Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Onadio Leonardo Bebas Usai Jalani Rehabilitasi 3 Bulan, Akui Jadi Titik Balik Hidupnya

Onadio Leonardo Bebas Usai Jalani Rehabilitasi 3 Bulan, Akui Jadi Titik Balik Hidupnya

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • visibility 168

Kabarjatengterkini.com- Aktor sekaligus penyanyi Onadio Leonardo akhirnya menghirup udara bebas setelah menyelesaikan masa rehabilitasi selama tiga bulan.

Pria yang akrab disapa Onad itu resmi keluar dari Yayasan Pemulihan Natura Indonesia, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Rabu (28/1/2026).

Momen kebebasan tersebut menjadi titik refleksi penting bagi Onad. Ia mengakui masa rehabilitasi yang dijalaninya bukan sekadar proses pemulihan fisik, tetapi juga menjadi tamparan keras dalam hidupnya.

Selama tiga bulan, Onad banyak merenungkan berbagai keputusan dan tindakan di masa lalu yang membawanya harus berurusan dengan hukum.

“Happy banget. Akhirnya pulang juga setelah tiga bulan di sini. Banyak pelajaran yang gue dapet, banyak juga ketololan gue yang harus gue bayar dengan banyak hal,” kata Onadio Leonardo saat ditemui awak media usai keluar dari pusat rehabilitasi.

Menurut Onad, pengalaman menjalani rehabilitasi membuka matanya tentang arti tanggung jawab atas setiap tindakan yang diambil. Ia menyadari bahwa konsekuensi dari kesalahan di masa lalu tidak bisa dihindari dan harus dijalani dengan penuh kesadaran.

Selama berada di pusat rehabilitasi, Onad mengaku mendapatkan banyak dukungan, termasuk terapi kesehatan mental yang intensif. Berbagai program pemulihan yang dijalaninya membuat kondisi fisik dan mentalnya kini jauh lebih stabil dibandingkan sebelumnya.

“Gue olahraga, gue jadi jauh lebih sehat. Di sini juga ada psikolog dan psikiater yang benar-benar nyediain semua yang gue butuhin. Jadi secara fisik dan mental, gue ngerasa lebih baik,” ungkapnya.

Meski demikian, Onad tak menampik bahwa kasus yang menimpanya masih menyisakan pukulan emosional. Ia mengaku masih terpukul dan membutuhkan waktu untuk benar-benar bangkit dari keterpurukan.

“Jujur, gue masih terpukul sih sama kejadian kemarin. Tapi di sini gue belajar buat nerima semuanya pelan-pelan,” lanjutnya.

Onad pun menegaskan tekadnya untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. Ia mengaku masa rehabilitasi mengajarkannya satu hal penting, yakni setiap perbuatan pasti memiliki konsekuensi yang harus diterima.

“Di rehab ini gue belajar kalau apa pun yang lo lakuin pasti ada konsekuensinya. Gue terima itu, gue jalanin tiga bulan di sini full. Ya udah, hari ini gue bebas, guys,” ujarnya dengan nada lega.

Kronologi Penangkapan Kasus Narkoba

Seperti diketahui, Onadio Leonardo sebelumnya ditangkap polisi terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Penangkapan tersebut dilakukan setelah aparat kepolisian melakukan pengembangan dari kasus narkoba lain yang lebih dulu diungkap.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa Onad diamankan usai diduga mengonsumsi narkotika jenis ekstasi. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyatakan bahwa barang bukti ekstasi telah habis digunakan.

“Berdasarkan hasil pendalaman di lapangan, barang bukti ekstasinya sudah habis karena diduga dipakai. Yang ditemukan hanya beberapa sisa ganja di dalam plastik,” ujar Ade Ary kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Ade Ary menambahkan, Onad ditangkap di sebuah perumahan di kawasan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari kasus narkoba yang sebelumnya diungkap di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (29/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam pengungkapan awal di Sunter, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkotika jenis ganja. Dari hasil penyelidikan lanjutan, aparat kemudian mengarah pada Onadio Leonardo hingga akhirnya dilakukan penangkapan.

Fokus Pemulihan dan Masa Depan

Pasca menyelesaikan rehabilitasi, Onad menyatakan ingin fokus menata kembali kehidupannya. Ia berharap dapat kembali berkarya secara positif di dunia hiburan dan menjadikan pengalaman pahit ini sebagai pelajaran berharga.

