Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5

Foto: ilustrasi (Sumber: istock)
Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 98 ribu warga Kota Semarang diperkirakan bakal mengalami penonaktifan status kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) buntut pemutakhiran data oleh Kemensos RI.
Terkait kebijakan tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempersiapkan skema reaktivasi bagi peserta yang status kepesertaannya dinonaktifkan. Pihaknya akan memilah peserta yang aktif menggunakan layanan kesehatan di antara 98 ribu orang tersebut.
“Kalau saat ini sekitar 150-200 ribu (peserta PBI yang aktif). Yang dinonaktifkan 98 ribu itu tidak masuk yang 200 ribu tadi. Karena skemanya dia itu awalnya masuk di APBN,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam, Senin (9/2/2026), dikutip Detik.
“Kami sama BPJS akan memilah kira-kira dari 98 ribu yang aktif menggunakan layanan kesehatan itu berapa. Itu nanti yang kita dahulukan, habis itu nanti Dinsos yang mengaktifkan,” lanjut dia.
Selain itu, ada pula mekanisme Universal Health Coverage (UHC). Lewat UHC, Pemkot Semarang akan menyiapkan dana tambahan dari APBD untuk meng-cover layanan kesehatan yang digunakan sementara waktu.
“Kita juga sudah menyiapkan anggaran untuk penambahan jumlah yang di-cover oleh APBD melalui UHC. Yang direaktivasi misalnya masih ada yang belum ter-cover, nanti UHC siap meng-cover,” terang dia lagi.
“Kalau misalkan dari Pemerintah Kota Semarang itu ada anggaran untuk UHC kan Rp 121 miliar. Jadi mudah-mudahan dari beberapa skema tadi itu bisa meng-cover dari yang dinonaktifkan,” ungkapnya.
Ia memperkirakan, ketersediaan anggaran UHC di Kota Semarang cukup untuk meng-cover kebutuhan layanan kesehatan masyarakat hingga akhir tahun.
“(Dananya) Cukup sampai akhir tahun. InsyaAllah kita tidak membiarkan orang-orang yang membutuhkan layanan kesehatan itu sehingga tidak bisa berobat ke rumah sakit ataupun puskesmas dan lain sebagainya,” jelasnya.
Sementara itu, total peserta PBI di Kota Semarang sebelumnya mencapai sekitar 366 ribu orang. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

