Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Batang Dipidanakan karena Ubah Sawah Jadi Tambak Udang

Warga Batang Dipidanakan karena Ubah Sawah Jadi Tambak Udang

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
  • visibility 86

Kabarjatengterkini.com – Warga Desa Sembojo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, inisial AMP (28) jadi tersangka buntut mengubah lahan sawah jadi tambak udang. Aksi tersebut dipidanakan karena sawah yang diubah peruntukannya merupakan lahan sawah dilindungi (LSD).

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Tengah, Kombes Djoko Julianto, menyebutkan tambak udang ilegal itu dibangun di LSD wilayah Dukuh Roban Timur, Desa Sengon, Kecamatan Subah, dan dianggap merugikan negara.

“Untuk lokasi itu memang tidak bisa digunakan sebagai usaha tambak udang. Yang kedua, dia juga ada izin sebagian tapi di luar koordinat. Jadi, koordinatnya cuma hanya sebagian dan sebagian besar dia di luar koordinat yang melakukan kegiatan tanpa izin,” kata dia, Rabu (10/6/2026), dikutip Detik.

“Sekaligus ini juga tidak memberikan pajak kepada negara terutama di kabupaten kota yang ada di lokasi-lokasi tambak tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya, polisi mendapat laporan dari masyarakat, kemudian berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan provinsi untuk memeriksa lokasi secara langsung. Hasilnya, ada beberapa perizinan yang tidak lengkap.

“Tempat usaha yang dilakukan oleh pelaku adalah tempat yang tidak seharusnya dilakukan pengolahan udang sehingga di situlah kita bisa mendapatkan informasi,” urai Djoko.

“Kita bisa membuktikan bahwasanya pelaku melakukan usaha di luar koordinat. Setelah itu kita lakukan perizinan, cek surat perizinan semuanya memang tidak semua lengkap,” lanjut dia.

Akibat perbuatan pelaku, negara mengalami kerugian materiil hingga puluhan miliar rupiah. Ia menyebut, setidaknya diperlukan Rp 32 miliar agar fungsi lahan itu dapat kembali. Atas perbuatannya, ia terancam bui selama 5 tahun.

“Dibutuhkan biaya kurang lebih Rp 32 miliar untuk mengembalikan fungsi lahan tersebut,” terang Djoko.

Pelaku juga telah ditetapkan sebagai tersangka pada Mei 2026. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 72 Ayat (1) Jo Pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan sebagaimana diubah dalam Bab VIII Bagian Ketiga Pasal 72 Ayat (1) Jo Pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang, Jo Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Dan/atau Pasal 70 Ayat (1) Jo Pasal 61 Huruf B Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang sebagaimana diubah dalam Bab III Bagian 3 Paragraf 2 Pasal 70 Ayat (1) Jo Pasal 61 Huruf B Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang Jo Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 1 miliar.

“Ancaman (pidana penjara maksimal) 5 tahun dengan denda (paling banyak) Rp 1 miliar,” lanjut dia.

Polisi juga mengamankan barang bukti yaitu dua buah karung bekas pakan udang, satu unit kincir tambak atau paddle wheel untuk sirkulasi air pada lokasi tambak, satu unit motor dinamo listrik, dan satu bendel print out lembar Perizinan Berusaha Berbasis Risiko atas nama tersangka. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • program

    Sukseskan Program MBG, Presiden Prabowo Puji Polri Bangun 1.000 Dapur Terbaik

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap komitmen dan kontribusi nyata Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung program strategis nasional. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah peran aktif Korps Bhayangkara dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan infrastruktur krusial di berbagai daerah. Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh […]

  • Usulan Pembangunan Hunian Korban Bencana di Sumatera, Anggaran Mulai Rp30 Juta

    Usulan Pembangunan Hunian Korban Bencana di Sumatera, Anggaran Mulai Rp30 Juta

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Korban terdampak banjir dan tanah longsor Sumatera disebut bakal terima bantuan dalam bentuk hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Diketahui, ada puluhan ribu rumah yang rusak akibat bencana tersebut. “Rumah masyarakat yang rusak itu sampai 37.546 rumah baik yang rusak berat-rusak berat ini termasuk yang hilang kena sapu banjir-kemudian rusak sedang, dan […]

  • korban

    Tragedi Ambruknya Musala Al Khoziny: 49 Korban Tewas, Pencarian Masih Terus Berlanjut

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Tragedi ambruknya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, pada Minggu (5/10), semakin memperlihatkan dampak buruknya. Hingga malam hari, jumlah korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut terus meningkat, mencapai angka 49 orang. Data terbaru yang dihimpun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa tim pencari berhasil menemukan tambahan 24 jenazah, yang sebelumnya tertimbun […]

  • Pemprov Jateng Percepat Pengembangan Pelabuhan Semarang dan Batang

    Pemprov Jateng Percepat Pengembangan Pelabuhan Semarang dan Batang

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mempercepat pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Multipurpose Batang. Ini menjadi komitmen pemprov dalam meningkatkan nilai investasi sekaligus mendongkrak perekonomian daerah. Perlu diketahui, pelabuhan memiliki peran penting dalam menunjang distrubusi logistik di sektor industri. “Jawa Tengah harus punya daya dobrak untuk meningkatkan perekonomian,” kata Luthfi Menurutnya, kondisi […]

  • Jalan Penghubung Desa Sukoharjo-Mataraman Rusak Parah, DPUTR Pati: Masuk Aset Desa

    Jalan Penghubung Desa Sukoharjo-Mataraman Rusak Parah, DPUTR Pati: Masuk Aset Desa

    • calendar_month Sel, 13 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Salah satu jalan penghubung antardesa di Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, rusak parah. Kerusakan jalan tersebut tepatnya berada di antara Desa Sukoharjo dan Desa Mataraman. Hal tersebut sudah dikeluhkan oleh warga setempat. Meski demikian, belum ada perbaikan dari pemerintah desa maupun daerah. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto […]

  • Jaksa Tuntut Oknum Polisi Penembak Pelajar di Semarang 15 Tahun Penjara

    Jaksa Tuntut Oknum Polisi Penembak Pelajar di Semarang 15 Tahun Penjara

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menuntut oknum polisi penembak pelajar SMKN 4 Semarang, 15 tahun penjara. Oknum polisi bernama Aipda Robig Zaenudin itu juga dituntut untuk membayar denda sebesar Rp200 juta. Jika tidak dibayarkan, akan diganti dengan kurungan enam bulan. Terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 80 ayat 3 dan 1 Undang-Undang […]

expand_less