Fadli Zon Ungkap Alasan Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sel, 11 Nov 2025
- visibility 82

Foto: Fadli Zon (Sumber: ig)
Kabarjatengterkini.com – Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) sekaligus Menteri Kebudayaan Fadli Zon ungkap sejumlah alasan penetapan Presiden RI ke-2 Soeharto sebagai Pahlawan Nasional.
Menurutnya, Soeharto telah memberikan jasa-jasa bagi Republik Indonesia, sehingga gelar pahlawan pantas didapatkan. Dia diketahui telah mengikuti sejumlah operasi militer besar, hingga menghentikan pemberontakan G30 September 1965.
“Perjuangan Pak Harto dalam hal ini sudah dikaji antara lain itu Serangan Umum 1 Maret, beliau ikut pertempuran di Ambarawa, ikut pertempuran 5 hari di Semarang, menjadi komandan operasi Mandala perebutan Irian Barat ya,” kata Fadli, Senin (10/11/2025), dikutip CNN Indonesia.
“Dan juga pada waktu itu menghentikan pemberontakan yang dilakukan melalui gerakan 30 September PKI,” lanjut dia.
Tak hanya berperan di kemiliteran, selama menjabat sebagai Presiden RI kedua, Soeharto juga berperan dalam pembangunan Indonesia dan pengentasan kemiskinan. Menurutnya, saat awal menjabat, inflasi yang terjadi sangat tinggi, yakni mencapai 600 persen.
“Jadi banyak sekali, termasuk pendirian sekolah-sekolah yang luar biasa,” ucap dia.
Sebelumnya, penetapan gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto, pada Senin (10/11/2025) menuai pro kontra di masyarakat. Ini karena ada dugaan pelanggaran HAM berat, otoritarianisme, dan KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) selama masa pemerintahannya.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi mengatakan pro kontra terhadap suatu isu merupakan hal biasa terjadi. Menurutnya, hal tersebut menjadi wujud kehidupan berdemokrasi.
Sebagai saran, Pras meminta masyarakat untuk lebih positif terkait hal tersebut.
“Mari kita kurangi untuk selalu melihat kekurangan-kekurangan,” ucap Pras. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

