Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ratusan Hektare Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Bisa Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

Ratusan Hektare Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Bisa Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • visibility 153

Kabarjatengterkini.com – Banjir yang terjadi di Kudus, Pati, dan Grobogan menyebabkan ratusan hektare lahan pertanian terendam air hingga terancam gagal panen. Saat ini, Petani sudah bisa mengajukan klaim asuransi usaha tani padi (AUTP).

Data tersebut sudah berada di Asuransi Jasindo (Jasa Indonesia) dan dimasukkan ke dalam aplikasi SIAP. Nantinya, Dinas Pertanian setiap daerah akan melakukan validasi terkait klaim tersebut dan membutuhkan waktu sekitar 15 hari.

“Dari data itu Jasindo nanti akan mengajak pihak pengendali organisme pengganggu tumbuhan (OPT) Dinas Pertanian yang ada di setiap kabupaten untuk mengecek, divalidasi sesuai apa tidak,” terang Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, Senin (19/2/2026).

“Prosesnya sekitar 15 hari setelah kejadian atau pelaporan. Setelah valid, Jasindo akan melakukan penggantian kepada kelompok yang terdampak,” katanya lagi.

Diketahui, di wilayah Kudus ada 315,49 hektare lahan padi yang terdampak banjir. Tersebar di Kecamatan Jati seluas 50,70 hektare, Kecamatan Kaliwungu 58,02 hektare, Mejobo 130,18 hektare, Undaan 35,86 hektare, dan Jekulo 40,73 hektare.

“Kalau yang kita ganti itu biasanya yang sudah mau panen. Kayak di Kudus itu kan sudah mau panen, tidak bisa diselamatkan,” ungkapnya.

Sementara, wilayah Pati terdapat 672,12 hektare lahan yang terdampak banjir, meliputi Kecamatan Jakenan 260 hektare, dan Gabus 412,29 hektare. Untuk Kabupaten Grobogan terdapat 83,3 hektare lahan pertanian di Kecamatan Brati yang terdampak banjir.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi telah menginstruksikan kepada kepala daerah yang wilayahnya terdampak bencana untuk segera mengajukan asuransi gagal panen. Hal itu dilakukan sebagai langkah perlindungan bagi petani.

“Nanti untuk Kudus, Pati, dan Jepara diminta segera ajukan terkait (asuransi) gagal panen,” katanya, Rabu (14/1/2026). (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Aktivis Hak Buruh Marsinah Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional

    Tokoh Aktivis Hak Buruh Marsinah Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Tokoh pejuang hak buruh, Marsinah, kini secara resmi ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada Senin (10/11/2025). Upacara penetapan gelar ini dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta. Acara ini turut dihadiri oleh keluarga Marsinah sebagai perwakilan untuk menerima gelar tersebut. Adapun penetapan gelar pahlawan nasional terhadap Marsinah berdasarkan Keppres No […]

  • mille crepes

    Resep Mille Crepes Vanilla Lotus: Dessert Kekinian Lembut dan Lumer di Mulut

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Ingin mencoba membuat mille crepes kekinian yang lembut, manis, dan penuh aroma khas biskuit Lotus? Yuk, simak resep Mille Crepes Vanilla Lotus berikut ini! Kue cantik berlapis ini semakin viral berkat kombinasi rasa lembut dari krim vanilla dan aroma karamel dari biskuit Lotus Biscoff yang menggugah selera. Mille crepes adalah kue berlapis yang berasal […]

  • Agustina saat menghadiri Malam Tirakatan, Doa Bersama, dan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di halaman Balai Kota Semarang, Senin (15/6/2026) malam.

    Wali Kota Semarang Ajak Warga Melakukan Refleksi di Momen Tahun Baru Hijriah

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak masyarakat di wilayahnya untuk melakukan refleksi di momen Tahun Baru Hijriah, lalu kembali fokus untuk menata masa depan. Peringatan 1 Muharram pada penanggalan Islam juga bertepatan dengan Satu Suro, menurut budaya Jawa. Keduanya sama-sama mengajarkan pentingnya terus memperbaiki diri dan bertindak menuju kebaikan. Hal tersebut disampaikan […]

  • bpjph

    BPJPH Akan Audit Food Tray MBG di China, Respons Isu Kandungan Minyak Babi

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan, angkat bicara terkait isu dugaan kandungan minyak babi dalam food tray atau wadah makan yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Food tray tersebut diketahui diproduksi di China dan menjadi sorotan publik usai beredar informasi yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat soal kehalalannya. Menanggapi hal […]

  • Gubernur Jawa Tenga, Ahmad Luthfi.

    Pemprov Jateng Bakal Tanggung Proses Pemulangan Jenazah Korban Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memastikan akan menanggung seluruh proses pemulangan korban meninggal dunia pada insiden kecelakaan bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak, Kota Semarang. “Langkah yang kita lakukan terkait dengan kecelakaan lalu lintas ini memang kewenangan kepolisian, tapi saya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, untuk memastikan bahwa dari 34 penumpang, […]

  • Dishub Solo Beri Penjelasan Terkait Laporan Tarif Parkir Progresif, karena Parkir Berjam-jam

    Dishub Solo Beri Penjelasan Terkait Laporan Tarif Parkir Progresif, karena Parkir Berjam-jam

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Warga Kota Solo mengeluhkan tarif parkir progresif di kawasan Jalan Slamet Riyadi. Tarif tersebut ditarik lantaran yang bersangkutan memarkirkan kendaraannya hampir seharian, sehingga diminta membayar lebih dari yang tertulis di karcis. Mengenai hal tersebut, Kepala UPTD Perparkiran Dishub Solo Haryono, menjelaskan bahwa laporan tersebut sudah diterima oleh pihak Dishub. Segera setelahnya, pihaknya langsung […]

expand_less