Ikan Bakal Disajikan untuk Menu MBG Setiap 2 Kali Seminggu
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sen, 13 Apr 2026
- visibility 47

Foto: Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dandy Satria Iswara, Senin (12/4/2026) (Sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Ikan akan disajikan sebagai menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah setiap dua kali seminggu. Dalam hal ini, program MBG akan menggandeng unit pengolahan ikan dan UMKM untuk memenuhi suplai dapur.
“Supaya nanti bakal lebih banyak menu ikan dalam MBG. Kalau yang kami dengar sudah banyak SPPG langsung berhubungan dengan UMKM,” kata Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dandy Satria Iswara, Senin (12/4/2026).
“Ke depannya kita berharap, kalau bisa semua SPPG selalu konsisten memasukkan menu ikan dalam menu MBG setiap hari. Kita ada program Gemar Ikan, nanti bila disetujui, menu ikan (di MBG) itu bisa dua kali dalam seminggu, secara nasional,” sambungnya.
Ia menyampaikan, penguatan hulu di setiap daerah harus dilakukan untuk menyajikan menu ikan dalam program MBG. Pemerintah daerah harus memastikan unit pengolahan ikan siap menghadapi banyaknya permintaan.
“Tapi ini (rencana menu ikan di MBG tiap dua kali dalam seminggu) masih perlu kita tunggu, karena kekuatan hulunya juga harus kita siapkan. Unit pengolahan ikan harus siap menghadapi ini,” ucapnya.
Kesiapan supplier juga meliputi jaminan keamanan pangan, misalnya dengan memastikan ikan tetap segar dan aman dikonsumsi. Dengan demikian, potensi keracunan, khususnya karena konsumsi ikan, bisa dicegah.
“Ini pentingnya rantai pasok dingin, baik dari ikan ditangkap dari laut atau dari budidaya, sampai ke menu anak-anak. Dan memang pengolahannya banyak yang sudah berhasil karena memenuhi sertifikat,” jelasnya.
“Kita berharap tidak terjadi lagi keracunan, khususnya dari ikan, karena kita memberikan perhatian kepada rantai pasoknya,” imbuh dia.
Terkait anggaran MBG dengan program konsumsi ikan setiap dua kali seminggu, pihaknya memastikan masih mencukupi. Menurutnya, harga ikan relatif terjangkau dan bisa jadi alternatif sumber protein selain ayam.
“Ikan itu sebenarnya harganya terjangkau. Apalagi yang sudah diolah, dibumbuin, dipotong, dicabut tulang, cabut kulit, diolah tambahin tepung, bumbu, harganya masuk,” kata dia. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

