Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Resep Nasi Boranan Khas Lamongan, Sajian Tradisional dengan Cita Rasa Menggoda

Resep Nasi Boranan Khas Lamongan, Sajian Tradisional dengan Cita Rasa Menggoda

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
  • visibility 498

Kabarjatengterkini.com- Lamongan tak hanya dikenal dengan soto dan tahu campurnya. Di balik popularitas kuliner tersebut, ada satu sajian tradisional yang tak kalah lezat dan menggoda: Nasi Boranan. Makanan khas Lamongan ini mulai dikenal luas karena keunikannya—baik dari sisi rasa, bahan, maupun penyajiannya yang autentik. Artikel ini akan mengulas secara lengkap resep Nasi Boranan khas Lamongan, cara membuatnya, serta nilai budaya yang melekat pada kuliner tradisional ini.

Apa Itu Nasi Boranan?

Nasi Boranan adalah hidangan khas Lamongan, Jawa Timur, yang terdiri dari nasi putih hangat, lauk beraneka macam, sambal pedas, serundeng kelapa, serta bumbu khas bernama bumbu boran. Lauk yang biasa digunakan antara lain ayam goreng, empal, telur asin, dan rempeyek. Semua disajikan dalam pincuk (daun pisang yang dilipat seperti mangkuk), menambah nuansa tradisional yang kental.

Keunikan nasi boranan terletak pada bumbu boran, yaitu bumbu yang terbuat dari rempah dan kelapa yang dihaluskan, kemudian disiram di atas nasi dan lauk. Rasanya gurih, pedas, dan sedikit manis, menciptakan perpaduan cita rasa yang sulit dilupakan.

Bahan dan Resep Nasi Boranan Khas Lamongan

1. Bahan Utama:

  • Nasi putih hangat secukupnya

  • Ayam goreng (bagian dada atau paha)

  • Telur asin (opsional)

  • Rempeyek kacang atau teri

  • Serundeng kelapa

2. Bahan Bumbu Boran:

  • 100 gram kelapa parut sangrai

  • 5 siung bawang merah

  • 4 siung bawang putih

  • 5 buah cabai merah keriting

  • 3 buah cabai rawit merah (opsional untuk rasa pedas)

  • 3 butir kemiri

  • 1 sdt ketumbar sangrai

  • 1 cm kencur

  • 1 sdt garam

  • 1/2 sdt gula merah

  • Air secukupnya

  • Minyak untuk menumis

Cara Membuat Nasi Boranan yang Enak dan Autentik

1. Membuat Bumbu Boran:

  1. Haluskan semua bahan bumbu boran menggunakan cobek atau blender. Tambahkan sedikit air jika perlu.

  2. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak hingga harum dan matang.

  3. Masukkan kelapa parut sangrai dan aduk rata dengan bumbu.

  4. Tambahkan garam dan gula merah, koreksi rasa.

  5. Masak hingga bumbu agak kering dan berminyak, lalu angkat.

2. Menggoreng Ayam:

  • Lumuri ayam dengan bumbu ungkep khas Jawa Timur (bawang putih, ketumbar, garam, kunyit, dan lengkuas).

  • Ungkep ayam hingga empuk, lalu goreng hingga kulitnya renyah.

3. Penyajian:

  • Ambil selembar daun pisang sebagai alas (atau bisa pakai piring biasa).

  • Letakkan nasi hangat secukupnya.

  • Tambahkan ayam goreng, telur asin, rempeyek, dan serundeng.

  • Siram dengan bumbu boran di atas nasi dan lauk.

  • Nasi Boranan siap dinikmati!

Tips Memasak Nasi Boranan yang Lezat

  • Gunakan kelapa parut segar untuk rasa yang lebih gurih.

  • Bumbu boran bisa dibuat agak pedas jika menyukai sensasi yang lebih berani.

  • Tambahkan lalapan seperti kemangi, mentimun, dan kol agar sajian makin segar.

  • Untuk variasi lauk, Anda bisa menambahkan bandeng presto atau jangan pedhes (sayur pedas) khas Lamongan.

Nilai Budaya dalam Kuliner Nasi Boranan

Nasi Boranan bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas kuliner Lamongan. Istilah “boran” merujuk pada wadah anyaman bambu berbentuk besar yang biasa digunakan oleh para penjual untuk membawa nasi dan lauk pauk. Tradisi menjajakan nasi boranan dengan cara dipikul atau menggunakan gerobak masih bisa ditemui di berbagai sudut kota Lamongan.

Hidangan ini sering hadir dalam acara keluarga, perayaan adat, hingga dijajakan di pasar tradisional dan pinggir jalan. Keunikan penyajian dalam daun pisang memberikan sentuhan lokal yang ramah lingkungan dan sarat makna.

