Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah: Polri Gandeng FBI dan Otoritas Singapura Telusuri Aliran Uang Asing Rp543 Miliar

Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah: Polri Gandeng FBI dan Otoritas Singapura Telusuri Aliran Uang Asing Rp543 Miliar

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
  • visibility 44

Kabarjatengterkini.com– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah progresif dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Tidak tanggung-tanggung, Korps Bhayangkara resmi menggandeng Federal Bureau of Investigation (FBI), Kedutaan Besar Amerika Serikat, hingga otoritas keuangan Singapura untuk menelusuri keaslian serta asal-usul aliran dana asing bernilai fantastis yang disita penyidik.

Langkah kolaborasi internasional ini diambil menyusul ditemukannya barang bukti berupa mata uang asing berskala besar dalam penggeledahan di sejumlah lokasi. Selain dolar Amerika Serikat (USD) dan dolar Singapura (SGD), penyidik juga menyita uang tunai rupiah serta puluhan kilogram emas batangan.

Kolaborasi Global Lewat Joint Investigation

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menegaskan bahwa pelibatan lembaga internasional seperti FBI dan otoritas Singapura sangat krusial untuk memastikan validitas dan melacak paper trail (rekam jejak) dari mata uang asing yang menjadi barang bukti.

“Kami memiliki barang bukti berupa uang US dollar, Singapore dollar, rupiah, termasuk emas batangan. Nantinya akan dilakukan uji terhadap Singapore dollar dan US dollar bersama FBI, Kedutaan Besar Amerika Serikat, termasuk Kedutaan Singapura dan Bank Indonesia,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

Selain fokus pada mata uang asing, tim penyidik gabungan (joint investigation) juga menaruh perhatian serius pada aset berupa 74 kilogram emas batangan yang berhasil disita. Untuk memastikan berat riil, kadar kemurnian, serta nilai ekonomisnya, Polri bekerja sama dengan PT Pegadaian dan mengerahkan sejumlah tenaga ahli di bidang metalurgi dan taksir emas.

Menurut Budi, seluruh rangkaian pemeriksaan laboratorium dan verifikasi fisik ini merupakan bagian integral dari proses penyidikan yang komprehensif. Hasil dari uji forensik dan pelacakan internasional ini nantinya akan langsung dilampirkan ke dalam berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

“Ini merupakan suatu proses dalam penyerahan penanganan perkara lanjutan yang ditangani oleh joint investigation kepada Kejaksaan Agung,” tambahnya.

Kronologi Penggeledahan: Dari Cipete Hingga Rumah Mewah Sentul

Pengusutan kasus ini bergerak cepat setelah penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri melakukan penggeledahan maraton di 12 lokasi berbeda. Lokasi-lokasi tersebut tersebar mulai dari kawasan elit Cipete di Jakarta Selatan hingga kompleks perumahan mewah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi menemukan tumpukan uang tunai yang disimpan secara rapi, dengan rincian sebagai berikut:

1. Klaster Cipete (Resto de’Clan & Money Changer)

Di lokasi de’Clan Cipete, penyidik mengamankan sejumlah dokumen penting, gawai, serta uang tunai berupa:

  • SGD 3.130.000

  • USD 889.965

  • Rp259.159.000 Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah, total nilai sitaan di lokasi ini diperkirakan mencapai Rp60 miliar.

Tak jauh dari lokasi pertama, penyidik juga menggeledah sebuah money changer di kawasan Cipete. Hasilnya, polisi mengamankan 71 barang bukti yang mencakup 16 jenis mata uang asing berbeda dengan nilai total konversi mencapai Rp7,2 miliar.

2. Klaster Rumah Mewah Sentul

Bunker utama penyimpanan aset diduga berada di sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor. Di lokasi ini, penyidik menemukan barang bukti dalam jumlah yang jauh lebih mencengangkan, antara lain:

  • 74 Kilogram Emas Batangan

  • USD 4.767.300

  • SGD 14.083.800

  • Uang tunai Rp100.000.000

  • Dokumen transaksi, telepon seluler, serta foto-foto keluarga yang diduga kuat memegang kunci akses brankas penyimpanan.

Secara akumulatif, nilai uang tunai yang disita dari rumah mewah di Sentul ini ditaksir menembus angka Rp476 miliar. Jika ditotal secara keseluruhan dari ketiga klaster lokasi penggeledahan, jumlah uang tunai yang berhasil diamankan negara mencapai Rp543 miliar—angka yang belum termasuk nilai pasar dari 74 kilogram emas batangan.

