Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Siswa MTs di Sragen Belajar di Rumah Usai Atap Bangunan Kelas Roboh

Siswa MTs di Sragen Belajar di Rumah Usai Atap Bangunan Kelas Roboh

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 81

Sragen, Kabarjatengterkini.com – Siswa MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, terpaksa belajar di rumah setelah kejadian atap bangunan roboh. Adapun ruang kelas roboh terjadi di kelas VII, meskipun kondisi kelas lainnya perlu diantisipasi.

Kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan di rumah bakal dilakukan selama pekan ini saja atau sampai dengan hari Sabtu (16/5/2026). Harapannya, pada hari Senin (18/5/2026), KBM bisa kembali normal.

“KBM sementara belajar di rumah dulu. Iya, kelas 7, 8, dan 9 di rumah semua untuk mengantisipasi, sampai hari Sabtu. Jadi pekan ini saja,” ujar Ketua PCM sekaligus Ketua Komite Sekolah, Agus Anwar Rosyidi, Rabu (13/5/2026), dikutip Detik.

Pihak sekolah akan segera melakukan perbaikan untuk seluruh ruangan kelas dan akan dimulai setelah pihak kepolisian menyelesaikan penyelidikan di lokasi kejadian. Adapun dana renovasi diperkirakan mencapai Rp400 juta berasal dari internal organisasi Muhammadiyah.

“Ruang kelas setelah nanti selesai penyelidikan dari Kepolisian, segera kita bangun tiga lokalnya. Tiga ruang kelas akan kita renovasi,” jelasnya.

“Anggaran diambilkan dari PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah), dari PWM (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah), dari PP (Pimpinan Pusat) Muhammadiyah, lewat Lazismu tentunya,” lanjut dia.

Sementara itu, mengenai status gedung yang disebut sudah masuk daftar renovasi pemerintah, pihaknya hanya mengikuti regulasi dan prosedur. Pengisian data dilakukan melalui sistem EMIS atau langsung pengajuan ke Kemenag dan PUPR.

“Kalau sistem lewat EMIS itu, jadi kita tidak begitu mengetahui. Ketika kita sudah mengajukan, kita sudah mengisi format, kemudian sistem membaca bagaimana, nah kita yang tidak tahu kendalanya. Kemarin yang survei PUPR kalau tidak salah tahun ini,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisatawan Protes karena Gagal Nyebrang ke Karimunjawa, Pihak Jasa Penyebrangan Buka Suara

    Wisatawan Protes karena Gagal Nyebrang ke Karimunjawa, Pihak Jasa Penyebrangan Buka Suara

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jepara, Kabarjatengterkini.com – Heboh rekaman video wisatawan protes lantaran gagal menyebrang ke Pulau Karimunjawa, Jepara, padahal sudah membeli tiket kapal. Video tersebut tersebar di media sosial, khususnya di Instagram. Menanggapi hal tersebut, pihak jasa transportasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membenarkan bahwa KMP Siginjai rute Jepara-Karimunjawa batal diberangkatkan pada Jumat (26/12/2025). Meski demikian, kapal tersebut dipastikan […]

  • Jaringan Internet Satu Pintu di OPD Pemprov Jateng Dinilai Bisa Optimalkan Efisiensi Anggaran

    Jaringan Internet Satu Pintu di OPD Pemprov Jateng Dinilai Bisa Optimalkan Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Kabarjetengterkini.com – Belanja internet di lingkungan Pemprov Jateng mencapai rata-rata Rp2,3 miliar per bulan atau sekitar Rp28 miliar per tahun. Dalam rangka efisiensi, Pemprov Jateng bakal manfaatkan sistem jaringan internet satu pintu bagi seluruh OPD. “Angka itu cukup besar. Maka tugas kami adalah mengukur kebutuhan internet yang sebenarnya,” ujar Kepala Dinas Kominfo Jateng Agung Hariyadi, […]

  • Tahun 2026, Pemkot Semarang Perluas Program Beasiswa Pendidikan

    Tahun 2026, Pemkot Semarang Perluas Program Beasiswa Pendidikan

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pendidikan merupakan salah satu pondasi untuk memajukan bangsa di masa depan. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang turut menyusun program unggulan “Semarang Cerdas” dalam rangka mendukung cita-cita tersebut. Melalui program “Semarang Cerdas”, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal memperluas program beasiswa bagi siswa maupun mahasiswa. Pada tahun 2026, pihaknya menargetkan sebanyak 13 ribu lebih siswa […]

  • lula lahfah

    Kronologi dan Penyebab Meninggalnya Lula Lahfah, Sempat Berencana Beri Kejutan Ulang Tahun Dara Arafah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kepergian influencer dan kreator konten Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya. Sosok Lula dikenal ceria, aktif di media sosial, dan memiliki lingkar pertemanan yang luas di kalangan publik figur. Tak heran, kabar meninggalnya Lula secara mendadak mengundang perhatian publik. Salah satu sahabat dekatnya, Keanu […]

  • arkeolog

    Arkeolog Temukan Kompleks Pemakaman Kuno 3.000 Tahun di China, Ungkap Struktur Sosial Dinasti Zhou Barat

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Tabir sejarah di wilayah barat laut China kembali tersingkap. Tim arkeolog berhasil menemukan sebuah kompleks pemakaman kuno berusia sekitar 3.000 tahun di Provinsi Shaanxi, China. Penemuan ini dinilai sebagai temuan penting yang dapat membuka pemahaman baru tentang struktur sosial, sistem kekuasaan, serta peta politik masyarakat kuno pada masa Dinasti Zhou Barat. Kompleks pemakaman tersebut […]

  • SPPG Kadirejo Semarang Serap Pekerja Lokal dan Hasil Panen Petani untuk Kembangkan Ekonomi Masyarakat

    SPPG Kadirejo Semarang Serap Pekerja Lokal dan Hasil Panen Petani untuk Kembangkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 207
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kadirejo, Kecamatan Pabelan serap pekerja lokal dan hasil panen petani. Hal ini dinilai bisa memberikan dampak pada pengembangan ekonomi masyarakat setempat. Diketahui, SPPG yang baru beroperasi selama dua hari itu telah menyerap sebanyak 50 karyawan, sementara sekitar 80% berasal dari warga setempat. Selain itu, sebanyak 200-250 […]

expand_less