Dua Rute di Bandara Adi Soemarmo Kembali Dibuka Setelah 5 Tahun Berhenti Beroperasi
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sen, 22 Des 2025
- visibility 49

Foto: Dua Rute di Bandara Adi Soemarmo Kembali Dibuka Setelah 5 Tahun Berhenti Beroperasi (sumber: Pemprov Jateng)
Boyolali, Kabarjatengterkini.com – Rute Solo-Bandung dan Solo-Surabaya di Bandara Adi Soemarmo kembali dibuka. Dua rute tersebut mulai dioperasikan oleh Wings Air pada Sabtu (20/12/2025), setelah lima tahun terhenti.
“Penerbangan pertama reoperated dioperasionalkan kembali setelah lima tahun rute Solo-Surabaya, Surabaya-Solo, Solo-Bandung dan sebaliknya, hari ini dijalankan,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Ia melanjutkan, pembukaan rute tersebut ditujukan untuk meningkatkan jumlah wisatawan, sekaligus memikat daya tarik investasi. Pengoperasian dua rute penerbangan juga mendukung pemerataan pembangunan.
“Secara tidak langsung ini akan menumbuhkan ekonomi baru dan akan menambah daripada daya tarik investasi dan tourism (pariwisata) di wilayah kita,” katanya.
Setelah rute penerbangan Solo-Surabaya dan Solo-Bandung dibuka, rencananya akan akan dibuka pula penerbangan Semarang-Bandung. Harapannya, akan lebih banyak rute-rute penerbangan yang dibuka untuk kota-kota lainnya di Jawa Tengah.
Dengan penambahan rute, masyarakat yang berasal dari Balikpapan, Pontianak, Makassar, Bali, dan lainnya dapat singgah melalui Solo atau Semarang, untuk melanjutkan ke Bandung. Begitu juga sebaliknya.
“Ini dalam rangka untuk mendukung perekonomian di wilayah Jawa Tengah, memilih Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo dan Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani di Semarang, menjadi penghubung atau menjadi hub untuk mengoneksikan wilayah Jawa Tengah dengan lebih dari 15 kota tujuan,” terang Corporate Communication Strategic Lions Group, Danang Mandala Prihantoro.
“Tahap awal untuk rute Solo-Bandung dan Solo-Surabaya dua kali seminggu, yaitu setiap Kamis dan Sabtu. Untuk Semarang-Surabaya sudah tujuh kali seminggu, Semarang-Bandung empat kali seminggu yaitu Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu,” ujarnya.
Harapannya, pergerakan ekonomi dari berbagai sektor, seperti pendidikan, pariwisata, dan industri lainnya di Jawa Tengah, bisa terus tumbuh dan berkembang. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

