Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah: Polri Gandeng FBI dan Otoritas Singapura Telusuri Aliran Uang Asing Rp543 Miliar

Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah: Polri Gandeng FBI dan Otoritas Singapura Telusuri Aliran Uang Asing Rp543 Miliar

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
  • visibility 76

Kabarjatengterkini.com– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah progresif dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Tidak tanggung-tanggung, Korps Bhayangkara resmi menggandeng Federal Bureau of Investigation (FBI), Kedutaan Besar Amerika Serikat, hingga otoritas keuangan Singapura untuk menelusuri keaslian serta asal-usul aliran dana asing bernilai fantastis yang disita penyidik.

Langkah kolaborasi internasional ini diambil menyusul ditemukannya barang bukti berupa mata uang asing berskala besar dalam penggeledahan di sejumlah lokasi. Selain dolar Amerika Serikat (USD) dan dolar Singapura (SGD), penyidik juga menyita uang tunai rupiah serta puluhan kilogram emas batangan.

Kolaborasi Global Lewat Joint Investigation

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menegaskan bahwa pelibatan lembaga internasional seperti FBI dan otoritas Singapura sangat krusial untuk memastikan validitas dan melacak paper trail (rekam jejak) dari mata uang asing yang menjadi barang bukti.

“Kami memiliki barang bukti berupa uang US dollar, Singapore dollar, rupiah, termasuk emas batangan. Nantinya akan dilakukan uji terhadap Singapore dollar dan US dollar bersama FBI, Kedutaan Besar Amerika Serikat, termasuk Kedutaan Singapura dan Bank Indonesia,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

Selain fokus pada mata uang asing, tim penyidik gabungan (joint investigation) juga menaruh perhatian serius pada aset berupa 74 kilogram emas batangan yang berhasil disita. Untuk memastikan berat riil, kadar kemurnian, serta nilai ekonomisnya, Polri bekerja sama dengan PT Pegadaian dan mengerahkan sejumlah tenaga ahli di bidang metalurgi dan taksir emas.

Menurut Budi, seluruh rangkaian pemeriksaan laboratorium dan verifikasi fisik ini merupakan bagian integral dari proses penyidikan yang komprehensif. Hasil dari uji forensik dan pelacakan internasional ini nantinya akan langsung dilampirkan ke dalam berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

“Ini merupakan suatu proses dalam penyerahan penanganan perkara lanjutan yang ditangani oleh joint investigation kepada Kejaksaan Agung,” tambahnya.

Kronologi Penggeledahan: Dari Cipete Hingga Rumah Mewah Sentul

Pengusutan kasus ini bergerak cepat setelah penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri melakukan penggeledahan maraton di 12 lokasi berbeda. Lokasi-lokasi tersebut tersebar mulai dari kawasan elit Cipete di Jakarta Selatan hingga kompleks perumahan mewah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi menemukan tumpukan uang tunai yang disimpan secara rapi, dengan rincian sebagai berikut:

1. Klaster Cipete (Resto de’Clan & Money Changer)

Di lokasi de’Clan Cipete, penyidik mengamankan sejumlah dokumen penting, gawai, serta uang tunai berupa:

  • SGD 3.130.000

  • USD 889.965

  • Rp259.159.000 Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah, total nilai sitaan di lokasi ini diperkirakan mencapai Rp60 miliar.

Tak jauh dari lokasi pertama, penyidik juga menggeledah sebuah money changer di kawasan Cipete. Hasilnya, polisi mengamankan 71 barang bukti yang mencakup 16 jenis mata uang asing berbeda dengan nilai total konversi mencapai Rp7,2 miliar.

2. Klaster Rumah Mewah Sentul

Bunker utama penyimpanan aset diduga berada di sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor. Di lokasi ini, penyidik menemukan barang bukti dalam jumlah yang jauh lebih mencengangkan, antara lain:

  • 74 Kilogram Emas Batangan

  • USD 4.767.300

  • SGD 14.083.800

  • Uang tunai Rp100.000.000

  • Dokumen transaksi, telepon seluler, serta foto-foto keluarga yang diduga kuat memegang kunci akses brankas penyimpanan.

Secara akumulatif, nilai uang tunai yang disita dari rumah mewah di Sentul ini ditaksir menembus angka Rp476 miliar. Jika ditotal secara keseluruhan dari ketiga klaster lokasi penggeledahan, jumlah uang tunai yang berhasil diamankan negara mencapai Rp543 miliar—angka yang belum termasuk nilai pasar dari 74 kilogram emas batangan.

Duduk Perkara dan Tersangka Kasus Korupsi

Dalam perkara kakap ini, Kortas Tipikor Polri telah resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka utama, yakni mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto. Penetapan status hukum ini dilakukan tidak lama setelah Febrie memilih mengundurkan diri dari posisinya di Kejaksaan Agung.

