Hingga Akhir Tahun 2025, 94 Persen Jalan Provinsi Jateng dalam Kondisi Mantap
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sab, 27 Des 2025
- visibility 58

Foto: Perbaikan jalan di Jateng (Sumber: Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Hingga akhir tahun 2025, sekitar 94 persen jalan provinsi dalam kondisi mantap. Kondisi jalan yang baik penting untuk mendukung kelancaran transportasi logistik dan angkutan manusia.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pergerakan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata. Terlebih, tingkat wisatawan yang datang ke Jawa Tengah biasanya meningkat di momen liburan Natal dan Tahun Baru 2026.
Maka dari itu, pemerintah provinsi berkomitmen memastikan seluruh ruas jalan dalam kondisi prima, sehingga siap dilalui masyarakat selama masa liburan.
“Dengan kondisi jalan seperti ini, warga bisa menikmati liburan di Jawa Tengah dengan nyaman,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin.
Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jawa Tengah menuntaskan 27 paket peningkatan jalan senilai Rp484,65 miliar hingga kuartal keempat tahun ini, serta 52 paket rehabilitasi dan pemeliharaan jalan, serta jembatan senilai Rp315,42 miliar.
“Total pembenahan jalan dan jembatan provinsi mencapai panjang 2.440,12 kilometer. Hingga triwulan keempat 2025, kondisi jalan provinsi sudah mencapai 94,01 persen mantap,” ujar Kepala DPU BMCK Jateng, Hanung Triyono.
Pihaknya juga melakukan pemantauan dalam pengelolaan jalan selama musim hujan karena daya tahan jalan biasanya turun 1-2 persen. Jika ada lubang jalan muncul, ditargetkan tertangani maksimal 1 x 24 jam.
Ia menyebutkan, dalam upaya pembangunan ini jalur-jalur strategis menjadi prioritas. Misalnya, ruas Semarang-Godong, serta Jalan Brigjen Sudiarto di Kota Semarang yang memiliki arus kendaraan padat menuju Mranggen-Demak.
“Paket peningkatan Semarang–Godong di wilayah Mranggen sudah selesai. Jalan Brigjen Sudiarto di dalam kota juga sudah rampung dan aman dilalui,” kata Hanung
Selain itu, jalur tengah Jawa Tengah dipastikan dalam kondisi layak. Dari Brebes-Bantarsari-Tegal-Slawi-Jatinegara, hingga Pemalang-Randudongkal, lalu bercabang ke selatan menuju Belik-Purbalingga, atau ke timur arah Sukorejo-Plantungan. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

