Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Iswar Optimis Semarang Jadi Kota Maju Didukung Konektivitas Antardaerah

Iswar Optimis Semarang Jadi Kota Maju Didukung Konektivitas Antardaerah

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
  • visibility 213

Semarang, Kabarjatengterkini.com – Kota Semarang dikatakan berpotensi besar menjadi kota maju di masa mendatang. Terlebih, letak geografisnya berada di jalan Pantai Utara (Pantura) yang menjadi simpul pergerakan masyarakat, serta distribusi barang dan jasa.

Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menyebutkan arus pergerakan manusia dan logistik turut diperkuat dengan keberadaan bandara internasional Ahmad Yani, stasiun Semarang Tawang dan Poncol, hingga Pelabuhan terbesar di Jawa Tengah, yakni Pelabuhan Tanjung Emas.

Diketahui, bandara Internasional di wilayah Semarang Barat itu rencananya akan menambah lebih banyak rute penerbangan ke sejumlah negara, seperti Singapura, Kuala Lumpur, hingga China. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

“Kita (Semarang) punya bandara, pelabuhan dan stasiun. Hari ini sudah ada penerbangan Semarang – Kuala Lumpur, dan bulan November Semarang – Singapura dan Januari depan Semarang – China,” kata Iswar dalam Sosialisasi Kegiatan Statistik Tahun 2025, Rabu (15/10/2025).

Ia melanjutkan, fasilitas-fasilitas transportasi di darat, laut, hingga udara menjadikan Kota Semarang salah satu akses utama keluar masuknya sumber-sumber perekonomian ke Jawa maupun ke luar Jawa.

“Apalagi kalau IKN sudah aktif. Jalur transportasi maupun logistik dari Semarang akan memberi dampak luar biasa bagi perekonomian setempat maupun secara nasional,” jelasnya.

Efektivitas transportasi jalur darat juga bakal didukung tol Bawen-Yogyakarta maupun Solo-Yogyakarta. Jika kedua proyek ini sudah rampung pengerjaannya, maka memungkinkan Semarang menjadi kawasan segitiga emas perekonomian di Jawa Tengah. (adv)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • ancaman

    Ancaman Genosida Terhadap Kelompok Masyarakat Adat Terpencil: Antara Tambang, Media Sosial, dan Eksploitasi Hutan

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Di dunia ini, terdapat sekitar 196 kelompok masyarakat adat yang hingga kini belum pernah melakukan kontak dengan dunia luar. Kelompok-kelompok ini hidup secara mandiri, menyesuaikan diri dengan lingkungan yang bagi kebanyakan orang terasa sangat keras, dan mempertahankan budaya serta pengetahuan tradisional mereka. Namun, keberadaan mereka kini menghadapi ancaman serius, yang oleh sebagian pihak disebut […]

  • prajurit

    Prajurit TNI AD Dikirim ke Singapura untuk Pelatihan Manajemen Makanan Bergizi

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Sebanyak 34 prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) diberangkatkan ke Singapura pada Minggu (12/10/2025) untuk mengikuti pelatihan manajemen makanan di Army Combat Service Support Command (CSSCOM). Pelatihan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mereka tentang program ketahanan pangan dan pengelolaan makanan bergizi dalam rangka mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) TNI AD. Kolaborasi Internasional […]

  • Siswa SMK di Kota Pekalongan Kembangkan Mesin Pengolah Sampah Jadi BBM

    Siswa SMK di Kota Pekalongan Kembangkan Mesin Pengolah Sampah Jadi BBM

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Siswa sekolah menengah kejuruan di Kota Pekalongan terus berupaya mengembangkan mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM). Kepala SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan (Mudikal), Khusnawan menjelaskan, ide pengembangan mesin sudah ada sejak tahun 2018. Setelahnya, para siswa juga telah melakukan serangkaian penelitian dan pengembangan untuk menyempurnakan mesin. Mesin tersebut sebelumnya hanya […]

  • greenpeace

    Greenpeace Sebut Banjir Bandang di Sumatera Akibat Kegagalan Negara, Tiga Menteri Diminta Mundur

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com, Sumatera, Indonesia – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, menewaskan lebih dari 700 orang, bukan sekadar bencana alam biasa. Menurut Greenpeace Indonesia, tragedi ini adalah bukti nyata kegagalan negara dalam menjaga lingkungan dan memicu tuntutan pertanggungjawaban dari tiga menteri terkait. Koordinator Kampanye Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, secara tegas […]

  • Penantian Selama 3 Tahun, Bantuan Lahan Puso karena Banjir 2023 Baru Cair

    Penantian Selama 3 Tahun, Bantuan Lahan Puso karena Banjir 2023 Baru Cair

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Bantuan lahan puso atau gagal panen bagi petani korban banjir tahun 2023 baru cair tahun ini. Adapun besaran bantuan tersebut mencapai Rp15 miliar yang dibagikan kepada 6.700 petani. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa bantuan lahan puso ini sempat tertunda, meski tetap diperjuangkan hingga bisa cair tahun ini. Ia menyebut, […]

  • Pemadaman Listrik Bergilir di Jateng Mulai Berdampak bagi Sektor Peternakan

    Pemadaman Listrik Bergilir di Jateng Mulai Berdampak bagi Sektor Peternakan

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi beberapa hari terakhir mulai berdampak bagi sektor peternakan ayam. Pasalnya, penggunaan listrik dibutuhkan dalam masa brooding atau pemeliharaan anak ayam usia 1-14 hari. Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jateng, Susilo, menyebutkan bahwa pemadaman listrik selama beberapa jam membuat ayam merasa tidak nyaman, bahkan sudah banyak yang […]

expand_less