Duduk Perkara dan Tersangka Kasus Korupsi

Dalam perkara kakap ini, Kortas Tipikor Polri telah resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka utama, yakni mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto. Penetapan status hukum ini dilakukan tidak lama setelah Febrie memilih mengundurkan diri dari posisinya di Kejaksaan Agung.

Febrie Adriansyah diduga kuat terlibat dalam pusaran tiga perkara dugaan korupsi besar yang saling berkaitan, yaitu:

  1. Sektor tata kelola pertambangan batu bara.

  2. Kasus tindak pidana korupsi di PT ASABRI (Persero).

  3. Kasus korupsi di PT Krakatau Steel (Persero).

Mengingat skala kasus dan dampaknya terhadap kerugian negara yang masif, proses penanganan perkara lanjutan ini akan tetap disupervisi secara ketat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta berada di bawah pengawasan ketat Komisi III DPR RI melalui mekanisme Panitia Kerja (Panja). Langkah ini diharapkan dapat menjamin transparansi dan akuntabilitas hukum hingga persidangan nanti.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mbah Tarman

    Tak Hanya Tipu Cek Rp3 M, Mbah Tarman Juga Gadaikan Mobil Rentalan Rp50 Juta

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kasus penipuan Mbah Tarman yang menikahi gadis belia 24 tahun di Pacitan, Jawa Timur, masih berlanjut. Kakek berusia 74 tahun itu tak hanya memalsukan mahar berupa cek Rp3 miliar, namun juga menggadaikan mobil rental. Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro mengatakan, Mbah Tarman menggadaikan mobil sewaan senilai Rp50 juta. Sebanyak Rp30 juta dari uang […]

  • semarang

    Pemkot Semarang Perkuat Kesiapsiagaan Arus Mudik-Balik Lebaran dengan Koordinasi Lintas Sektor

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memperkuat kesiapsiagaan arus mudik jelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, serta arus balik, dengan koordinasi lintas sektor. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengungkap, koordinasi antar lintas sektor tersebut turut melibatkan OPD-OPD di Pemkot Semarang, camat, Polrestabes Semarang, hingga sejumlah stakeholder strategis, seperti Bank Indonesia, Pertamina, PT KAI, Pelindo, […]

  • Heboh Jual-Beli Beras Program Bantuan Pangan Secara Daring, DKPP Klaten Bakal Telusuri

    Heboh Jual-Beli Beras Program Bantuan Pangan Secara Daring, DKPP Klaten Bakal Telusuri

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Heboh informasi mengenai beras program bantuan pangan 2026 diperjualbelikan di media sosial (medsos). Salah satu unggahan menyebutkan bahwa beras kualitas medium ukuran 10 kilogram itu dijual seharga Rp90 ribu. Selain itu, pemilik akun juga mencantumkan nama wilayah, yakni Kecamatan Bayat, beserta nomor telepon yang bisa dihubungi. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan […]

  • hormuz

    Ketegangan di Selat Hormuz: IRGC Iran Beri ‘Peringatan Terakhir’ ke Kapal Perusak AS, Dunia di Ambang Perang?

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Eskalasi militer di titik nadi perdagangan energi dunia, Selat Hormuz, mencapai titik didih yang sangat mengkhawatirkan. Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran baru saja merilis bukti rekaman audio dan video yang memperlihatkan konfrontasi jarak dekat antara kapal perang mereka dengan dua kapal perusak (destroyer) milik Amerika Serikat di perairan Teluk Oman. Insiden […]

  • Pembahasan Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan Pembuatan Dry Port Setelah Lebaran

    Pembahasan Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan Pembuatan Dry Port Setelah Lebaran

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pembahasan revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang bakal dilanjutkan setelah Lebaran 2026. Pembahasan tersebut termasuk rencana pembuatan tempat bongkar muat (dry port) di Kabupaten Batang. Pembuatan dry port dinilai mendukung perkembangan kawasan industri di Jateng yang sedang bertumbuh pesat. Terlebih, Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang banyak menyumbang pergerakan kontainer di Indonesia. “Sejumlah […]

  • mars

    Meteorit Mars Terbesar di Bumi Terjual Rp86,5 Miliar, Cetak Rekor Dunia!

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 438
    • 0Komentar

      Jakarta, Kabarjatengterkini.com — Dunia lelang kembali mencatat sejarah luar biasa. Sebuah meteorit Mars langka seberat 24,5 kilogram, yang dinamai NWA 16788, berhasil terjual dengan harga fantastis US$ 5,3 juta atau setara dengan Rp 86,5 miliar (dengan kurs Rp 16.329,1). Lelang ini digelar oleh rumah lelang ternama Sotheby’s dan mencetak rekor dunia sebagai meteorit termahal […]

expand_less