Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wali Kota Semarang Agustina Sebut Ada Banyak Tugas Menanti Sekda Baru

Wali Kota Semarang Agustina Sebut Ada Banyak Tugas Menanti Sekda Baru

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • visibility 71

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Setelah pelantikan jabatan yang dilakukan beberapa waktu lalu, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, langsung dihadapkan dengan sejumlah pekerjaan rumah yang menanti.

Beberapa tugas yang harus dituntaskan di antaranya percepatan penanganan banjir dan genangan, upaya agar kawasan Simpang Lima bebas banjir, serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah untuk menurunkan angka stunting, kemiskinan, dan putus sekolah.

Selain itu, Sekda Kota Semarang juga perlu melakukan pengawalan sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat nasional yang akan digelar pada September 2026, dan integrasi layanan digital “Semarang Dalam Genggaman”.

“Kita punya PR besar, Pak Handi dan teman-teman. Akan ada MTQ, tuan rumahnya Kota Semarang. Ini tantangan pertama untuk dapat mengorkestrasi teman-teman bagaimana caranya Simpang Lima ini tidak banjir,” kata Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, Senin (18/5/2026).

Lebih lanjut, Agustina juga meminta Sekda baru melakukan konsolidasi dengan birokrasi dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik. Harapannya, seluruh ASN yang bertugas di lingkungan Pemkot Semarang bisa profesional dalam melayani warga

“Tancap gas, Pak. Pastikan pegawai fokus kerja melayani warga,” tandasnya.

Sebagai informasi, Handi Priyanto dilantik oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, pada Senin, 18 Mei 2026. Sebelumnya, ia bertugas di bawah Pemerintah Kota Malang dan terakhir menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Malang.

Penetapan tersebut dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku, kredibel, dan tanpa intervensi. Agustina menilai pengalaman tersebut bisa menjadi bekal kuat untuk mendukung transformasi birokrasi ke arah lebih baik.

“Sangat kredibel. Sampai akhir waktu saya mendapatkan laporan bahwa dari berbagai macam proses, nilai tertinggi memang diperoleh oleh Pak Handi yang hari ini dilantik,” tegas Agustina. (adv)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) siap hilirisasi sektor perkebunan, khususnya di tiga komoditas unggulan seperti tebu, kopi dan kelapa. Upaya ini didukung oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI dengan suntikan dana Rp135 miliar. Program bantuan akan dimulai pada September sampai dengan awal Desember 2025. Dengan demikian, provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah diminta […]

  • Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren di Jawa Tengah Mulai Dibuka, Simak Persyaratannya!

    Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren di Jawa Tengah Mulai Dibuka, Simak Persyaratannya!

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) luncurkan program beasiswa santri dan pengasuh pesantren. Tahap pendaftaran sudah dimulai, sementara proses seleksi akan dilaksanakan pada awal tahun 2026 nanti. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, program beasiswa ini merupakan bagian dari 11 program prioritas Luthfi-Yasin, yakni “Pesantren Obah”. Adapun tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya […]

  • Pemprov Jateng Galakkan Program Ponpes Ramah Anak untuk Cegah Bullying

    Pemprov Jateng Galakkan Program Ponpes Ramah Anak untuk Cegah Bullying

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Perundungan atau bullying di institusi pendidikan perlu menjadi perhatian pemerintah. Pasalnya, tindakan tersebut tidak hanya merusak mental dan fisik korban, namun juga berdampak pada moral masyarakat. Menanggapi isu ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Jateng menggalakkan program Pondok Pesantren Ramah Anak. Program tersebut juga didukung oleh United Nations Children’s […]

  • Pemprov Ingin Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah, Disdik dan IPSI Jateng Siap Buatkan Roadmap

    Pemprov Ingin Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah, Disdik dan IPSI Jateng Siap Buatkan Roadmap

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 324
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) ingin pencak silat masuk dalam kurikulum pelajaran sekolah maupun ekstrakurikuler. Pencak silat bukan hanya sekadar seni bela diri, namun juga merupakan warisan budaya bangsa Indonesia. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan Dinas Pendidikan menggandeng Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jateng untuk membuat roadmap. Roadmap tersebut […]

  • sudewo

    Disambut Yel-Yel Loyalis, Bupati Nonaktif Pati Sudewo Tiba di Pengadilan Tipikor Semarang untuk Sidang Ke-3

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Proses hukum kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan orang nomor satu di Kabupaten Pati kembali bergulir. Bupati nonaktif Pati, Sudewo, tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 09.05 WIB. Kedatangannya kali ini adalah untuk menjalani sidang lanjutan ke-3 terkait perkara dugaan korupsi yang tengah menjerat dirinya. Berdasarkan pantauan […]

  • pati

    Polresta Pati Periksa AS, Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo yang Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Santriwati

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus dugaan tindak pidana pencabulan yang melibatkan oknum pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, berinisial AS, memasuki babak baru. Polresta Pati secara resmi melakukan pemeriksaan terhadap AS dalam kapasitasnya sebagai tersangka pada Selasa, 5 Mei 2026. Langkah hukum ini diambil menyusul perhatian publik yang luas setelah kasus tersebut viral di berbagai platform media sosial […]

expand_less