Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah: Polri Gandeng FBI dan Otoritas Singapura Telusuri Aliran Uang Asing Rp543 Miliar

Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah: Polri Gandeng FBI dan Otoritas Singapura Telusuri Aliran Uang Asing Rp543 Miliar

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
  • visibility 34

Kabarjatengterkini.com– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah progresif dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Tidak tanggung-tanggung, Korps Bhayangkara resmi menggandeng Federal Bureau of Investigation (FBI), Kedutaan Besar Amerika Serikat, hingga otoritas keuangan Singapura untuk menelusuri keaslian serta asal-usul aliran dana asing bernilai fantastis yang disita penyidik.

Langkah kolaborasi internasional ini diambil menyusul ditemukannya barang bukti berupa mata uang asing berskala besar dalam penggeledahan di sejumlah lokasi. Selain dolar Amerika Serikat (USD) dan dolar Singapura (SGD), penyidik juga menyita uang tunai rupiah serta puluhan kilogram emas batangan.

Kolaborasi Global Lewat Joint Investigation

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menegaskan bahwa pelibatan lembaga internasional seperti FBI dan otoritas Singapura sangat krusial untuk memastikan validitas dan melacak paper trail (rekam jejak) dari mata uang asing yang menjadi barang bukti.

“Kami memiliki barang bukti berupa uang US dollar, Singapore dollar, rupiah, termasuk emas batangan. Nantinya akan dilakukan uji terhadap Singapore dollar dan US dollar bersama FBI, Kedutaan Besar Amerika Serikat, termasuk Kedutaan Singapura dan Bank Indonesia,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

Selain fokus pada mata uang asing, tim penyidik gabungan (joint investigation) juga menaruh perhatian serius pada aset berupa 74 kilogram emas batangan yang berhasil disita. Untuk memastikan berat riil, kadar kemurnian, serta nilai ekonomisnya, Polri bekerja sama dengan PT Pegadaian dan mengerahkan sejumlah tenaga ahli di bidang metalurgi dan taksir emas.

Menurut Budi, seluruh rangkaian pemeriksaan laboratorium dan verifikasi fisik ini merupakan bagian integral dari proses penyidikan yang komprehensif. Hasil dari uji forensik dan pelacakan internasional ini nantinya akan langsung dilampirkan ke dalam berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

“Ini merupakan suatu proses dalam penyerahan penanganan perkara lanjutan yang ditangani oleh joint investigation kepada Kejaksaan Agung,” tambahnya.

Kronologi Penggeledahan: Dari Cipete Hingga Rumah Mewah Sentul

Pengusutan kasus ini bergerak cepat setelah penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri melakukan penggeledahan maraton di 12 lokasi berbeda. Lokasi-lokasi tersebut tersebar mulai dari kawasan elit Cipete di Jakarta Selatan hingga kompleks perumahan mewah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi menemukan tumpukan uang tunai yang disimpan secara rapi, dengan rincian sebagai berikut:

1. Klaster Cipete (Resto de’Clan & Money Changer)

Di lokasi de’Clan Cipete, penyidik mengamankan sejumlah dokumen penting, gawai, serta uang tunai berupa:

  • SGD 3.130.000

  • USD 889.965

  • Rp259.159.000 Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah, total nilai sitaan di lokasi ini diperkirakan mencapai Rp60 miliar.

Tak jauh dari lokasi pertama, penyidik juga menggeledah sebuah money changer di kawasan Cipete. Hasilnya, polisi mengamankan 71 barang bukti yang mencakup 16 jenis mata uang asing berbeda dengan nilai total konversi mencapai Rp7,2 miliar.

2. Klaster Rumah Mewah Sentul

Bunker utama penyimpanan aset diduga berada di sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor. Di lokasi ini, penyidik menemukan barang bukti dalam jumlah yang jauh lebih mencengangkan, antara lain:

  • 74 Kilogram Emas Batangan

  • USD 4.767.300

  • SGD 14.083.800

  • Uang tunai Rp100.000.000

  • Dokumen transaksi, telepon seluler, serta foto-foto keluarga yang diduga kuat memegang kunci akses brankas penyimpanan.

Secara akumulatif, nilai uang tunai yang disita dari rumah mewah di Sentul ini ditaksir menembus angka Rp476 miliar. Jika ditotal secara keseluruhan dari ketiga klaster lokasi penggeledahan, jumlah uang tunai yang berhasil diamankan negara mencapai Rp543 miliar—angka yang belum termasuk nilai pasar dari 74 kilogram emas batangan.