Nasi Boranan dan Popularitasnya di Era Modern

Dengan semakin banyaknya konten kuliner di media sosial, resep nasi boranan khas Lamongan kini mulai dikenal luas hingga ke luar Jawa Timur. Banyak food vlogger dan pecinta kuliner mulai mencoba membuat versi nasi boranan sendiri di rumah.

Restoran dan warung khas Lamongan di kota-kota besar seperti Surabaya, Jakarta, bahkan Bandung, mulai menyertakan nasi boranan dalam menu mereka. Hal ini menunjukkan bahwa cita rasa tradisional tetap mendapat tempat istimewa di tengah perkembangan zaman.

Nasi Boranan khas Lamongan adalah perpaduan harmonis antara rasa gurih, pedas, dan manis yang dibalut dalam kesederhanaan budaya Jawa Timur. Dengan resep nasi boranan yang mudah dibuat, siapa pun bisa mencoba memasak sendiri di rumah dan merasakan kekayaan kuliner tradisional Indonesia.

Jika Anda ingin mengeksplorasi masakan nusantara yang belum banyak diketahui, Nasi Boranan adalah pilihan tepat. Sajikan untuk keluarga atau bahkan sebagai ide usaha kuliner rumahan yang menjanjikan.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • rachel vennya

    Sengketa Rumah Xabiru: Rachel Vennya Rugi Miliaran, Kuasa Hukum Sebut Okin Ingkar Janji

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Perselisihan antara selebgram Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin, memasuki babak baru yang kian memanas. Kuasa hukum Rachel Vennya, Sangun Ragahdo, membeberkan kerugian materiil fantastis yang dialami kliennya terkait rumah yang diperuntukkan bagi putra sulung mereka, Xabiru Oshe Al Hakim. Konflik ini mencuat ke publik setelah muncul dugaan bahwa Okin […]

  • Pemkot Pekalongan Janji Tidak Publikasi Identitas Warga yang Kembalikan Barang Jarahan

    Pemkot Pekalongan Janji Tidak Publikasi Identitas Warga yang Kembalikan Barang Jarahan

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan tekankan tidak akan mempublikasi identitas warga yang mengembalikan barang-barang jarahan dari kompleks gedung Pemkot dan DPRD saat kerusuhan terjadi beberapa waktu lalu. Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, instansi terkait telah mendeteksi beberapa pelaku penjarahan pada Minggu (31/8/2025). Meski demikian, pihaknya ingin meminta itikad baik oknum […]

  • Indonesia Diminta Kirim Perwira untuk Jadi Wakil Komandan ISF

    Indonesia Diminta Kirim Perwira untuk Jadi Wakil Komandan ISF

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Indonesia diminta untuk memilih satu perwira TNI terbaik yang akan menempati posisi Wakil Komandan (Deputy Commander) International Stabilization Force (ISF). “Saya juga ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan, dan Indonesia telah menerima, posisi Wakil Komandan untuk ISF,” kata Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, Kamis (19/2/2026), dikutip Kompas. ISF bertugas mendukung misi […]

  • febrie

    Diperiksa 10 Jam Kasus Asabri, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tidak Ditahan

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tidak ditahan usai menjalani pemeriksaan maraton sebagai tersangka di Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Jumat (17/7/2026). Pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih 10 jam tersebut berfokus pada dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam penanganan perkara PT Asabri. Kuasa hukum Febrie […]

  • Warga Jateng Diimbau Tetap Waspada Hadapi Puncak Hujan Bulan November-Desember 2025

    Warga Jateng Diimbau Tetap Waspada Hadapi Puncak Hujan Bulan November-Desember 2025

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Masyarakat Jawa Tengah diimbau tetap waspada dalam menghadapi puncak musim hujan pada November hingga Desember 2025. Selama masa tersebut, diperediksi akan turun hujan dengan intensitas yang signifikan. “Ini peralihan musim kemarau ke musim penghujan, jadi harus waspada. Dan puncak hujan di November-Desember, akan terjadi hujan yang signifikan,” Supervisi Operasional Modifikasi Cuaca Posko Jawa […]

  • Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi

    Pemprov Jateng Imbau ASN Bersepeda ke Kantor untuk Hemat BBM

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) imbau aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk mengayuh sepeda ke kantor. Imbauan ini berkaitan dengan langkah pemerintah pusat dalam menghemat energi, termasuk BBM, di tengah ketidakpastian global. “Kita sudah bikin rengrengan, sudah kita kalkulasi. Nek (kalau) perlu besok hari tertentu semua ASN kita naik sepeda dengan […]

expand_less