Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sains » Pecahkan Rekor Dunia! Proyek ‘Matahari Buatan’ China EAST Sukses Uji Dua Magnet Raksasa 100% Buatan Domestik

Pecahkan Rekor Dunia! Proyek ‘Matahari Buatan’ China EAST Sukses Uji Dua Magnet Raksasa 100% Buatan Domestik

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
  • visibility 69

Kabarjatengterkini.com– Ambisi besar China untuk menciptakan sumber energi bersih masa depan yang tak terbatas kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sains global.

Tim peneliti dari Institute of Plasma Physics di bawah naungan Chinese Academy of Sciences (ASIPP) yang berbasis di Hefei, Provinsi Anhui, baru-baru ini mengumumkan keberhasilan mutlak dalam mengembangkan dan menguji dua komponen magnet paling krusial untuk proyek reaktor fusi Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST), atau yang lebih populer dijuluki sebagai ‘Matahari Buatan’.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi tonggak baru bagi dunia sains, tetapi juga menegaskan kemandirian teknologi tingkat tinggi Negeri Tirai Bambu.

Hebatnya, seluruh teknologi inti yang digunakan untuk membangun komponen raksasa ini—mulai dari baja khusus berdaya tahan tinggi, bahan isolasi termal canggih, hingga material superkonduktor mutakhir—diklaim 100 persen dikembangkan dan diproduksi secara mandiri di dalam negeri.

Direktur ASIPP, Song Yuntao, dengan bangga menegaskan bahwa pencapaian terbaru ini sukses memecahkan rekor dunia di bidang teknologi fusi nuklir. Jika disandingkan dengan magnet sejenis yang digunakan pada proyek reaktor internasional skala global (ITER), versi buatan ilmuwan China ini memiliki spesifikasi yang jauh lebih superior. Komponen magnet EAST ini berukuran 1,3 kali lebih besar dengan kapasitas penyimpanan energi yang tiga kali lipat lebih kuat.

1. Magnet Medan Toroidal: ‘Sangkar Baja’ Penahan Plasma Super Panas

Komponen pertama yang berhasil diselesaikan dan diuji coba adalah magnet medan toroidal. Komponen ini memiliki desain arsitektur berbentuk huruf ‘D’ dengan dimensi yang sangat masif, yaitu panjang 21 meter, lebar 12 meter, tinggi 3,3 meter, serta memiliki bobot total mencapai 528 ton.

Fungsi Utama dan Cara Kerja:

Tugas utama dari magnet medan toroidal ini adalah sebagai sistem pengurung plasma. Peneliti senior ASIPP, Wu Yu, menjelaskan bahwa komponen ini berfungsi memastikan pusaran plasma yang memiliki suhu super panas tetap melayang dengan stabil di tengah ruang hampa udara dan sama sekali tidak menyentuh dinding bagian dalam reaktor.

Analogi Teknologi: Pakar teknologi elektromagnetik terkemuka China, Song Zhongping, mengibaratkan magnet raksasa ini seperti sebuah “sangkar kokoh dari baja antikarat yang tebal”. Tanpa adanya medan magnet pelindung yang sangat kuat ini, bola api plasma dengan suhu jutaan derajat Celsius tersebut akan langsung buyar, merusak struktur reaktor, dan membuat reaksi fusi nuklir mustahil terjadi.

Target Masa Depan:

Keberhasilan uji coba satu unit ini barulah langkah awal. Target berikutnya dari proyek EAST adalah merangkai 16 magnet serupa menjadi satu kesatuan yang melingkar utuh. Rangkaian tersebut nantinya akan menghasilkan medan magnet melingkar yang luar biasa kuat demi menopang kestabilan reaktor fusi dalam jangka panjang.

2. Kumparan Solenoid Pusat: Pemicu Utama Bola Api Raksasa

Komponen krusial kedua yang tidak kalah penting adalah kumparan solenoid pusat. Dalam arsitektur reaktor fusi Tokamak, komponen ini memegang peran ganda yang sangat vital: pertama sebagai pemicu awal plasma hingga membentuk bola api raksasa, dan kedua sebagai pengendali posisi plasma agar tetap berada pada jalur aman selama proses fusi nuklir berlangsung.

Performa dan Output Maksimal:

Berdasarkan data resmi hasil pengujian laboratorium, kumparan solenoid pusat ini mampu mengalirkan arus listrik stabil hingga mencapai 60 kiloampere ($60\text{ kA}$) dan sanggup menyimpan energi total sebesar 6,03 megajoule ($6,03\text{ MJ}$). Sementara itu, untuk batas arus operasional normalnya berada di angka 46,5 kiloampere ($46,5\text{ kA}$). Angka-angka performa ini tercatat jauh melampaui kapasitas perangkat keras yang tertanam pada sistem EAST generasi sebelumnya.

