Jalin Sinergi dengan BBWS Pemali Juana, Pemkot Semarang Upayakan Solusi Permanen Terkait Banjir Kiriman
- account_circle Aulia Anissa Putri
- calendar_month Sen, 16 Mar 2026
- visibility 51

Foto: Penanganan Darurat Banjir Kiriman di Perum Dinar Indah Meteseh (sumber: Pemkot Semarang)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tengah menjalin komunikasi lintas sektoral, utamanya dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, yang berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Dalam hal ini, BBWS Pemali Juana bertugas untuk mengelola sumber daya air di wilayah sistem sungai Jragung, Tuntang, Serang, Lusi, dan Juana (Jratunseluna) dan Pemali Comal yang terbentang di Provinsi Jawa Tengah.
Salah satu sungai di Kota Semarang yang sering meluap hingga memengaruhi kawasan Semarang Timur dan Utara, Kali Babon, yang juga merupakan masalah utama di wilayah Jratunseluna, menjadi bagian dari fokus pengendalian banjir rob (pasang laut) maupun banjir kiriman/tahunan.
Atas hal tersebut, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyebut bahwa penjalinan sinergi dengan BBWS Pemali Juana ini telah dilakukan dari sebelum, saat, hingga pasca-kejadian banjir.
“Mengingat Kali Babon merupakan kewenangan pusat, koordinasi untuk solusi permanen sedang kami diskusikan secara intensif agar warga tidak terus-menerus waswas setiap hujan lebat,” jelas Agustina.
Sementara, sejumlah titik di wilayah Kota Semarang, khususnya Kecamatan Meteseh, Gajahmungkur dan Ngaliyan, sejak Sabtu (14/03/2026) malam hingga Minggu (15/03/2026) pagi, baru saja dilanda banjir kiriman akibat intensitas hujan yang sangat lebat di wilayah hulu.
Merespons fenomena tersebut, Pemkot Semarang langsung melakukan penyiagaan tenaga operasional lapangan di sejumlah titik yang rawan genangan, guna memastikan seluruh wilayah tersebut dapat tertangani.
“Saat ini kami memantau radar BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) secara real-time karena cuaca masih sangat dinamis. Seluruh tenaga dan stok sandbag tambahan sudah disiagakan sebagai antisipasi jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi sore nanti,” ucapnya. (Adv)
- Penulis: Aulia Anissa Putri