Onad juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, sahabat, serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjalani proses hukum dan rehabilitasi. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi kekuatan utama untuk bangkit dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Kasus yang menimpa Onadio Leonardo sekaligus menjadi pengingat bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan karier dan kehidupan sosial seseorang. Pemerintah dan aparat penegak hukum pun terus mendorong pendekatan rehabilitatif bagi pengguna, agar mereka dapat pulih dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

Dengan berakhirnya masa rehabilitasi ini, publik kini menanti langkah Onadio Leonardo selanjutnya, baik dalam kehidupan pribadi maupun kariernya di industri hiburan Tanah Air.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinarpus Rembang Upayakan Penguatan Literasi melalui Bedah Buku KH. Baidlowi

    Dinarpus Rembang Upayakan Penguatan Literasi melalui Bedah Buku KH. Baidlowi

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang terus mengupayakan penguatan literasi dan pengenalan tokoh lokal, salah satu caranya melalui gelaran bedah buku “KH. Baidlowi Lasem: Pencetus Gelar Soekarno Huwa Waliyyul Amri adh-Dhoruri bisy-Syaukah”. Acara yang digelar di Aula Perpustakaan Daerah Rembang bersama sebanyak 78 peserta tersebut menghadirkan penulis bukunya yang bernama K. […]

  • Heboh Isu Uang Pinjaman Bank Rp300 M di Konferensi Pers, KPK Beri Penjelasan

    Heboh Isu Uang Pinjaman Bank Rp300 M di Konferensi Pers, KPK Beri Penjelasan

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Kabarjatengtrekini.com – Heboh isu uang Rp300 miliar di konferensi pers Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu merupakan pinjaman bank. Menanggapi hal tersebut, lembaga antirasuah tersebut membantah isu yang beredar luas di masyarakat. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan, uang yang dipamerkan dalam konferensi pers pada Kamis (20/11/2025) merupakan bagian dari aset rampasan/sitaan. Aset rampasan […]

  • Heboh Isu Pengelolaan Kas Masjid oleh Pemerintah, Kemenag: Itu Tidak Benar

    Heboh Isu Pengelolaan Kas Masjid oleh Pemerintah, Kemenag: Itu Tidak Benar

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh informasi di media sosial mengenai pengelolaan uang kas masjid oleh pemerintah. Berdasarkan kabar yang beredar, Kementerian Agama (Kemenag) bakal membentuk rekening kas masing-masing masjid lewat bank. Menanggapi isu tersebut, pihak Kemenag membantah adanya kebijakan maupun wacana pengambilalihan pengelolaan uang kas masjid. Disampaikan pula bahwa informasi yang beredar di media sosial itu merupakan […]

  • propam

    Propam Polri: 2 Anggota Brimob Langgar Berat dalam Kasus Ojol Tewas

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri resmi merilis hasil pemeriksaan terhadap tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya yang terlibat dalam insiden tragis tewasnya seorang driver ojek online, Affan Kurniawan (21), yang terlindas kendaraan taktis (rantis) saat pengamanan aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu. Dalam konferensi pers yang digelar di Mabes Polri pada Senin […]

  • Heboh Video Deretan Motor Berlogo BGN, Dadan Ungkap Pengadaan untuk Kepala SPPG

    Heboh Video Deretan Motor Berlogo BGN, Dadan Ungkap Pengadaan untuk Kepala SPPG

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh video di media sosial yang menampilkan deretan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN). Menurut pihak BGN, kendaraan itu merupakan pengadaan yang telah dianggarkan sejak tahun 2025. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa deretan motor yang ditampilkan di video merupakan pengadaan motor listrik bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi […]

  • afc

    AFC Pastikan Timnas Malaysia Masih Bisa Bertanding Meski 7 Pemain Disanksi FIFA

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memastikan bahwa Tim Nasional (Timnas) Malaysia tetap bisa tampil di ajang internasional meskipun FIFA telah menjatuhkan sanksi terhadap tujuh pemain naturalisasi serta Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, pada Minggu (28/9/2025), menanggapi kegelisahan publik Malaysia atas […]

expand_less