

    Menkeu Purbaya Salurkan Rp 200 Triliun ke Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI untuk Perkuat Likuiditas

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi mengalirkan dana sebesar Rp 200 triliun ke lima bank pelat merah, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI. Dana yang sebelumnya ditempatkan di Bank Indonesia (BI) ini mulai masuk ke masing-masing bank pada Jumat sore (12/9/2025). Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk […]

expand_less