Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kim Jong-un Ancam Israel, Siap Pasok Rudal Balistik ke Iran di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

Kim Jong-un Ancam Israel, Siap Pasok Rudal Balistik ke Iran di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 47

Kabarjatengterkini.com- Ketegangan geopolitik global kembali meningkat setelah pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, melontarkan peringatan keras terkait konflik yang semakin memanas di Timur Tengah.

Ia menyatakan bahwa negaranya siap memasok rudal balistik kepada Iran apabila diminta, bahkan menegaskan bahwa satu rudal saja sudah cukup untuk menghancurkan Israel.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik setelah serangan militer gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Pemerintah di Pyongyang mengecam keras operasi militer tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan agresi ilegal yang melanggar kedaulatan Iran secara serius.

Menurut pernyataan resmi pemerintah Korea Utara, serangan tersebut dinilai sebagai salah satu bentuk pelanggaran kedaulatan paling berat terhadap Teheran dalam beberapa tahun terakhir. Pyongyang juga menilai tindakan militer tersebut sebagai bukti nyata dari apa yang mereka sebut sebagai perilaku hegemonik Washington di kawasan Timur Tengah.

Perubahan Sikap Politik Pyongyang

Sikap keras yang ditunjukkan Kim Jong-un ini menandai perubahan signifikan dalam nada diplomasi Korea Utara. Hanya beberapa pekan sebelumnya, pemimpin tersebut sempat memberikan sinyal yang lebih moderat terhadap hubungan internasional.

Dalam kongres Partai Buruh Korea yang digelar baru-baru ini, Kim Jong-un bahkan sempat mengisyaratkan kemungkinan membuka kembali dialog dengan Presiden AS, Donald Trump. Namun, perkembangan terbaru di Timur Tengah tampaknya mengubah perhitungan strategis Pyongyang secara drastis.

Analisis yang dikutip oleh The Diplomat pada Kamis (5/3/2026) menyebutkan bahwa operasi militer yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran menjadi faktor utama yang mendorong perubahan sikap tersebut. Korea Utara menilai serangan itu sebagai tindakan yang dapat diprediksi mengingat pola kebijakan luar negeri Washington selama ini di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, Pyongyang juga menuduh Amerika Serikat telah menyalahgunakan kekuatan militernya sehingga memperburuk situasi keamanan global. Pemerintah Korea Utara bahkan menilai tindakan tersebut berpotensi merusak stabilitas internasional yang sudah rapuh dalam setahun terakhir.

Risiko dan Peluang Strategis bagi Korea Utara

Tawaran Korea Utara untuk memasok rudal balistik kepada Iran juga dinilai memiliki konsekuensi geopolitik yang kompleks. Langkah tersebut bukan hanya berisiko memperluas konflik, tetapi juga dapat membuka peluang strategis bagi rezim Kim Jong-un di panggung internasional.

Analisis dari The Diplomat menyoroti kemungkinan dampak konflik ini terhadap rantai pasokan senjata bagi Rusia. Selama ini, Iran dan Korea Utara diketahui menjadi pemasok penting berbagai peralatan militer yang digunakan Rusia dalam konflik dengan Ukraina.

Iran sendiri telah memasok drone dan beberapa sistem persenjataan yang digunakan oleh Moskow dalam operasi militernya. Namun, jika Iran harus memfokuskan sebagian besar kekuatan militernya untuk menghadapi tekanan dari Amerika Serikat dan Israel, maka kemampuan negara tersebut untuk memasok senjata ke Rusia dapat berkurang.

Dalam situasi tersebut, Korea Utara dipandang berpotensi mengisi kekosongan pasokan tersebut. Jika skenario ini terjadi, ketergantungan Rusia terhadap persenjataan Korea Utara diperkirakan akan meningkat secara signifikan.

Peningkatan ketergantungan ini pada akhirnya dapat memperkuat posisi geopolitik Pyongyang di hadapan Kremlin. Korea Utara berpotensi memperoleh pengaruh strategis yang lebih besar dalam hubungan bilateralnya dengan Rusia.

Pertanyaan tentang Dukungan Rusia

Meski demikian, krisis yang dihadapi Iran juga memunculkan pertanyaan baru bagi Korea Utara mengenai tingkat keandalan Rusia sebagai mitra keamanan strategis.

Pada Juni 2024, Korea Utara dan Rusia menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif yang memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan. Sementara itu, Iran juga menandatangani pakta pertahanan serupa dengan Rusia pada Januari 2025.

Namun hingga saat ini, respons Moskow terhadap konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dinilai masih terbatas. Pemerintah Rusia hanya menyampaikan kecaman diplomatik tanpa menunjukkan langkah militer konkret.

