Kebijakan Strategis Pati : Salah Satunya Pemerataan Pembangunan Infrastruktur
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Jum, 5 Des 2025
- visibility 41

Foto: Bupati Sudewo dan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari (Sumber: Pemkab Pati)
Kabarjatengterkini.com – Bupati Sudewo paparkan kebijakan strategis dan program prioritas Kabupaten Pati ke pemerintah pusat.
Kebijakan dan program tersebut akan berfokus pada pembangunan daerah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat, serta menggerakkan roda perekonomian. Di antaranya melalui pemerataan pembangunan infrastruktur.
“Ini adalah langkah strategis kami agar roda perekonomian masyarakat bergerak lebih cepat,” ujar Bupati Sudewo saat melakukan kunjungan kerja ke Kepala Staf Presiden (KSP) di Gedung Bina Graha Jl. Veteran No. 16 Jakarta Pusat pada Kamis (4/12/2025).
Menurutnya, infrastruktur yang layak menjadi penopang kelancaran mobilitas barang dan jasa di suatu daerah. Selain itu, pembangunan juga dilakukan di sektor pertanian dan perkebunan untuk mendukung swasembada pangan, mengingat Kabupaten Pati dikenal dengan ‘Bumi Mina Tani’.
Adapun beberapa program unggulan itu, di antaranya terkait peningkatan produktivitas pertanian, dengan target program pertanian 10 ton per hektare. Selain itu, pengembangan tembakau dengan potensi produksi tembakau akan ditingkatkan di lahan seluas 28.000 hektare.
Pemkab Pati juga menggalakkan penanaman 23.000 bibit durian Musang King dan Black Thorn, serta mengembangkan potensi perkebunan jambu citra, alpukat, dan manggis.
Selain pembangunan ekonomi lewat infrastruktur dan sektor pertanian, Bupati Sudewo juga mendorong pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademi, namun juga berkarakter untuk menciptakan SDM yang berkualitas.
Menanggapi pemaparan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, menyampaikan apresiasi.
”Kami mengapresiasi langkah cepat dan pengambilan kebijakan publik yang jelas berpihak pada kepentingan masyarakat oleh Bupati Sudewo. Ini adalah langkah yang sangat baik dalam membangun komunikasi publik dan harmonisasi program antara pemerintah pusat dan Pemkab Pati,” kata M. Qodari. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

