Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kasus Korupsi Bupati Nonaktif Sudewo, Hakim Jatuhkan Vonis 8 Tahun 6 Bulan Penjara

Kasus Korupsi Bupati Nonaktif Sudewo, Hakim Jatuhkan Vonis 8 Tahun 6 Bulan Penjara

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 7

Kabarjatengterkini.com – Bupati Pati Nonaktif, Sudewo, dijatuhi vonis pidana penjara 8 tahun 6 bulan terkait kasus korupsi proyek Direktorat Jendral Perkeretaapian (DJKA) dan pengisian perangkat desa di kabupaten Pati.

Putusan tersebut dibacakan oleh hakim saat sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Jawa Tengah, pada hari ini, Rabu (21/10/2026). Sudewo dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sesuai dakwaan jaksa.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 8 tahun 6 bulan,” kata hakim, dikutip Kompas.

Selain vonis hukuman penjara, Sudewo juga dijatuhi pidana denda sejumlah Rp300 juta. Namun, jika terpidana tidak membayar dalam kurun waktu satu bulan, maka kekayaan atau pendapatan terpidana akan disita dan dilelang.

“Dengan ketentuan apabila dalam waktu satu bulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap terpidana tidak membayar, maka kekayaan atau pendapatan terpidana dapat disita dan dilelang oleh jaksa untuk melunasi pidana denda tersebut,” kata hakim.

“Dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk melunasi pidana denda, maka diganti dengan pidana penjara selama 100 hari.”

Sudewo juga mendapat pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp3.511.500.000 subsider 2 tahun penjara.

Sebelumnya, Jaksa KPK Greafik Loserte, menuntut Sudewo agar dihukum 8 tahun 6 bulan penjara. Adapun hal yang memberatkan karena terdakwa tidak mengakui perbuatannya, serta terdakwa telah merusak kepercayaan masyarakat.

Sudewo terjerat dalam dua kasus korupsi, yakni dugaan pemerasan dalam proses pengisian perangkat desa saat menjabat sebagai Bupati Pati dan dugaan suap proyek DJKA saat menjabat sebagai DPR RI.

Total uang yang dikumpulkan melalui perantara (Kades) mencapai Rp 2,49 miliar, sedangkan total penerimaan suap dan gratifikasi mencapai sekitar Rp 3,8 miliar, termasuk penerimaan uang tunai Rp 1,37 miliar dan fasilitas pengaspalan jalan pribadi senilai Rp 150 juta. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap Ratusan Kasus Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Subsidi dengan Modus Helikopter

    Terungkap Ratusan Kasus Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Subsidi dengan Modus Helikopter

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terungkap praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji subsidi dengan modus ‘helikopter’. Praktik bisnis melawan hukum ini biasanya dilakukan pelaku untuk mendapatkan keuntungan berlipat akibat disparitas harga. Diketahui, harga BBM non-subsidi mencapai Rp 31.000 per liter, sedangkan harga subsidi hanya Rp 6.800 per liter. Sedangkan gas elpiji 3 kg masih berada di […]

  • Pengerjaan Jalan Rusak di Pati Rampung 65 persen, Terdiri dari 26 Paket

    Pengerjaan Jalan Rusak di Pati Rampung 65 persen, Terdiri dari 26 Paket

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pengerjaan jalan rusak di Kabupaten Pati selama tahun 2026 ini telah rampung 65 persen. Rinciannya, dari 40 paket pengerjaan, sebanyak 26 paket jalan rusak telah selesai diperbaiki. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo. Adapun panjang jalan yang sudah rampung diperbaiki […]

  • Ketua RT/RW di Pati Bakal Dapat Tambahan Tunjangan Rp500 Ribu Tahun 2027

    Ketua RT/RW di Pati Bakal Dapat Tambahan Tunjangan Rp500 Ribu Tahun 2027

    • calendar_month Jum, 2 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Ribuan ketua RT dan RW di Kabupaten Pati bakal mendapat tambahan tunjangan sebesar Rp500 ribu. Dengan demikian, masing-masing akan mendapat Rp1,5 juta per tahun dari sebelumnya hanya Rp1 juta. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badruddin. Ia menyampaikan, usulan tambahan tunjangan itu sebelumnya disampaikan oleh […]

  • israel

    Kim Jong-un Ancam Israel, Siap Pasok Rudal Balistik ke Iran di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Ketegangan geopolitik global kembali meningkat setelah pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, melontarkan peringatan keras terkait konflik yang semakin memanas di Timur Tengah. Ia menyatakan bahwa negaranya siap memasok rudal balistik kepada Iran apabila diminta, bahkan menegaskan bahwa satu rudal saja sudah cukup untuk menghancurkan Israel. Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik setelah […]

  • Indonesia Masih Perlu Sekitar 1.165 Dokter Spesialis Jantung dan Kanker

    Indonesia Masih Perlu Sekitar 1.165 Dokter Spesialis Jantung dan Kanker

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Kabrjatengterkini.com – Jumlah dokter spesialis di tanah air dinilai masih minim. Setidaknya, Indonesia masih memerlukan sekitar 1.165 dokter spesialis, khususnya ahli penyakit jantung dan stroke, serta kanker. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin baru-baru ini. Keberadaan dokter spesialis ini dianggap sangat krusial, mengingat banyaknya pasien meninggal dunia akibat kurangnya penanganan […]

  • Kelompok Tani di Desa Kalidoro Pati Peroleh Bantuan Alsintan

    Kelompok Tani di Desa Kalidoro Pati Peroleh Bantuan Alsintan

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Kelompok tani di Desa Kalidoro, Kecamatan Pati, memperoleh bantuan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan). Penyerahan Alsintan ini ditujukan untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan dukungan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. Bupati Pati Sudewo menyebutkan, ada sebanyak 29 unit Alsintan yang diserahkan ke kelompok tani […]

expand_less