Otoritas Rusia menyatakan bahwa mereka tetap berada dalam “komunikasi konstan” dengan para pemimpin Iran. Meski demikian, belum ada tanda-tanda pengerahan bantuan militer langsung dari Moskow untuk membantu Teheran menghadapi tekanan dari dua kekuatan besar tersebut.

Situasi ini memunculkan spekulasi di kalangan analis geopolitik bahwa Iran pada dasarnya sedang menghadapi konflik tersebut sendirian. Dukungan dari sekutu utamanya, termasuk Rusia, sejauh ini dinilai masih sebatas retorika politik tanpa tindakan nyata di lapangan.

Dampak bagi Stabilitas Global

Pernyataan keras Kim Jong-un dan kemungkinan keterlibatan Korea Utara dalam konflik Timur Tengah berpotensi memperluas ketegangan global. Jika Pyongyang benar-benar memasok rudal balistik kepada Iran, situasi tersebut dapat memicu reaksi keras dari Amerika Serikat dan sekutunya.

Para pengamat menilai bahwa dinamika ini bisa mempercepat terbentuknya blok-blok geopolitik baru yang saling berhadapan di berbagai kawasan dunia.

Dengan konflik yang terus berkembang, komunitas internasional kini memantau dengan cermat langkah-langkah yang akan diambil oleh negara-negara besar. Setiap keputusan yang diambil oleh para aktor utama, termasuk Korea Utara, Iran, Amerika Serikat, Israel, dan Rusia, berpotensi menentukan arah stabilitas global dalam waktu dekat.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • kpk

    KPK Laporkan ke DPR, Pengembalian Aset Korupsi Tembus Rp1,53 Triliun

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengoptimalkan upaya pengembalian aset hasil tindak pidana korupsi ke kas negara. Hingga saat ini, total nilai aset yang berhasil dikembalikan KPK mencapai Rp1,531 triliun. Angka tersebut menjadi bukti konkret kontribusi lembaga antirasuah dalam mendukung keuangan negara sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku korupsi. Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan bahwa pengembalian […]

  • Cegah Penularan Rabies, Pemkot Surakarta Sediakan 1.100 Vaksin Gratis bagi Hewan

    Cegah Penularan Rabies, Pemkot Surakarta Sediakan 1.100 Vaksin Gratis bagi Hewan

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 118
    • 0Komentar

      Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak seribu lebih dosis vaksin rabies gratis disediakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispangtan) untuk mencegah penyebaran penyakit pada hewan tersebut. Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani menjelaskan, program 1.100 vaksin gratis dilakukan secara bertahap di setiap kelurahan dan menyasar hewan peliharaan, seperti anjing dan […]

  • Pemprov Jateng Dorong Kolaborasi Riset Perguruan Tinggi dengan Sektor Industri

    Pemprov Jateng Dorong Kolaborasi Riset Perguruan Tinggi dengan Sektor Industri

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendorong kolaborasi dengan industri untuk mendukung riset akademisi terkait upaya hilirisasi di wilayahnya. Dengan demikian, diharapkan bisa memberikan dampak dan manfaat lebih besar. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin. Ia memberi contoh kerjasama perguruan tinggi dan industri seperti yang dilakukan Universitas Wahid Hasyim […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Tingkatkan Keamanan Pemudik, Pemkot Semarang Integrasikan Sistem dengan Aplikasi Libas

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota Semarang berupaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik Lebaran melalui sistem yang terintegrasi. Kali ini, pemkot bekerja sama dengan pihak kepolisian setempat. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebutkan, pihaknya telah menyediakan data dan informasi yang berguna bagi pemudik, kemudian menyingkronkannya dengan aplikasi Libas (Polisi Hebat Semarang) milik Polrestabes. […]

  • jateng

    Angka Backlog Rumah di Jateng Masih Tinggi, Pemprov Dukung Program 3 Juta Rumah dari Pusat

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 313
    • 0Komentar

      Semarang, Kabarjatengterkini.com – Angka kebutuhan (backlog) rumah di Jawa Tengah dinilai masih tinggi. Pada akhir tahun 2024, diketahui backlog kepemilikan masih mencapai 310.855 unit, sedangkan backlog kelayakan (rumah tidak layak huni) mencapai 1.132.968 unit. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan bahwa selama tahun 2025 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) berupaya mengurangi […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Pemkot Semarang Revisi Musrenbang: Dinas Teknis Fokus Pembangunan, Camat Tampung Aspirasi

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang ingin menciptakan sistem perencanaan pembangunan yang aspiratif dan akuntabel. Hal ini dapat diwujudkan melalui perubahan sistem Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, sistem perencanaan pembangunan harus bisa mengkaji kebutuhan wilayah sesuai realitas. Maka dari itu, pihaknya menghendaki metode jemput bola untuk mengetahui daftar permasalahan […]

expand_less