Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » SPPG Kadirejo Semarang Serap Pekerja Lokal dan Hasil Panen Petani untuk Kembangkan Ekonomi Masyarakat

SPPG Kadirejo Semarang Serap Pekerja Lokal dan Hasil Panen Petani untuk Kembangkan Ekonomi Masyarakat

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
  • visibility 192

 

Semarang, Kabarjatengterkini.com Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kadirejo, Kecamatan Pabelan serap pekerja lokal dan hasil panen petani. Hal ini dinilai bisa memberikan dampak pada pengembangan ekonomi masyarakat setempat.

Diketahui, SPPG yang baru beroperasi selama dua hari itu telah menyerap sebanyak 50 karyawan, sementara sekitar 80% berasal dari warga setempat. Selain itu, sebanyak 200-250 kg beras dari petani dipasok Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kadirejo.

“Itu akan meningkatkan ekonomi masyarakat Kadirejo dan sekitarnya. Banyak manfaatnya, multi effect kalau saya bilang. Di samping itu juga petani di sini semakin bergerak, hasil pertanian dan peternakan bisa diserap oleh SPPG ini,” terang Kepala Desa Kadirejo, Riyadi, Selasa (23/9/2025).

Pada tahap awal program Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG Kadirejo juga sudah memenuhi kebutuhan gizi sebanyak 3.489 penerima manfaat dari target 3.997 penerima, termasuk pelajar di SD, SMP, dan SMA yang ada di sekitar Desa Kadirejo, Giling, Jembrak, Tukang, dan Semowo.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan terkait quality control (kendali mutu) dan food security (keamanan makanan), mulai dari proses memasak sampai distribusi sampai ke sekolah-sekolah, mengingat maraknya kasus keracunan di beberapa daerah.

“Pastikan sampai ke siswa dalam keadaan higienis dan siap saji. Itu menjadi penekanan kita di jajaran SPPG,” tegasnya.

Menurut informasi, SPPG di Jawa Tengah saat ini baru 1.285 unit atau 39,81% dari target 3.228 unit. Jumlah SPPG yang telah beroperasional itu terdiri dari SPPG Mitra, SPPG Polri, SPPG TNI, dan SPPG Pondok Pesantren.

“Kita sudah bentuk Satgas dari tingkat provinsi sampai kabupaten/ kota. Kita gandeng seluruh mitra agar cepat terpenuhi. Terkait suplai bahan, koperasi merah putih juga sudah diarahkan untuk menyuplai,” ujarnya beberapa waktu lalu. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi sektor kelautan/istock

    Menteri Kelautan dan Perikanan Bakal Revisi UU Kelautan

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Menteri Kelautan dan Perikanan bakal merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan. Hal itu dilakukan dengan tujuan agar konservasi ruang laut bisa dirasakan ke daerah. Pihaknya sendiri menargetkan konservasi laut bisa mencapai 97,5 juta hektare pada 2045. Dengan perluasan kawasan konservasi laut, diharapkan biota laut tak punah dan bisa membantu menyerap […]

  • Dintanpan Rembang Usulkan Tambahan Kuota Pupuk ZA ke Pemerintah Pusat

    Pemkab Rembang Usulkan Tambahan Kuota Pupuk ZA ke Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten Rembang lewat Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) mengusulkan tambahan kuota pupuk ZA kepada pemerintah pusat. Ini sebagai respon keluhan para petani mengenai minimnya ketersediaan pupuk ZA. Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menjelaskan, ada kebijakan baru terkait jenis pupuk yang dapat diusulkan melalui mekanisme resmi. Saat ini ZA menjadi […]

  • Kerap Jebol, Tanggul Sungai Tuntang Demak-Grobogan Bakal Dinormalisasi Tahun Ini

    Kerap Jebol, Tanggul Sungai Tuntang Demak-Grobogan Bakal Dinormalisasi Tahun Ini

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tanggul Sungai Tuntang bakal dinormalisasi tahun ini dengan anggaran mencapai Rp50 miliar. Pekerjaan normalisasi tanggul akan dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. “Kemarin laporan dari BBWS rencana di tahun ini kan sebenarnya memang ada normalisasi, anggarannya Rp 50 miliar,” kata Bupati Demak Eisti’anah, Senin (6/4/2026), dikutip Detik. Tanggul Sungai Tuntang disebut […]

  • Chicken Manchurian

    Resep Spicy Chicken Manchurian: Saus Pedas yang Bikin Nasi Cepat Habis!

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Spicy Chicken Manchurian adalah salah satu hidangan populer yang sering ditemukan di restoran-restoran India atau Tiongkok dengan sentuhan pedas yang menggugah selera. Rasanya yang gurih, pedas, dan sedikit manis membuat sajian ini sangat cocok disantap dengan nasi hangat. Dengan bahan yang mudah didapat, kamu bisa membuat Spicy Chicken Manchurian di rumah untuk makan malam […]

  • cara makan

    Cara Makan T. Rex dan Dinosaurus Karnivora Lain Berbeda, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Dinosaurus adalah salah satu makhluk purba yang paling menarik perhatian ilmuwan maupun masyarakat umum. Di antara berbagai jenis dinosaurus, Tyrannosaurus rex (T. rex) menjadi salah satu karnivora paling terkenal karena ukuran tubuhnya yang besar, kekuatan rahangnya yang luar biasa, dan reputasinya sebagai predator puncak. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa cara makan T. rex berbeda […]

  • Wali Kota Solo Respati Ardi

    Pemkot Solo Buka Suara Soal Suksesi di Lingkungan Keraton

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Solo buka suara soal polemik di lingkungan keraton mengenai pewaris takhta Pakubuwono XIV. Pasalnya, kedua putra mahkota sama-sama mengukuhkan diri sebagai calon Raja Keraton Kasunanan Surakarta di masa depan. Menurut Wali Kota Solo Respati Ardi, proses suksesi tersebut menjadi urusan internal keraton. Sementara, pemerintah daerah hanya berkewajiban untuk menjaga ketertiban dan […]

expand_less