Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Presiden RI Instruksikan Cari Alternatif Impor BBM dan Gas di Semua Negara

Presiden RI Instruksikan Cari Alternatif Impor BBM dan Gas di Semua Negara

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
  • visibility 59

Kabarjatengterkini.com – Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan Kementerian ESDM mencari alternatif impor bahan bakar minyak (BBM) dan gas. Hal ini dilakukan dalam rangka memenuhi pasokan energi saat terjadi gejolak di Timur Tengah.

Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat meninjau persediaan BBM di SPBU Bolon, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Ia menyebutkan, saat ini, solar dipenuhi tanpa impor, sementara bensin impor 50 persen, dan elpiji impor sekitar 70 persen.

“Pak Presiden memerintahkan kepada saya dan tim mencari pasokan-pasokan minyak kita di hampir semua negara. Dan mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita,” kata Bahlil, Kamis (26/3/2026), dikutip Detik.

“Solar kita Insya Allah tidak lagi lalukan impor, jadi clear. BBM dalam bentuk bensin sebagian 50 persen kita masih impor, sebagian dalam negeri. Tetapi kita sudah mencari alternatif. Elpiji kita masih impor kurang lebih 70 persen dari kebutuhan kita,” lanjut dia.

Ia membenarkan bahwa perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran berdampak pada distribusi BBM dan gas. Terlebih, pasokan minyak Indonesia sekitar 20 persen masih bergantung dari negara-negara di sekitar Selat Hormuz.

Terkait isu kenaikan harga, pihaknya memastikan belum ada perintah dari pusat untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya memenuhi kebutuhan minyak di dalam negeri.

“Atas perintah pak presiden hampir tiap hari kami diperintahkan untuk mengecek betul tentang kebutuhan rakyat terutama di BBM pada saat arus mudik dan kembali. Seperti yang saya sampaikan di awal, Insya Allah pemerintah akan menjaga pasokan energi, cadangan energi kita, dan harga,”

Lebih lanjut, ia melarang aktivitas penimbunan BBM dan akan menindak keras para oknum yang nekat melakukan aksi tersebut.

“Mau dia oknum aparat, oknum sipil, dalam kondisi negara seperti ini, dia mau main-main dengan BBM saya tidak pandang bulu. Ini untuk kebaikan rakyat kita, untuk kebaikan ibu Pertiwi,” lanjutnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemerintah

    Pemerintah Targetkan Penerimaan Negara Rp 3.147,7 Triliun di 2026, Sri Mulyani Paparkan Strategi Optimalisasi Pajak dan PNBP

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Pemerintah menargetkan penerimaan negara pada tahun 2026 mencapai Rp 3.147,7 triliun, angka yang disebut cukup ambisius oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Target ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR, Kamis (21/8/2025), sebagai tanggapan atas pandangan fraksi terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Dalam pernyataannya di hadapan pimpinan dan […]

  • bosan

    Anak Sering Bosan di Rumah? Ini 4 Cara Efektif Mengatasinya

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Ketika anak terlalu lama berada di rumah, rasa bosan adalah hal yang sangat wajar. Namun, jika dibiarkan, rasa bosan dapat memengaruhi mood, kreativitas, hingga perilaku mereka sehari-hari. Banyak orang tua kerap kebingungan karena anak terlihat gelisah, mudah marah, dan menolak melakukan aktivitas apa pun. Untuk itu, penting bagi orang tua memahami cara efektif menghadapi […]

  • israel

    Korban Serangan AS-Israel di Iran Tembus 1.045

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Kabut duka kian pekat menyelimuti Iran setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel menewaskan ribuan warga. Hingga Rabu (4/3/2026), jumlah korban jiwa dilaporkan telah menembus angka 1.045 orang, menurut data terbaru yang dirilis oleh kantor berita Tasnim News Agency, mengutip laporan resmi dari Iranian Foundation of Martyrs and Veterans Affairs. Lonjakan angka […]

  • Pemprov Percepat Penerbitan SLHS untuk SPPG Jateng: Bukan Berarti Diobral

    Pemprov Percepat Penerbitan SLHS untuk SPPG Jateng: Bukan Berarti Diobral

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 144
    • 0Komentar

        Kabarjatengterkini.com – Penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah bakal dipercepat. Hal ini dilakukan demi melancarkan operasional seluruh SPPG di wilayahnya. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan penerbitan setifikat dilakukan sesuai alur dan koridor aturan, sehingga tidak mengurangi esensi keamanan pangan. Terlebih, hal itu […]

  • Pemilik Sebut Kompensasi Rp1 M Buntut Polemik Kandang Babi-SPPG di Sragen

    Pemilik Sebut Kompensasi Rp1 M Buntut Polemik Kandang Babi-SPPG di Sragen

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sragen, Kabarjatengterkini.com – Pemilik peternakan babi yang sempat berselisih dengan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banaran minta kompensasi. Adapun besaran uang penggantian tersebut mencapai Rp1 miliar. Sebelumnya, ia menyebutkan angka Rp2 miliar setelah mendengar kabar peternakan miliknya harus ditutup karena tidak diperbolehkan berdekatan dengan SPPG. Namun, akhirnya, ia menurunkan jumlah kompensasi Rp1 miliar. “Iya […]

  • ASN Harus Kerja Kreatif dan Inovatif, Gubernur Jateng: Perlu Terobosan Masing-masing OPD

    ASN Harus Kerja Kreatif dan Inovatif, Gubernur Jateng: Perlu Terobosan Masing-masing OPD

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah diharapkan bisa bekerja lebih kreatif dan inovatif. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa birokrasi tidak hanya berorientasi pada eksekusi anggaran, tetapi juga perlu terobosan, inisiatif, dan kesadaran kolektif untuk menghasilkan pelayanan maksimal. “Kita tidak akan punya hasil maksimal kalau hanya mengandalkan rutinitas,” ujar Luthfi, […]

expand_less