Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Heboh Sumur Bor di Sragen Semburkan Diduga Gas Bumi, Polisi Berikan Klarifikasi

Heboh Sumur Bor di Sragen Semburkan Diduga Gas Bumi, Polisi Berikan Klarifikasi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 111

Sragen, Kabarjatengterkini.com – Lubang pipa sumur yang baru selesai dibor di Dukuh Randukuning, Desa Krebet, Kecamatan Masaran, disebut mengeluarkan semburan diduga gas bumi. Pihak kepolisian segera memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.

Kapolsek Masaran AKP Syamsudin menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (30/12/2025) hingga Rabu (31/12/2025) dini hari. Sementara, pengeboran sumur sudah dilakukan sejak 20 Desember 2025 hingga mencapai kedalaman 90 meter.

“Saat pengeboran sumur sibel irigasi sawah pada kedalaman 90 meter, mengakibatkan keluar semburan air setinggi 8 meter,” kata dia saat dihubungi detikJateng, Rabu (31/12/2025).

“Tadi dini hari pukul 02.30 WIB sudah tidak keluar semburan. Tidak ada korban jiwa juga,” lanjut dia.

Sebagai informasi, sumur yang dibor tersebut berada di lahan persawahan milik warga setempat bernama Marsi. Pengeboran dilakukan oleh dua orang pekerja, yakni Nanang dan Khalis, dan selama 10 hari pekerjaan berjalan lancar.

“Pengeboran sumur berdiameter 4 dim. Setelah 10 hari, kedalaman mencapai 90 meter. Pada Senin (29/12/2025), sebanyak 23 batang pipa paralon ukuran 4 dim dimasukkan ke dalam sumur sebagai dinding,” ucap Syamsudin.

“(Pada Selasa) Pipa dipasang beserta mesin sibel (pompa submersible), kabel listrik, dan tali tambang, lalu dimasukkan ke dalam sumur bor,” lanjut dia.

Namun, saat pekerja sedang menguras air dan lumpur, tiba-tiba mesin sibel mati dan rangkaian pipa terdorong keluar hingga muncul semburan air tinggi. Setelah pemeriksaan, pihaknya memastikan tidak ada kandungan gas dalam semburan air tersebut.

“Sekira pukul 16.00 WIB, tiba-tiba mesin sibel mati, kemudian rangkaian pipa hisap terdorong keluar sampai jatuh ke permukaan sawah dan muncul semburan air. Para pekerja langsung melaporkan kejadian tersebut,” terang Syamsudin.

“Tidak ada gas. Kini lokasi sumur bor masih dipasang police line. Kami juga berkoordinasi dengan BPBD Sragen dan relawan SAR,” ucapnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno

    Antisipasi Kemacetan, Jalan Tol Bawen-Yogyakarta Bakal Difungsikan Jelang Lebaran

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Jalan tol Bawen-Yogyakarta untuk ruas Bawen-Ambarawa bakal difungsikan saat arus mudik di momen Lebaran mendatang. Dengan demikian, masyarakat yang hendak mudik melewati jalur tersebut bisa keluar dari pintu tol Ambarawa. Pembukaan jalur tersebut ditujukan untuk mengurangi potensi kemacetan di pintu tol Bawen. “Jadi sudah bisa mengurangi bottle neck yang ada di Bawen,” kata […]

  • target

    QRIS Lampaui Target 2025, 93 Persen Penggunanya UMKM

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bank Indonesia (BI) mencatat perkembangan signifikan dalam adopsi sistem pembayaran digital berbasis QR Code, atau yang lebih dikenal dengan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Hingga akhir Agustus 2025, jumlah merchant atau pedagang yang menggunakan QRIS telah menembus angka 40 juta, atau 113 persen dari target tahun ini. Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam […]

  • bisa

    Bagaimana Merokok Bisa Memicu Disfungsi Ereksi? Ini Penjelasannya!

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Disfungsi ereksi (DE) atau impotensi adalah masalah seksual yang cukup umum terjadi pada pria, terutama yang berusia di atas 40 tahun. Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan merokok bisa menjadi salah satu penyebab utama dari gangguan ini? Tidak sedikit pria yang masih menganggap enteng efek merokok terhadap kesehatan seksual. Padahal, hubungan antara merokok dan […]

  • Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno

    7 RSUD di Jateng Siap Jalankan Program Hospital-based Specialist Education

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ada tujuh rumah sakit umum daerah (RSUD) di Jawa Tengah yang siap menjalankan program pendidikan dokter spesialis. Sejumlah rumah sakit ini tersebar di beberapa daerah, termasuk Surakarta, Purwokerto/Banyumas, Jepara, Semarang, hingga Klaten. Adapun rinciannya, RSUD dr Moewardi (Surakarta), RSUD Prof Dr Margono Soekarjo (Banyumas), RSUD dr Rehatta (Jepara), RSJD dr Amino Gondohutomo (Kota […]

  • Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

    Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Pati, kabarjatengterkini.com – Kesenjangan harga garam antara produksi industri dan tambak petani makin terasa di Kabupaten Pati. Mengingat, harga garam industri kini mencapai Rp2.500 per kilogram, jauh melampaui harga garam petambak tradisional yang masih berkisar Rp1.500 – Rp1.700 per kilogram. Petugas Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Bidang P3KP DKP Kabupaten Pati, Triana Shinta Dewi, menyebutkan bahwa garam […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng /semarangkota

    Pemkot Semarang Perhatikan Kesejahteraan Pekerja Rentan  

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memperhatikan kesejahteraan para pekerja termasuk mereka yang masuk dalam kategori pekerja rentan. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menilai jika kesejahteraan pekerja menajadi hal yang penting dalam membangun kota. Sehingga pihaknya tak hanya akan fokus pada sektor formal, namun juga pekerja informal yang seringkali tak terjangkau akses perlindungan sosial. […]

expand_less