Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua RT/RW di Pati Bakal Dapat Tambahan Tunjangan Rp500 Ribu Tahun 2027

Ketua RT/RW di Pati Bakal Dapat Tambahan Tunjangan Rp500 Ribu Tahun 2027

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Jum, 2 Okt 2026
  • visibility 9

Pati, Kabarjatengterkini.com – Ribuan ketua RT dan RW di Kabupaten Pati bakal mendapat tambahan tunjangan sebesar Rp500 ribu. Dengan demikian, masing-masing akan mendapat Rp1,5 juta per tahun dari sebelumnya hanya Rp1 juta.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badruddin. Ia menyampaikan, usulan tambahan tunjangan itu sebelumnya disampaikan oleh sejumlah kepala desa lewat audiensi, Kamis (1/10/2026).

“Teman-teman kades ini berkeinginan atau mempunyai inisiasi [Red: inisiatif] agar tunjangan untuk RT dan RW itu dinaikkan dari Rp1 juta per tahun supaya ada kenaikan minimal Rp500 ribu. Jadi supaya menjadi Rp1,5 juta per tahun atau lebih ini usulan dari teman-teman kepala desa,” ujar Ali Badruddin.

Tunjangan tersebut akan diberikan kepada 9.010 ketua RT dan RW di Kabupaten Pati pada tahun 2027. Dengan adanya kenaikan Rp1,5 juta per tahun itu, Pemkab Pati harus menyiapkan dana APBD Kabupaten Pati sekitar Rp4,5 miliar.

“Di Pati jumlah RT dan RW 9.010 RT RW. membutuhkan anggaran kurang lebihnya Rp4,5 miliar per tahun penambahannya itu,” jelasnya.

Kenaikan tunjangan ketua RT dan RW tersebut akan dilakukan secara bertahap, dan berlanjut pada tahun 2028 mendatang. Ia berpendapat sebagai tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pati, masih ada ruang di APBD untuk kenaikan tunjangan tersebut.

“Ini kami berbicara sebagai anggota DPRD dan sebagai tim badan anggaran DPRD, kami DPRD sanggup,” katanya.

Ketua PKDI Kabupaten Pati, Iwan Harnoto, mengatakan bahwa selama ini tunjangan ketua RT/RW di Pati dinilai minim. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen memperjuangkan kenaikan tunjangan, meski harus secara bertahap.

“RT/RW sudah dapat tapi per tahun 1 juta. Itu masih dipotong pajak. Minim sekali. Makanya kami berinisiatif untuk memperjuangkan karena secara di pemerintahan desa RT/RW itu garda terdepan membantu kami memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Iwan.

“Insyaallah secara bertahap akan kita perjuangkan. Seperti disampaikan bapak ketua bertahap dari 2026, 2027, insyaallah akan ditambahkan,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • semarang

    Kota Semarang Ditunjuk Jadi Wilayah Pilot Project Program Nasional Ruang Bersama Indonesia (RBI)

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 300
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang ditunjuk sebagai salah satu wilayah untuk pilot project program Ruang Bersama Indonesia (RBI). Program RBI ini merupakan inisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Program ini merupakan kelanjutan dari program Desa /Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Tujuannya, untuk memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, terutama di tingkat […]

  • mikroplastik

    Risiko Mikroplastik dan Bahan Kimia Berbahaya dari Botol Plastik di Tempat Panas

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Penggunaan botol plastik sebagai wadah minuman sehari-hari memang sangat praktis dan populer. Namun, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa menyimpan botol plastik di tempat yang panas dapat menyebabkan kontaminasi mikroplastik dan bahan kimia berbahaya ke dalam minuman yang kita konsumsi. Temuan ini menjadi perhatian penting bagi kesehatan masyarakat dan mengingatkan kita untuk lebih bijak dalam […]

  • Aplikasi Sipari Kini Telah Terintegrasi dengan XStar BPH Migas

    Aplikasi Sipari Kini Telah Terintegrasi dengan XStar BPH Migas

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 245
    • 0Komentar

      Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang integrasikan aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Sipari) dengan XStar yang dikembangkan BPH Migas. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Kabupaten Rembang, Mochamad Sofyan Cholid menjelaskan, aplikasi Sipari pertama kali diluncurkan pada 2022 dengan fitur utama pelayanan surat rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) […]

  • prajurit

    TNI Kerahkan 30 Ribu Prajurit untuk Percepat Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sebanyak 30.864 prajurit TNI dari tiga matra — TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) — resmi dikerahkan ke wilayah Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Langkah besar ini dilakukan sebagai respon cepat pemerintah terhadap bencana banjir bandang, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur yang menimpa berbagai wilayah di […]

  • 2 Ribu ASN Brebes Beli Aplikasi Presensi Ilegal Seharga Rp250 Ribu

    2 Ribu ASN Brebes Beli Aplikasi Presensi Ilegal Seharga Rp250 Ribu

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak lebih dari 2 ribu aparatur sipil negara (ASN) membeli aplikasi presensi ilegal seharga Rp250 ribu. Aplikasi tersebut memungkinkan ASN melakukan manipulasi catatan kehadiran dengan sistem jarak jauh. “Ada aplikasi resmi tapi hanya bisa dipakai dari radius 50 meter. Sementara yang ilegal ini dapat dipakai absen meski orangnya di luar kota sekalipun,” […]

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Gubernur Jateng Berpesan Jaga Persatuan di Tengah Pluralisme

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berpesan kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Hal tersebut disampaikan bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 RI pada 17 Agustus 2025 kemarin. “Nyawanya Jawa Tengah adalah persatuan dan kesatuan, di dalamnya ada gotong-royong dan tepa selira. Karena itu, meskipun berbeda-beda, kita tidak […]

expand_less