Febrie Adriansyah diduga kuat terlibat dalam pusaran tiga perkara dugaan korupsi besar yang saling berkaitan, yaitu:

  1. Sektor tata kelola pertambangan batu bara.

  2. Kasus tindak pidana korupsi di PT ASABRI (Persero).

  3. Kasus korupsi di PT Krakatau Steel (Persero).

Mengingat skala kasus dan dampaknya terhadap kerugian negara yang masif, proses penanganan perkara lanjutan ini akan tetap disupervisi secara ketat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta berada di bawah pengawasan ketat Komisi III DPR RI melalui mekanisme Panitia Kerja (Panja). Langkah ini diharapkan dapat menjamin transparansi dan akuntabilitas hukum hingga persidangan nanti.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Temuan Ulat Hidup pada Daun Selada Menu MBG PAUD di Boyolali

    Heboh Temuan Ulat Hidup pada Daun Selada Menu MBG PAUD di Boyolali

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat sorotan tak lama setelah kembali aktif beberapa waktu lalu. Kali ini terdapat temuan ulat pada daun selada menu MBG PAUD/KB Kids Fun Education, Desa Gagaksipat, Ngemplak, Boyolali. Kejadian ini sempat terekam kamera dan videonya tersebar di media sosial. Tampak dalam video ulat yang masih hidup berjalan […]

  • Pemkab Semarang Gunakan Mobil Skylift untuk Pemeliharaan PJU dan Traffic Light

    Pemkab Semarang Gunakan Mobil Skylift untuk Pemeliharaan PJU dan Traffic Light

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang gunakan mobil Skylift untuk pemeliharaan perlengkapan jalan. Sebagai contoh, perbaikan penerangan jalan umum (PJU) dan lampu pengatur lalu lintas (traffic light). Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang melalui Sekretaris Djoko Nurjanto mengatakan, pengadaan mobil Skylift di tahun 2025 menggantikan kendaraan serupa tahun 2002. Penggantian ini dilakukan untuk mendukung proses […]

  • sudamala

    Sudamala Resort Luncurkan Program Konservasi Terumbu Karang di Flores: Selamatkan Ekosistem Laut Indonesia

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Komitmen terhadap kelestarian lingkungan kembali diperlihatkan sektor pariwisata. Sudamala Resort Seraya, yang terletak di Pulau Seraya Kecil, Flores, resmi meluncurkan program konservasi terumbu karang. Inisiatif ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Yayasan Sudamala Bumi Insani (YSBI) dan organisasi lingkungan Blue Harmony Bali. Program ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk melindungi dan […]

  • Pemprov Jateng Bangun Peternakan Sapi Perah Seluas 710 Ha, Kapasitas 30 Ribu Ekor

    Pemprov Jateng Bangun Peternakan Sapi Perah Seluas 710 Ha, Kapasitas 30 Ribu Ekor

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Peternakan sapi perah terpadu dibangun di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Peternakan tersebut diperkirakan bakal memenuhi kapasitas mencapai 30 ribu ekor. “Ini merupakan peternakan dan pabrik susu terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara. Jadi Jawa Tengah akan lebih swasembada pangan terkait dengan produksi susu. Apalagi didukung juga oleh Menteri Pertanian,” kata […]

  • Heboh Parkir Bus Rp100 Ribu di Masjid Raya Sheikh Zayed, Pemkot Bakal Tindak Tegas

    Heboh Parkir Bus Rp100 Ribu di Masjid Raya Sheikh Zayed, Pemkot Bakal Tindak Tegas

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Heboh aduan warga tentang tarif parkir bus di Masjid Raya Sheikh Zayed, Surakarta, sebesar Rp100 ribu di bekas lahan Denbekang. Besaran tarif itu disebut sudah termasuk pelayanan atau servis untuk sopir bus. Terkait laporan warga itu, Wali Kota Solo, Respati Ardi, melakukan inspeksi mendadak. Pihaknya turut mengumpulkan para petugas parkir untuk mengetahui kondisi […]

  • Terungkap Faktor Penyebab Kematian Harimau Putih dari Semarang Zoo

    Terungkap Faktor Penyebab Kematian Harimau Putih dari Semarang Zoo

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terungkap faktor penyebab kematian harimau putih dari Semarang Zoo yang dipindahkan ke Ragunan Medan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto, menyebutkan bahwa kejadian itu terjadi pada Maret 2026 lalu. Harimau putih tersebut merupakan hasil kawin sedarah, sehingga DNA-nya dinilai sudah menyimpang. “Kejadian sudah Maret yang lalu itu. Sampai R Zoo Medan baik-baik […]

expand_less