Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Semarang Atasi Permasalahan Sampah, Tambah Kontainer dan TPS 3R di Setiap Kelurahan

Pemkot Semarang Atasi Permasalahan Sampah, Tambah Kontainer dan TPS 3R di Setiap Kelurahan

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
  • visibility 311

Semarang, Kabarjatengterkini – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus berupaya mengatasi permasalahan sampah, termasuk munculnya tempat pembuangan akhir (TPA) liar di sekitar Brown Canyon, Kecamatan Tembalang yang berbatasan dengan Kabupaten Demak.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan bahwa TPA ilegal itu bukan berada di lahan milik Pemkot Semarang. Meski demikian, pihaknya telah menambahkan fasilitas resmi untuk mencegah pembuangan sampah ke daerah lain.

Fasilitas pengelolaan sampah resmi tersebut berupa penambahan kontainer dan pembangunan tempat pengelolaan sampah (TPS) dengan konsep 3R atau reduce, reuse, dan recycle di setiap kelurahan.

“Kita berkomitmen untuk meletakkan kontainer sampah supaya masyarakat Kota Semarang tidak ikut membuang ke kabupaten lain,” kata Agustina baru-baru ini.

Saat ini, sudah terdapat sekitar dua kontainer di Kelurahan Sendangmulyo, dan jumlahnya akan bertambah. Sementara, TPS 3R juga bakal dibangun di dekat kantor kelurahan guna membantu pengelolaan sampah warga setempat.

“Rencananya mau ditambah (kontainer sampah) entah berapa jumlahnya, kita tidak tahu pasti, tapi mau ditambah,” kata Sekretaris Lurah di Kelurahan Sendangmulyo, Retno Pratiwi, Jumat (8/8/2025).

“Terus rencana juga mau dibuat TPS3R, yaitu yang reduce, reuse, recycle. Jadi tidak hanya menampung sampah lalu dibuang ke TPA, tapi nanti di situ juga ada pengelolaannya. Rencananya di samping kelurahan, gitu,” lanjut dia.

Terkait mekanisme pengangkutan, pengambilan sampah dilakukan dari rumah tangga oleh petugas RT atau RW, kemudian dibuang ke TPS. Selanjutnya, sampah di TPS akan diangkut oleh armada dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rute Penerbangan Semarang-Kuala Lumpur Kembali Dibuka, 8 Ribu Tiket Ludes

    Rute Penerbangan Semarang-Kuala Lumpur Kembali Dibuka, 8 Ribu Tiket Ludes

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 255
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Rute penerbangan Semarang-Kuala Lumpur di Bandara Jenderal Ahmad Yani kembali dibuka. Dengan pembukaan kembali rute tersebut, sebanyak 8 ribu lebih tiket maskapai AirAsia yang menyediakan layanan tersebut ludes hingga beberapa hari ke depan. “Alhamdulillah, kursi penerbangan terjual penuh hingga lima hari ke depan, sebanyak 8.553 tiket. Insyaallah ini akan berlanjut,” terang Wakil […]

  • wajah

    Wajah Dua Leluhur dari Peradaban Kuno Keeladi “Dihidupkan Kembali” Lewat Rekonstruksi Digital

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Dua pria dari 2.500 tahun lalu yang merupakan bagian dari peradaban kuno di wilayah Tamil Nadu, India, kini bisa “dilihat” kembali berkat teknologi rekonstruksi wajah digital. Temuan ini tak hanya memberikan visualisasi realistis wajah manusia purba, tapi juga membuka tabir peradaban Keeladi, yang disebut-sebut sebagai salah satu pusat urban tertua di India selatan. Rekonstruksi […]

  • Kasus Korupsi Bupati Nonaktif Sudewo, Hakim Jatuhkan Vonis 8 Tahun 6 Bulan Penjara

    Kasus Korupsi Bupati Nonaktif Sudewo, Hakim Jatuhkan Vonis 8 Tahun 6 Bulan Penjara

    • calendar_month Rab, 21 Okt 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Pati Nonaktif, Sudewo, dijatuhi vonis pidana penjara 8 tahun 6 bulan terkait kasus korupsi proyek Direktorat Jendral Perkeretaapian (DJKA) dan pengisian perangkat desa di kabupaten Pati. Putusan tersebut dibacakan oleh hakim saat sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Jawa Tengah, pada hari ini, Rabu (21/10/2026). Sudewo dinyatakan terbukti secara sah […]

  • Lahan Kritis di Jateng Berkurang Hingga 75 Ribu Hektare

    Lahan Kritis di Jateng Berkurang Hingga 75 Ribu Hektare

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Luas lahan kritis di Jawa Tengah selama tiga tahun terakhir berkurang hingga 75 ribu hektare. Lahan kritis di Jawa Tengah sejumlah 392 ribu hektare hingga tahun 2024, kemudian mengalami penurunan menjadi total 317.629 hektare per akhir 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sampai saat ini masih melakukan upaya pemulihan lahan kritis melalui program perhutanan […]

  • nafa urbach

    Nafa Urbach Janjikan Gaji dan Tunjangan DPR Dialokasikan untuk Rakyat di Dapil Jateng

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Urbach, menyatakan akan mengembalikan seluruh gaji dan tunjangan yang diterimanya sebagai wakil rakyat untuk masyarakat di daerah pemilihannya (dapil) di Jawa Tengah. Pernyataan ini ia sampaikan sebagai respons atas keresahan publik terkait isu kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR RI yang dinilai tidak berpihak pada kondisi […]

  • Heboh Dana Hibah Pemerintah Ditransfer ke Rekening Pribadi, Jubir PB XIV Purbaya Buka Suara

    Heboh Dana Hibah Pemerintah Ditransfer ke Rekening Pribadi, Jubir PB XIV Purbaya Buka Suara

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Surakarta, Kabarjatengterkini.com – Heboh dana hibah pemerintah ke Keraton Solo yang ditransfer ke rekening pribadi Pakubuwono XIII. Sementara, Kementerian Budaya (Kemenbud) menghendaki agar dana hibah ini ada pertanggungjawabannya. “Keraton Solo mendapatkan hibah dari Pemerintah Kota Solo, dari provinsi, kemudian dari APBN. Nah selama ini menurut keterangan (yang kami terima) itu penerimanya itu pribadi,” kata Menteri […]

expand_less