Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Terungkap Peran Rektor Unsoed dalam Kasus Gratifikasi dan Pemerasan Calon Mahasiswa Baru

Terungkap Peran Rektor Unsoed dalam Kasus Gratifikasi dan Pemerasan Calon Mahasiswa Baru

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
  • visibility 42

Kabarjatengterkini.com – Terungkap peran Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, dalam kasus gratifikasi dan pemerasan proses penerimaan mahasiswa baru. Tindakan tersebut diduga dilancarakan bersama sejumlah bawahannya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyebutkan, Sodiq disebut memberikan akses akun kepada Kepala Bagian (Kabag) Akademik Unsoed Eko Sumanto untuk meloloskan calon mahasiswa baru.

Sodiq juga mengetahui Eko melakukan komunikasi dengan sejumlah pengepul ‘mahar’ yang bernegosiasi dengan calon mahasiswa baru. Menurut penyelidikan, lewat proses tawar menawar tersebut, Eko mengumpulkan Rp1,12 miliar dari salah satu pengepul.

“Dalam komunikasi tersebut diketahui, Eko atas sepengetahuan Akhmad Sodiq melakukan ‘tawar menawar mahar’ dengan pihak pengepul dalam proses penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri,” kata Taufik, Jumat (21/8/2026) malam, dikutip CNN Indonesia.

“Setelah sepakat mengenai ‘mahar’ tersebut, Eko kemudian menerima uang dari salah satu pihak pengepul para calon mahasiswa baru dengan total mencapai Rp 1,12 miliar (2025-2026),” ia melanjutkan.

Setelahnya, Sodiq mendapatkan laporan penerimaan uang dari Eko, dan keduanya menyepakati untuk memberikan approval terhadap calon mahasiswa yang menyetor uang.

“Atas penerimaan tersebut, Eko melaporkannya kepada Akhmad Sodiq. Bahwa kemudian Akhmad Sodiq memberikan akses user id-nya kepada Eko untuk proses otorisasi ‘klik’ atau memberikan approval pada calon mahasiswa baru yang telah memberikan uang,” ungkap Taufik.

KPK turut menjelaskan klaster terkait dugaan tindak pidana gratifikasi dan pemerasan dalam proses seleksi. Pertama, pemerasan kepada orang tua calon mahasiswa yang ingin masuk Fakultas Kedokteran dengan menyetorkan uang Rp650 juta.

Selanjutnya, klaster kedua berupa penerimaan gratifikasi seleksi mahasiswa baru senilai Rp 680 juta, serta klaster ketiga terkait pengumpulan uang dari calon mahasiswa baru oleh pengepul atas sepengetahuan Akhmad Sodiq.

Selain Sodiq, sejumlah pihak turut diterapkan sebagai tersangka kasus ini, di antaranya Norman Arie Prayoga selaku Wakil Rektor III Unsoed; Eko Sumanto selaku Kepala Bagian Akademik Unsoed; dan pihak swasta Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa itu Etomidate yang Diselundupkan oleh Jonathan Frizzy di Vape?

    Apa itu Etomidate yang Diselundupkan oleh Jonathan Frizzy di Vape?

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Baru-baru ini, artis Jonathan Frizzy ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyelundupan obat keras di dalam rokok elektrik atau vape dari Malaysia. Adapun jenis obat keras yang dimaksud adalah etomidate. Rokok elektrik berisi etomidate telah dilarang di berbagai negara, termasuk Indonesia berdasarkan Undang-undang Kesehatan. Bahkan di Singapura, zat ini masuk dalam kategori racun. Ini sering […]

  • Pemprov Jateng Salurkan Bantuan pada Korban Terdampak Kebakaran Sumur Minyak Blora

    Pemprov Jateng Salurkan Bantuan pada Korban Terdampak Kebakaran Sumur Minyak Blora

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 200
    • 0Komentar

      Blora, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah salurkan bantuan kepada masyarakat terdampak insiden kebakaran sumur minyak di Dusun Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora. Adapun bantuan yang diserahkan totalnya Rp180 juta. Rinciannya berupa uang Rp40 juta dari Baznas Jateng untuk keluarga yang meninggal dunia dan korban luka; dan logistik dan peralatan senilai […]

  • Atap Ruang Kelas MTS Sragen Ambruk saat KBM, Timpa Guru dan Murid

    Atap Ruang Kelas MTS Sragen Ambruk saat KBM, Timpa Guru dan Murid

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sragen, Kabarjatengterkini.com – Atap ruang kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen roboh pada Selasa (12/5/2026). Puing-puing bangunan tersebut menimpa guru dan sejumlah murid, hingga para korban dilarikan ke rumah sakit. Dikonfirmasi oleh Camat Sambungmacan, Edi Purwanto, ambruknya atap bangunan sekolah terjadi saat kegiatan belajar mengajar (KBM). Peristiwa tersebut diduga disebabkan kondisi kayu penyangga yang […]

  • Pemilik Sebut Kompensasi Rp1 M Buntut Polemik Kandang Babi-SPPG di Sragen

    Pemilik Sebut Kompensasi Rp1 M Buntut Polemik Kandang Babi-SPPG di Sragen

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sragen, Kabarjatengterkini.com – Pemilik peternakan babi yang sempat berselisih dengan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banaran minta kompensasi. Adapun besaran uang penggantian tersebut mencapai Rp1 miliar. Sebelumnya, ia menyebutkan angka Rp2 miliar setelah mendengar kabar peternakan miliknya harus ditutup karena tidak diperbolehkan berdekatan dengan SPPG. Namun, akhirnya, ia menurunkan jumlah kompensasi Rp1 miliar. “Iya […]

  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra

    Sekolah Rakyat Pati Siap Beroperasi 10 Juli Mendatang

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Sekolah Rakyat di Kecamatan Tlogowungu disebut siap beroperasi mulai 10 Juli 2026. Pasalnya, seluruh sarana untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) dinilai telah memadahi. Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengaku telah meninjau langsung kondisi Sekolah Rakyat pada Selasa (30/6/2026). Peninjauan difokuskan pada kesiapan ruang belajar, fasilitas penunjang, dan kelayakan lingkungan sekolah. […]

  • Heboh Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Identifikasi Ciri Pelaku

    Heboh Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Identifikasi Ciri Pelaku

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sukoharjo, Kabarjatengterkini.com – Heboh dugaan pembakaran Warung Mi Babi di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol. Terkait kasus tersebut, polisi melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku. Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyebutkan bahwa warung tersebut sengaja dibakar oleh pelaku. Hal ini berdasarkan kesaksian warga sekitar yang mengaku melihat beberapa orang tak dikenal di sekitar lokasi. “Langsung kita […]

expand_less