Kunci Menuju Komersialisasi Energi:

Wakil Direktur ASIPP, Qin Jinggang, menyebutkan bahwa kinerja dari magnet solenoid pusat ini secara langsung menjadi penentu utama apakah perangkat fusi nuklir dapat dinyalakan dengan sukses dan dipertahankan dalam kondisi yang stabil. Komponen inilah yang memegang kunci penting apakah proyek ‘Matahari Buatan’ ini bisa segera naik kelas dari yang awalnya sekadar eksperimen laboratorium menjadi pembangkit listrik komersial di dunia nyata.

Langkah Raksasa Menuju Era Energi Bersih Tanpa Batas

Reaksi fusi nuklir yang diadopsi oleh EAST merupakan proses yang meniru cara kerja matahari menghasilkan energi, yaitu dengan menggabungkan inti atom ringan untuk menghasilkan energi yang luar biasa besar tanpa menghasilkan limbah radioaktif jangka panjang atau gas rumah kaca. Oleh karena itu, fusi nuklir sering kali digadang-gadang sebagai cawan suci dari solusi krisis energi global.

Keberhasilan pengujian dua komponen magnet superkonduktor raksasa buatan domestik China ini membuka jalan lebar bagi terciptanya reaksi fusi jangka panjang yang stabil. Dengan teknologi yang kian matang, umat manusia kini berada selangkah lebih dekat menuju era baru: era di mana pasokan energi bersih, aman, konsisten, dan tak terbatas bukan lagi sekadar impian fiksi ilmiah, melainkan realitas yang siap menerangi peradaban.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Satgas Percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen,

    Kewenangan Satgas MBG di Daerah Masih Terbatas, Gus Yasin Minta Kelonggaran

    • calendar_month Sen, 28 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kewenangan Satuan Tugas (Satgas) percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah disebut masih terbatas. Terlebih, saat maraknya kejadian keracunan menu MBG di beberapa daerah. Terkait hal ini, Ketua Satgas Percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen, turut meminta kepada pemerintah pusat agar Satgas diberi wewenang […]

  • Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng

    Walkot Semarang Minta Petugas Lapas Bertugas Secara Humanis

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng minta petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II-A Bulu menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi dan bersikap humanis. Menurutnya, petugas Lapas tidak hanya berperan sebagai aparatur yang mengurusi administrasi saja, tetapi juga menjalankan tugas kemanusiaan sebagai pendamping warga binaan selama mereka menjalani proses pembinaan. “Tantangan bagi para petugas […]

  • butir

    Mengapa Setiap Butir Salju Selalu Berbentuk Pola Segi Enam? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Salju adalah salah satu fenomena alam yang paling memukau. Ketika butiran salju jatuh dari langit, kita sering kali terpesona oleh keindahan dan kerumitannya. Namun, tahukah Anda bahwa hampir setiap butir salju memiliki pola berbentuk segi enam atau heksagonal? Pertanyaannya, mengapa salju selalu berbentuk segi enam? Apakah itu kebetulan, atau ada hukum alam yang mengatur […]

  • meteor

    Fenomena Langit Lampung: Bukan Meteor, ITERA Pastikan Cahaya Misterius Adalah Sampah Antariksa China

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Lampung dikejutkan oleh penampakan benda bercahaya terang yang melintasi langit malam pada Sabtu (4/4/2026). Fenomena visual yang memukau sekaligus mendebarkan ini memicu spekulasi luas di media sosial, dengan banyak warga menduga bahwa benda tersebut adalah meteor jatuh atau komet yang melintas dekat bumi. Cahaya terang berwarna kebiruan dengan ekor […]

  • shayne pattynama

    Shayne Pattynama Akhirnya Buka Suara soal Transfer Kilat ke Persija Jakarta

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Bintang Timnas Indonesia Shayne Pattynama akhirnya angkat bicara mengenai kepindahannya yang terbilang cepat ke Persija Jakarta pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Pemain berposisi bek kiri tersebut resmi bergabung dengan Macan Kemayoran setelah didatangkan dari klub Thailand, Buriram United. Persija Jakarta mengikat Shayne Pattynama dengan kontrak berdurasi 2,5 tahun disertai opsi perpanjangan. […]

  • Pernikahan Dini Jadi Salah Satu Pemicu Maraknya KDRT di Banjarnegara

    Faktor Peningkatan Kasus KDRT Dipicu Marak Pernikahan Dini

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 229
    • 0Komentar

      Banjarnegara, Kabarjatengterkini.com – Salah satu pemicu peningkatan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Banjarnegara adalah maraknya pernikahan dini dengan permohonan dispensasi nikah. Dispensasi itu biasanya dikeluarkan jika terjadi kehamilan di luar nikah. “Banyak permohonan dispensasi nikah diajukan karena kehamilan di luar nikah. Pernah kami menangani kasus di mana kedua anak hanya lulusan SD,” […]

expand_less