Duduk Perkara dan Tersangka Kasus Korupsi

Dalam perkara kakap ini, Kortas Tipikor Polri telah resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka utama, yakni mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto. Penetapan status hukum ini dilakukan tidak lama setelah Febrie memilih mengundurkan diri dari posisinya di Kejaksaan Agung.

Febrie Adriansyah diduga kuat terlibat dalam pusaran tiga perkara dugaan korupsi besar yang saling berkaitan, yaitu:

  1. Sektor tata kelola pertambangan batu bara.

  2. Kasus tindak pidana korupsi di PT ASABRI (Persero).

  3. Kasus korupsi di PT Krakatau Steel (Persero).

Mengingat skala kasus dan dampaknya terhadap kerugian negara yang masif, proses penanganan perkara lanjutan ini akan tetap disupervisi secara ketat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta berada di bawah pengawasan ketat Komisi III DPR RI melalui mekanisme Panitia Kerja (Panja). Langkah ini diharapkan dapat menjamin transparansi dan akuntabilitas hukum hingga persidangan nanti.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Tarawih Keliling, Agustina Sebut Al-Quran Ajarkan Kebijaksanaan

    Hadiri Tarawih Keliling, Agustina Sebut Al-Quran Ajarkan Kebijaksanaan

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang digelar pada Jumat (6/3/2026) di lapangan depan eks Wonderia, Tegalsari, Kecamatan Candisari. Gelaran ini menjadi bagian dari Safari Ramadan yang dihadiri oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dan Iswar Aminuddin, serta sejumlah jajaran Forkopimda Kota Semarang, tokoh agama, serta […]

  • bilqis

    Polrestabes Makassar Tangkap 4 Pelaku Penculikan Bilqis, Motif Diduga Butuh Uang

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Kasus penculikan anak yang sempat menggegerkan publik, Bilqis (4 tahun), akhirnya membuahkan hasil setelah Polrestabes Makassar berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut. Salah satu pelaku, Sri Yuliana alias Ana (30 tahun), mengaku kepada polisi bahwa penculikan itu awalnya dilakukan dengan alasan ingin merawat Bilqis. Kepada petugas, Ana mengaku bahwa pertemuannya […]

  • gugatan

    Apple Terancam Gugatan Rp30 Triliun di Inggris, Pengadilan Izinkan Kasus Dugaan Manipulasi Baterai iPhone Berlanjut

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Apple, kini menghadapi tekanan hukum serius di Inggris. Upaya perusahaan untuk menghentikan gugatan massal (class action) terkait dugaan manipulasi baterai iPhone resmi kandas setelah Pengadilan Banding Kompetisi (Competition Appeal Tribunal/CAT) di London memutuskan bahwa perkara tersebut dapat berlanjut ke persidangan. Nilai gugatan yang diajukan mencapai 1,6 miliar poundsterling atau […]

  • Pemprov Jateng Terus Upayakan Tekan Angka Kasus Kematian Ibu dan Bayi

    Pemprov Jateng Terus Upayakan Tekan Angka Kasus Kematian Ibu dan Bayi

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah upaya telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai pencegahan kematian ibu dan bayi. Beberapa di antaranya enam kali pemeriksaan dan dua kali USG gratis bagi ibu hamil, serta pendampingan kehamilan berisiko tinggi. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar mengatakan, kasus kematian ibu dan anak bisa dicegah mulai dari sosialisasi […]

  • Provinsi Jateng Disebut Punya Potensi Besar dalam Pengembangan Ekonomi Syariah

    Provinsi Jateng Disebut Punya Potensi Besar dalam Pengembangan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 190
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor ekonomi Syariah. Terlebih, Pemprov Jateng telah memasukkan muatan ekonomi syariah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Dukungan Jawa Tengah terhadap penguatan ekonomi syariah ini luar biasa,” kata Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Emir Hidayat baru-baru […]

  • lansia

    Kisah Nenek Elina Widjajanti (80), Lansia yang Diusir Paksa dari Rumahnya di Surabaya

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sejumlah peristiwa memilukan terjadi di penghujung tahun 2025. Salah satunya menimpa Nenek Elina Widjajanti (80), seorang lansia asal Surabaya yang diduga diusir secara paksa dari rumahnya sendiri. Kasus ini mencuat ke publik karena melibatkan dugaan kekerasan, pengrusakan rumah, hingga kejanggalan dokumen kepemilikan tanah. Peristiwa pengusiran paksa terhadap Nenek Elina telah berlangsung sejak 6 Agustus […]

expand_less