Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkab Rembang Terus Dampingi Tahapan Pembentukan Kopdes Merah Putih

Pemkab Rembang Terus Dampingi Tahapan Pembentukan Kopdes Merah Putih

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Sen, 1 Des 2025
  • visibility 157

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus berupaya memberikan pendampingan terhadap pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih atau KDMP dalam berbagai tahapan.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkopukm) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz mengatakan, pendampingan sudah diberikan sejak awal, yakni dalam tahap pembentukan badan hukum.

“Jadi kita terus mendampingi koperasi desa merah putih melalui berbagai tahapan karena pemerintah di awal pendirian badan hukum ini sudah kita dampingi semuanya sudah berbadan hukum,” jelas Mahfudz.

Pembekalan juga telah diberikan kepada ketua pengawas Kopdes Merah Putih agar bisa menjalankan fungsi pengawasan. Dengan demikian, harapannya, pengawas bisa melakukan mitigasi kerawanan, serta memastikan Kopdes Merah Putih berjalan sebagaimana mestinya.

“Peningkatan kapasitas yang kita laksanakan itu untuk pengawalan ini kita sudah melaksanakan semua ketua pengawas semuanya sudah dibimtek, diberikan wawasan ilmu untuk bagaimana menjalankan fungsi pengawasan untuk KDMP ini,” ujarnya.

Bahkan, dia mengungkap, Pemkab Rembang juga telah memberikan peningkatan kapasitas kepada pengurus di sebanyak 294 desa dan kelurahan.

“Kemudian peningkatan kapasitas untuk pengurus, ini juga sudah kita lakukan. Dan, dari 294 desa dan kelurahan ini, kita bagi ada enam angkatan untuk pelatihan pengurus satu pengurus dua orang,” imbuhnya.

Dengan adanya pendampingan, Kopdes Merah Putih bisa berjalan dengan optimal di tahun 2026 mendatang.

Menurutnya, Kopdes Merah Putih bisa memberikan sejumlah manfaat, di antaranya dapat menampung produk pertanian masyarakat setempat, sekaligus memangkas mata rantai distribusi barang dan jasa.

“Manfaat kopdes ini banyak sekali, selain memangkas mata rantai distribusi barang dan jasa, nanti juga akan mampu meng-handle permasalahan-permasalahan pada saat harga kebutuhan bahan pokok,” jelasnya.

“Dan mampu membeli produk-produk pertanian, peternakan, nanti yang ada dari masyarakat pada saat panen itu melimpah di situlah koperasi hadir untuk memutus,” lanjutnya. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji
  • Editor: anisya gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • pawai

    Pawai Sound Horeg di Mulyorejo, Kota Malang, Ricuh: Adu Pukul Pecah Antara Peserta dan Warga

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pawai sound horeg yang digelar di wilayah Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, pada Minggu (13/7), diwarnai insiden kericuhan antara peserta pawai dengan warga. Ketegangan ini bahkan berujung adu pukul, yang mengakibatkan seorang warga mengalami luka di bagian pelipis. Menurut keterangan resmi dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, kericuhan bermula ketika rombongan peserta […]

  • Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak: Identitas Pelaku Mengarah pada Residivis Dendam Lama

    Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak: Identitas Pelaku Mengarah pada Residivis Dendam Lama

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Kasus teror pembakaran dua rumah di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, yang sempat terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) dan viral di berbagai platform media sosial, kini mulai menemukan titik terang. Pihak kepolisian dari jajaran Polres Demak bersama Polda Jawa Tengah dilaporkan telah berhasil mengantongi identitas lengkap terduga pelaku yang dituding berada di balik aksi […]

  • Agustina Tinjau Wilayah Terdampak Longsor Gunungpati

    Agustina Tinjau Wilayah Terdampak Longsor Gunungpati, Utamakan Penanganan Cepat dan Maksimal

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau wilayah terdampak tanah longsor di wilayah Sukorejo, Gunungpati pada Selasa (5/5/2026). Sebanyak tujuh kepala keluarga di titik rawan diminta untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman. “Ada 7 kepala keluarga yang memiliki potensi longsornya itu tinggi, mereka diungsikan dulu,” kata Agustina di lokasi. Lebih lanjut, pihaknya […]

  • Sejumlah Lahan Pertanian yang Dilindungi di Grobogan Masih Terendam Lumpur Akibat Banjir

    Sejumlah Lahan Pertanian yang Dilindungi di Grobogan Masih Terendam Lumpur Pascabanjir

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Grobogan, Kabarjatengterkini.com – Sejumlah lahan pertanian warga Desa Tinanding, Kecamatan Godong, masih terendam lumpur pasca banjir. Sebelumnya, banjir merendam akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang pada Februari 2026 lalu. Menurut penuturan petani terdampak, lumpur tersebut mengendap, sehingga membuat elevasi sawah jauh lebih tinggi dari lahan sekitar. Kondisi ini membuat aliran air untuk irigasi tidak dapat mengalir […]

  • KBM Mulai Awal Oktober 2025, SRMA 16 Temanggung Bakal Penuhi Kebutuhan Siswa

    KBM Mulai Awal Oktober 2025, SRMA 16 Temanggung Bakal Penuhi Kebutuhan Siswa

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Temanggung, Kabarjatengterkini.com – Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 16 Temanggung bakal mulai kegiatan belajar mengajar (KBM) pada awal Oktober 2025. Sementara itu, saat ini, siswa masih beradaptasi di lingkungan baru sebelum memulai materi pelajaran. Kepala SRMA 16 Temanggung, Agus Adibil Muhtar mengatakan, para siswa diarahkan untuk mengikuti sejumlah program perispan, mulai dari kegiatan keagamaan, intelegensia, […]

  • purbalingga

    Optimalisasi Anggaran, Pemkab Purbalingga Rampingkan Jumlah OPD

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 230
    • 0Komentar

      Purbalingga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga bakal melakukan perampingan organisasi guna optimalisasi anggaran. Sebanyak 27 organisasi perangkat daerah (OPD) akan dikurangi menjadi hanya 23 instansi saja. Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif mengatakan bahwa perampingan organisasi menjadi langkah strategis yang dilakukan pemkab dengan pertimbangan prinsip efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. “Dalam […]

expand_less