Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Komdigi RI Kenalkan Teknologi IoT ke Petani Melon Desa Jetak Sragen

Komdigi RI Kenalkan Teknologi IoT ke Petani Melon Desa Jetak Sragen

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
  • visibility 140

Sragen, Kabarjatengterkini.com – Kementerian Komunikasi dan Digital RI perkenalkan teknologi Internet of Things (IoT) kepada petani melon di Desa Jetak, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.

Teknologi ini diklaim memudahkan petani dalam melakukan pemantauan kebutuhan tanaman pangan dan hortikultura, khususnya untuk mengetahui waktu yang tepat untuk penyiraman dan pemupukan secara otomatis.

Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pentingnya inovasi teknologi dalam memperkuat sektor pangan nasional. Menurutnya, produksi pangan dan pertanian merupakan salah satu pilar fundamental bagi kedaulatan pangan bangsa.

Teknologi IoT bertujuan untuk meningkatkan efisiensi tenaga kerja, sekaligus menghasilkan produk pertanian yang lebih berkualitas.

“Produksi pangan, distribusi pangan, serta pengelolaan air dan energi, adalah pilar fundamental kekuatan bangsa. Jika kita ingin kedaulatan pangan, maka teknologinya juga harus berdaulat,” ujar Meutya baru-baru ini.

“Dengan teknologi digital, kita bisa mewujudkan semboyan leluhur kita, gemah ripah loh jinawi,” lanjutnya.

Sementara itu, Dirjen Ekosistem Digital Kementerian Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah menyebutkan bahwa program Tani Digital merupakan tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Komdigi dan Kementerian Pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan berbasis teknologi.

“Hasil penggunaan teknologi ini menunjukkan dampak signifikan, antara lain penggunaan pupuk lebih efisien, berat melon meningkat, dan harga jual lebih tinggi,” terangnya.

Program IoT ini sudah berlangsung sejak Mei hingga November 2025 ini, dengan menggandeng dua mitra teknologi pertanian, yakni PT Habibi Digital Nusantara dan PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa.

Sensor teknologi IoT mampu mendeteksi kebutuhan tanaman, terutama saat sudah waktunya penyiraman. Selain itu, dengan bantuan teknologi ini, penyiraman bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Adapun hasilnya, dengan lahan seluas 600meter persegi dan 1.000 pohon melon, petani Desa Jetak mampu panen empat kali setahun, dengan omzet mencapai Rp40–50 juta.

“Kami siap menjadi bagian dalam menyukseskan program-program Kementerian Komdigi, sekaligus memperkuat Sragen sebagai kabupaten pertanian modern berbasis teknologi,” ungkap Bupati Sragen Sigit Pamungkas. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbongkar Praktik Curang Ekspor Sarang Burung Walet dari Indonesia ke Vietnam

    Terbongkar Praktik Curang Ekspor Sarang Burung Walet dari Indonesia ke Vietnam

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terbongkar praktik kecurangan ekspor Sarang Burung Walet (SBW) di kargo Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, beberapa waktu lalu. Temuan pelanggaran ekspor ini menyeret perusahaan eksportir inisial CJP. Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M Paggabean, tindakan ilegal tersebut berhasil diketahui oleh pihaknya pada Selasa (11/11/2025) lalu. Adapun modus yang digunakan adalah menukar SBW bersih dengan SBW […]

  • manusia purba

    Temuan Mengejutkan: Manusia Purba Sudah Tinggal di Sulawesi Sejak 1,5 Juta Tahun Lalu

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Selama ini, Pulau Flores dikenal sebagai rumah bagi spesies manusia purba berpostur mungil yang dijuluki Hobbit, atau secara ilmiah dikenal sebagai Homo floresiensis. Namun, sebuah penemuan arkeologi terbaru di Sulawesi mengguncang pemahaman lama tentang jejak awal migrasi manusia purba di kawasan Asia Tenggara. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature mengungkap bahwa manusia […]

  • mtq nasional

    Pemkot Semarang Siapkan Event MTQ Nasional ke-31, 11 Ribu Tamu Diperkirakan Hadir

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang bakal jadi tuan rumah gelaran MTQ Nasional ke-31 pada bulan September mendatang. Ribuan tamu dari seluruh Indonesia diperkirakan hadir dalam acara tersebut. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan kesiapannya atas kesempatan yang diberikan untuk menyelenggarakan event besar tersebut. Ini juga menjadi suatu kehormatan, pasalnya MTQ Nasional terakhir digelar di Semarang […]

  • Wujud Peduli Pola Asuh Anak, Pemkot Salatiga Sosialisasikan Program Kerabat dan Tamasya

    Wujud Peduli Pola Asuh Anak, Pemkot Salatiga Sosialisasikan Program Kerabat dan Tamasya

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 222
    • 0Komentar

      Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga peduli dengan pola asuh terhadap generasi muda. Hal ini diupayakan dengan program Kelas Orang Tua Hebat (Kerabat) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin menyebutkan bahwa program Kerabat merupakan langkah dalam internalisasi pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Menurutnya, pola […]

  • Ratusan Jemaah Haji Jawa Tengah Kloter 1 Berangkat ke Tanah Suci Lewat Embarkasi Solo

    Ratusan Jemaah Haji Jawa Tengah Kloter 1 Berangkat ke Tanah Suci Lewat Embarkasi Solo

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 360 jemaah haji asal Jawa Tengah dilepas ke Tanah Suci dari Embarkasi Solo, pada Rabu (22/4/2026) pukul 01.05 WIB. Pemberangkatan dilakukan mulai dari kloter pertama asal Kabupaten Tegal. Menurut data Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jateng, kuota jemaah haji Jawa Tengah 2026 mencapai 34.122 orang. Rinciannya, 32.138 jemaah urut porsi, 1.706 […]

  • Peserta UTBK di Untidar Kedapatan Bawa Perangkat Audio, Sempat Mengaku Tunarungu

    Peserta UTBK di Untidar Kedapatan Bawa Perangkat Audio, Sempat Mengaku Tunarungu

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seorang peserta UTBK di Universitas Tidar (Untidar), Magelang, kedapatan menggunakan peralatan audio saat tes berlangsung. Saat ditanya pengawas yang bertugas, ia bahkan mengaku sebagai tunarungu. Modus kecurangan tersebut terungkap saat peserta melakukan tes sesi kedua pada Selasa (28/4/2026). Sebelumnya, peserta tersebut sempat lolos pemeriksaan metal detector, namun pengawas melakukan pemeriksaan kembali dan menemukan […]

expand_less