Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kim Jong-un Ancam Israel, Siap Pasok Rudal Balistik ke Iran di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

Kim Jong-un Ancam Israel, Siap Pasok Rudal Balistik ke Iran di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 95

Kabarjatengterkini.com- Ketegangan geopolitik global kembali meningkat setelah pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, melontarkan peringatan keras terkait konflik yang semakin memanas di Timur Tengah.

Ia menyatakan bahwa negaranya siap memasok rudal balistik kepada Iran apabila diminta, bahkan menegaskan bahwa satu rudal saja sudah cukup untuk menghancurkan Israel.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik setelah serangan militer gabungan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Pemerintah di Pyongyang mengecam keras operasi militer tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan agresi ilegal yang melanggar kedaulatan Iran secara serius.

Menurut pernyataan resmi pemerintah Korea Utara, serangan tersebut dinilai sebagai salah satu bentuk pelanggaran kedaulatan paling berat terhadap Teheran dalam beberapa tahun terakhir. Pyongyang juga menilai tindakan militer tersebut sebagai bukti nyata dari apa yang mereka sebut sebagai perilaku hegemonik Washington di kawasan Timur Tengah.

Perubahan Sikap Politik Pyongyang

Sikap keras yang ditunjukkan Kim Jong-un ini menandai perubahan signifikan dalam nada diplomasi Korea Utara. Hanya beberapa pekan sebelumnya, pemimpin tersebut sempat memberikan sinyal yang lebih moderat terhadap hubungan internasional.

Dalam kongres Partai Buruh Korea yang digelar baru-baru ini, Kim Jong-un bahkan sempat mengisyaratkan kemungkinan membuka kembali dialog dengan Presiden AS, Donald Trump. Namun, perkembangan terbaru di Timur Tengah tampaknya mengubah perhitungan strategis Pyongyang secara drastis.

Analisis yang dikutip oleh The Diplomat pada Kamis (5/3/2026) menyebutkan bahwa operasi militer yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran menjadi faktor utama yang mendorong perubahan sikap tersebut. Korea Utara menilai serangan itu sebagai tindakan yang dapat diprediksi mengingat pola kebijakan luar negeri Washington selama ini di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, Pyongyang juga menuduh Amerika Serikat telah menyalahgunakan kekuatan militernya sehingga memperburuk situasi keamanan global. Pemerintah Korea Utara bahkan menilai tindakan tersebut berpotensi merusak stabilitas internasional yang sudah rapuh dalam setahun terakhir.

Risiko dan Peluang Strategis bagi Korea Utara

Tawaran Korea Utara untuk memasok rudal balistik kepada Iran juga dinilai memiliki konsekuensi geopolitik yang kompleks. Langkah tersebut bukan hanya berisiko memperluas konflik, tetapi juga dapat membuka peluang strategis bagi rezim Kim Jong-un di panggung internasional.

Analisis dari The Diplomat menyoroti kemungkinan dampak konflik ini terhadap rantai pasokan senjata bagi Rusia. Selama ini, Iran dan Korea Utara diketahui menjadi pemasok penting berbagai peralatan militer yang digunakan Rusia dalam konflik dengan Ukraina.

Iran sendiri telah memasok drone dan beberapa sistem persenjataan yang digunakan oleh Moskow dalam operasi militernya. Namun, jika Iran harus memfokuskan sebagian besar kekuatan militernya untuk menghadapi tekanan dari Amerika Serikat dan Israel, maka kemampuan negara tersebut untuk memasok senjata ke Rusia dapat berkurang.

Dalam situasi tersebut, Korea Utara dipandang berpotensi mengisi kekosongan pasokan tersebut. Jika skenario ini terjadi, ketergantungan Rusia terhadap persenjataan Korea Utara diperkirakan akan meningkat secara signifikan.

Peningkatan ketergantungan ini pada akhirnya dapat memperkuat posisi geopolitik Pyongyang di hadapan Kremlin. Korea Utara berpotensi memperoleh pengaruh strategis yang lebih besar dalam hubungan bilateralnya dengan Rusia.

Pertanyaan tentang Dukungan Rusia

Meski demikian, krisis yang dihadapi Iran juga memunculkan pertanyaan baru bagi Korea Utara mengenai tingkat keandalan Rusia sebagai mitra keamanan strategis.

Pada Juni 2024, Korea Utara dan Rusia menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif yang memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan. Sementara itu, Iran juga menandatangani pakta pertahanan serupa dengan Rusia pada Januari 2025.

Namun hingga saat ini, respons Moskow terhadap konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dinilai masih terbatas. Pemerintah Rusia hanya menyampaikan kecaman diplomatik tanpa menunjukkan langkah militer konkret.

