Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ratusan Mualaf di Kabupaten Pati Terima Santuan di Bulan Ramadan

Ratusan Mualaf di Kabupaten Pati Terima Santuan di Bulan Ramadan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
  • visibility 159

Pati, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 300 mualaf se-Kabupaten Pati menerima santunan dan paket bingkisan di momen bulan Ramadan 1447 Hijriah ini.

Paket bantuan itu berupa beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 kilogram, teh, mi instan 5 bungkus, 1 buah sajadah, dan uang tunai sebesar Rp 150 ribu.

Santunan dan paket Ramadan itu berasal dari kolaborasi Baznas Pati dan Rumah Mualaf MUI. Adapun penyerahannya dilakukan di Pendopo Kabupaten Pati beberapa hari yang lalu, dengan dihadiri oleh Plt Bupati Pati Risma Ardhi Candra.

Risma menyampaikan, penyerahan santunan dan bingkisan Ramadan bertujuan sebagai dukungan moral, sosial, dan pembinaan keagamaan bagi para mualaf. Harapannya, hal tersebut kian memperkuat pertalian persaudaraan antara umat Islam.

“Berkah Ramadan dirancang tidak sekadar sebagai agenda seremonial, tetapi sebagai wujud nyata kasih sayang dan tanggung jawab sosial-keagamaan kepada saudara-saudara mualaf,” tegas Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Sabtu (28/2/2026).

Lebih lanjut, pihaknya juga mendorong adanya pendampingan berkelanjutan bagi para mualaf agar tidak merasa berjalan sendiri dalam mempelajari agama Islam, sekaligus untuk memperkuat posisi mereka di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata kepedulian dan kasih sayang kita bersama agar saudara-saudara mualaf semakin kuat menapaki jalan keislamannya,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Baznas Kabupaten Pati turut berterima kasih kepada pemerintah dan masyarakat, sehingga program zakat dan sedekah berjalan optimal. Harapannya, ibadah dan kebaikan yang dilakukan di bulan Ramadan mendatangkan berkah langsung.

“Kekuatan sedekah dan kepedulian ASN menjadi fondasi utama berjalannya program Berkah Ramadan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata Plt. Ketua Baznas Kabupaten Pati, Sunarwi.

Menurutnya, selain bantuan materiil, pembinaan keagamaan juga terus diperkuat melalui majelis taklim mualaf yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini berguna membangun rasa percaya diri, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di antara para peserta. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • mtq nasional

    Pemkot Semarang Siapkan Event MTQ Nasional ke-31, 11 Ribu Tamu Diperkirakan Hadir

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang bakal jadi tuan rumah gelaran MTQ Nasional ke-31 pada bulan September mendatang. Ribuan tamu dari seluruh Indonesia diperkirakan hadir dalam acara tersebut. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyampaikan kesiapannya atas kesempatan yang diberikan untuk menyelenggarakan event besar tersebut. Ini juga menjadi suatu kehormatan, pasalnya MTQ Nasional terakhir digelar di Semarang […]

  • demam

    Waspada! Demam dan Radang Tenggorokan Bisa Picu Penyakit Jantung Reumatik

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Demam dan sakit tenggorokan yang dianggap “biasa” ternyata dapat berkembang menjadi kondisi serius yakni Penyakit Jantung Reumatik (PJR)  sebuah penyakit jantung yang timbul sebagai komplikasi dari Demam Rematik Akut (DRA) akibat infeksi bakteri Streptococcus pyogenes (Group A Streptococcus). Artikel berikut akan menguraikan bagaimana proses ini terjadi, siapa yang berisiko, data terkini, serta langkah pencegahan […]

  • Terungkap Penyebab Api Abadi Mrapen Padam, Dinas ESDM Jateng: Tersumbat Lumpur

    Terungkap Penyebab Api Abadi Mrapen Padam karena Tersumbat Lumpur

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Grobogan, Kabarjatengterkini.com – Terungkap penyebab padamnya Api Abadi Mrapen sejak awal tahun 2026 yang lalu. Kobaran api tersebut bisa mati karena saluran gas di bawahnya tersumbat dengan lumpur. “Prinsipnya, si gas ini tertutup sama media yang namanya lumpur, jadi terhambat jalannya gas itu,” kata Kabid Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Dinas ESDM Jateng, Dwi […]

  • Puncak Musim Hujan Bulan Januari Berpotensi Terjadi Bencana Hidrometeorologi

    Puncak Musim Hujan Bulan Januari Berpotensi Terjadi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) imbau masyarakat waspada terhadap puncak musim hujan yang terjadi pada bulan Januari 2026 ini. Sementara itu, sejumlah wilayah di Kudus-Pati-Rembang telah terdampak banjir. Adapun banjir yang merendam wilayah-wilayah tersebut dipicu karena cuaca ekstrem, serta hujan intensitas sedang hingga lebat selama beberapa hari terakhir. Cuaca ekstrem itu berpotensi […]

  • tips

    5 Tips Membuat Chicken Popcorn Sambal Matah ala Kafe Bali, Renyah & Wangi Segar!

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Ingin menyajikan camilan spesial yang kekinian dan menggugah selera di rumah? Chicken Popcorn Sambal Matah ala kafe Bali bisa jadi pilihan sempurna! Perpaduan antara ayam goreng renyah dan sambal matah khas Bali yang wangi dan pedas segar ini sangat populer di berbagai restoran dan kafe. Namun, kamu juga bisa membuatnya sendiri di rumah dengan […]

  • kpk

    KPK Konfirmasi Bupati Pati Sudewo Kembalikan Uang Korupsi, Tapi Tak Hapus Pidana

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkonfirmasi bahwa Bupati Pati, Sudewo, telah mengembalikan uang sebesar Rp 720 juta yang diduga diterimanya dalam kasus korupsi suap terkait proyek jalur kereta api. Meskipun uang tersebut sudah dikembalikan, KPK menegaskan bahwa pengembalian uang tersebut tidak menghapuskan pidana yang telah dilakukan oleh Sudewo, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal […]

expand_less