Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Musim Penghujan Mulai Melanda, Masyarakat Diminta Waspada Penyakit Berikut

Musim Penghujan Mulai Melanda, Masyarakat Diminta Waspada Penyakit Berikut

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
  • visibility 204

Kabarjatengterkini.com – Masyarakat Jawa Tengah diminta waspada terhadap penyakit yang sering terjangkit selama musim penghujan. Salah satunya, yakni leptospirosis yang meresahkan banyak orang lantaran bisa berakibat fatal.

Menurut informasi, leptospirosis merupakan penyakit yang berasal dari infeksi bakteri leptospira interrogans. Bakteri tersebut menginfeksi hewan seperti tikus, kemudian menularkan ke manusia melalui urine. Dalam beberapa kasus, penyakit ini bisa mengakibatkan kematian.

Maka dari itu, pemerintah mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kebersihan diri. Salah satu perilaku yang dianjurkan sebagai pencegahan leptospirosis adalah menggunakan sarung tangan dan alas kaki, serta cuci tangan dan kaki setelah berpergian di daerah banjir.

“Kita harus rajin mencuci tangan dan kaki, agar bakteri Leptospira tidak sempat masuk ke tubuh. Gunakan air mengalir dan sabun, jangan menggunakan air tampungan,” kata Direktorat Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, dr Nani.

Labih lanjut, perhatian terhadap sanitasi lingkungan, pengendalian populasi tikus, serta waspada terhadap genangan air dan banjir.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Subkoordinator Penanggulangan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah, Zanuar Abidin menganjurkan penanggulangan leptospirosis dengan pendekatan One Health.

Pendekatan ini menekankan upaya kolaborasi antara sektor kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan lingkungan. Ini dinilai sangat relevan karena mengombinasikan deteksi dini, upaya promotif, serta respon cepat antarbidang dalam penanganannya.

Zanuar mengatakan, kolaborasi dan koordinasi yang baik, rencana aksi, implementasi, dan strategi, penanganan penyakit menjadi faktor keberhasilan pencegahan kasus leptospirosis.

“Harapannya pengendaliannya lebih sukses apabila sektor one health ini bisa terlibat, mulai dari perencanaan, pelaksanaan program, monitoring, dan evaluasi,” bebernya.

Menurutnya, kasus leptospirosis di Jawa Tengah masih menjadi perhatian serius, karena angka kejadian dan fatalitasnya yang fluktuatif. Berdasarkan data hingga September 2025, tercatat sebanyak 685 kasus leptospirosis di Jateng dengan 108 kematian. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Semarang, Agustina /semarangkota

    Agustina Berkomitmen Perbanyak Event Kreatif untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina berkomitmen memperbanyak event kreatif seperti event seni dan budaya di wilayahnya. Selain untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal, kehadiran event kreatif juga sekaligus diharapkan bisa mendorong pertumbuhan dan perputaran ekonomi masyarakat. Salah satu event kreatif yang baru saja terselenggara adalah lomba Melukis Payung dan Kipas 2025 yang diselenggarakan oleh […]

  • Terungkap Penyebab Api Abadi Mrapen Padam, Dinas ESDM Jateng: Tersumbat Lumpur

    Terungkap Penyebab Api Abadi Mrapen Padam karena Tersumbat Lumpur

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Grobogan, Kabarjatengterkini.com – Terungkap penyebab padamnya Api Abadi Mrapen sejak awal tahun 2026 yang lalu. Kobaran api tersebut bisa mati karena saluran gas di bawahnya tersumbat dengan lumpur. “Prinsipnya, si gas ini tertutup sama media yang namanya lumpur, jadi terhambat jalannya gas itu,” kata Kabid Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Dinas ESDM Jateng, Dwi […]

  • Pesepakbola Liverpool Diogo Jota Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Mobil

    Pesepakbola Liverpool Diogo Jota Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Mobil

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

     – Penyerang klub sepak bola Liverpool, Diogo Jota meninggal dunia dalam kecelakaan mobil. Kecelakaan maut tersebut menimpa dia bersama adiknya, Andre Silva saat keduanya hendak melakukan perjalanan menuju Inggris, Kamis (3/7/2025) waktu setempat. Kabar ini juga telah dikonfirmasi oleh akun X Liga Premier Inggris lewat unggahan terbarunya. Pihaknya menyebutkan bahwa kabar meninggalnya Jota dan adiknya merupakan […]

  • semarang

    Pemkot Semarang Sigap Tangani Persoalan Sampah di TPS Muktiharjo Kidul

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak menangani persoalan sampah. Pasalnya, Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Muktiharjo Kidul dinilai sudah melebihi kapasitas. Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng baru-baru ini. Diketahui, beberapa orang menyampaikan keluhan terkait bau tak sedap dan tumpukkan sampah yang mengganggu kenyamanan warga sekitar TPS Muktiharjo Kidul. Untuk menangani […]

  • Heboh Temuan Roti Tawar Berjamur di Menu MBG SMPN 1 Delanggu Klaten

    Heboh Temuan Roti Tawar Berjamur di Menu MBG SMPN 1 Delanggu Klaten

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Klaten, Kabarjatengterkini.com – Heboh temuan roti tawar berjamur di paket menu program makan bergizi gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Delanggu. Roti tawar yang dibagikan pada Kamis (26/2/2026) itu menunjukkan tanda-tanda tak layak makan karena berwarna kebiruan. Hal ini telah dilaporkan ke pihak sekolah, dan sebagian siswa ada yang mengembalikan roti, sedangkan sebagian lagi dibuang. […]

  • Ratusan Bidang Tanah di Jawa Tengah Bakal Dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

    Ratusan Bidang Tanah di Jawa Tengah Bakal Dijadikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 155
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 240 bidang tanah di Jawa Tengah bakal melalui proses sertifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Hal ini tercantum dalam nota kesepakatan soal sinergi penyelenggaraan urusan pertahanan, agrarian, dan penataan ruang antara BPN dan Pemprov Jateng. Adapun tanah tersebut meliputi 80 bidang tanah di tiga kabupaten, yakni Cilacap, Blora, dan Wonosobo. Nantinya, […]

expand_less