Otoritas Rusia menyatakan bahwa mereka tetap berada dalam “komunikasi konstan” dengan para pemimpin Iran. Meski demikian, belum ada tanda-tanda pengerahan bantuan militer langsung dari Moskow untuk membantu Teheran menghadapi tekanan dari dua kekuatan besar tersebut.

Situasi ini memunculkan spekulasi di kalangan analis geopolitik bahwa Iran pada dasarnya sedang menghadapi konflik tersebut sendirian. Dukungan dari sekutu utamanya, termasuk Rusia, sejauh ini dinilai masih sebatas retorika politik tanpa tindakan nyata di lapangan.

Dampak bagi Stabilitas Global

Pernyataan keras Kim Jong-un dan kemungkinan keterlibatan Korea Utara dalam konflik Timur Tengah berpotensi memperluas ketegangan global. Jika Pyongyang benar-benar memasok rudal balistik kepada Iran, situasi tersebut dapat memicu reaksi keras dari Amerika Serikat dan sekutunya.

Para pengamat menilai bahwa dinamika ini bisa mempercepat terbentuknya blok-blok geopolitik baru yang saling berhadapan di berbagai kawasan dunia.

Dengan konflik yang terus berkembang, komunitas internasional kini memantau dengan cermat langkah-langkah yang akan diambil oleh negara-negara besar. Setiap keputusan yang diambil oleh para aktor utama, termasuk Korea Utara, Iran, Amerika Serikat, Israel, dan Rusia, berpotensi menentukan arah stabilitas global dalam waktu dekat.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Telepon dan Video WhatsApp Bakal Dibatasi, Mengapa?

    Telepon dan Video WhatsApp Bakal Dibatasi, Mengapa?

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah berencana membatasi layanan dasar Over-The-Top (OTT) seperti telepon dan panggilan video WhatsApp. Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kemkomdigi Denny Setiawan mengatakan bahwa rencana itu sedang dikaji. “Masih wacana ya, masih diskusi. Intinya kan cari jalan tengah, bagaimana layanan masyarakat tetap berjalan,” ujar Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kemkomdigi Denny Setiawan […]

  • dpr ri

    DPR RI Umumkan Pemangkasan Tunjangan dan Fasilitas Anggota, Ini Daftarnya

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi memutuskan untuk memangkas sejumlah tunjangan dan fasilitas yang selama ini diberikan kepada para pimpinan dan anggota legislatif. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, usai rapat evaluasi menyikapi aksi unjuk rasa yang berlangsung ricuh pada 25–31 Agustus 2025. […]

  • pola tidur

    Pola Tidur Siang Disebut Bikin Makin Cerdas, Ini Dampak Biphasic Sleep bagi Kesehatan Otak

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Jakarta— Tidur siang sering kali dipandang sebagai kebiasaan anak-anak atau tanda kemalasan. Namun, riset terbaru mengungkap bahwa pola tidur biphasic (dua kali sehari) yang mencakup tidur siang singkat justru dapat memberikan manfaat besar bagi kecerdasan dan kesehatan otak. Konsep biphasic sleep—yakni membagi waktu tidur dalam dua periode, biasanya tidur malam dan tidur siang singkat—kini […]

  • liburan

    Manado, Destinasi Liburan Lengkap dengan Alam Indah, Kuliner Lezat, dan Akomodasi Nyaman

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Manado, ibu kota Sulawesi Utara, terus menjadi salah satu destinasi liburan favorit baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Alam yang indah, kuliner yang menggoda, hingga kemudahan akomodasi membuat Manado menjadi tempat sempurna untuk menikmati liburan. Tidak heran jika banyak wisatawan asing betah tinggal lebih lama untuk mengeksplorasi keindahan kota ini. General Manager Grand Luley […]

  • Rio Haryanto

    Sebarkan Dokumen Pribadi Milik Rio Haryanto, Petugas Kelurahan Disanksi Pemotongan Gaji

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Mantan petugas kelurahan Penumping, A, disanksi pemotongan gaji sebesar 5 persen selama 9 bulan. Sanksi sedang tersebut dijatuhkan buntut kebocoran data milik eks pembalap F1, Rio Haryanto. “Kemarin sudah kita serahkan SK-nya ke yang bersangkutan. Sanksinya sedang berupa pemotongan gaji 5 persen selama 9 bulan,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber […]

  • Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) siap hilirisasi sektor perkebunan, khususnya di tiga komoditas unggulan seperti tebu, kopi dan kelapa. Upaya ini didukung oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI dengan suntikan dana Rp135 miliar. Program bantuan akan dimulai pada September sampai dengan awal Desember 2025. Dengan demikian, provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah diminta […]

expand_less