Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Siswa SMK di Kota Pekalongan Kembangkan Mesin Pengolah Sampah Jadi BBM

Siswa SMK di Kota Pekalongan Kembangkan Mesin Pengolah Sampah Jadi BBM

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
  • visibility 236

Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Siswa sekolah menengah kejuruan di Kota Pekalongan terus berupaya mengembangkan mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM).

Kepala SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan (Mudikal), Khusnawan menjelaskan, ide pengembangan mesin sudah ada sejak tahun 2018. Setelahnya, para siswa juga telah melakukan serangkaian penelitian dan pengembangan untuk menyempurnakan mesin.

Mesin tersebut sebelumnya hanya berupa prototipe kecil berbentuk tabung gas. Namun, dengan berbagai upaya siswa SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan (Mudikal), kini kapasitas pengolahannya diperbesar menjadi wadah menyerupai periuk besar.

Proses menggunakan mesin tersebut memungkinkan menghasilkan tiga jenis output BBM utama, seperti solar oktan rendah, minyak tanah, dan premium.

“Dari proses pirolisis tersebut, dihasilkan tiga jenis output utama, yakni solar oktan rendah, minyak tanah, dan premium,” tuturnya, Senin (15/9/2025).

Adapun tujuan pengembangan mesin ini untuk mengurangi masalah sampah di area sekolah. Inovasi ini juga turut diajarkan kepada peserta didik lainnya sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek di sekolah.

Guru SMK Mudikal sekaligus penggagas ide pirolisis, Agus Riyadi menjelaskan cara kerja mesin, yakni memasukkan sampah plastik, terutama botol kemasan ke dalam wadah dandang besar. Setelah itu, sampah dibakar selama sekitar satu jam, lalu didinginkan dengan air di wadah berbeda.

“Akan lebih bagus jika menggunakan pompa, terutama saat suhu sangat tinggi. Dari proses itu akan keluar asap yang kemudian dialirkan melalui pipa-pipa yang sudah disiapkan hingga menghasilkan cairan BBM,” bebernya.

Kapasitas alat pirolisis bervariasi, tergantung ukuran sampah. Alat mampu menampung hingga 5 kilogram sampah yang sudah tercacah kecil, kemudian akan diolah menjadi BBM sebanyak 40–50 persen dari sampah yang diolah.

Meski belum diproduksi massal, pihaknya berharap SMK Mudikal dapat menjadi pelopor pendidikan berbasis riset dan lingkungan. Mesin tersebut bahkan berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Kota Pekalongan Tahun 2024.

“Memang saat ini belum diproduksi massal dan masih dimanfaatkan untuk internal sekolah, tetapi ke depan jika ada pesanan, kami siap mengusahakan,” tambahnya. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPSK Jemput Bola Tangani Kasus Pemerkosaan di Ponpes Pati, Siap Beri Perlindungan ke Korban

    LPSK Jemput Bola Tangani Kasus Pemerkosaan di Ponpes Pati, Siap Beri Perlindungan ke Korban

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sedang jemput bola untuk menangani kasus dan memberikan perlindungan terhadap seluruh korban pemerkosaan di pondok pesantren (ponpes) Pati. “LPSK jemput bola terkait kasus ini. Baru mau ketemu para korban dan kemudian koordinasi dengan aparat penegak hukum yang tangani baru hari ini,” kata Wakil Ketua LPSK Susilaningtias, Rabu […]

  • Dinkes Jateng Sebut Temuan Jenis Bakteri Bisa Jadi Petunjuk Evaluasi SPPG

    Dinkes Jateng Sebut Temuan Jenis Bakteri Bisa Jadi Petunjuk Evaluasi SPPG

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Ada empat jenis bakteri yang terkandung dalam sampel menu makan bergizi gratis (MBG) siswa di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Di antaranya adalah Bacillus sp, Bacillus cereus, Staphylococcus aureus, dan E. coli. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Zulfachmi menyebutkan, bakteri tersebut ditemukan di tiga sampel makanan, yakni tempe kering, timun, dan nasi bakar. […]

  • Kawasan Dataran Tinggi Dieng Ditetapkan Sebagai Geopark Nasional

    Kawasan Dataran Tinggi Dieng Ditetapkan Sebagai Geopark Nasional

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 215
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Kawasan Dataran Tinggi Dieng ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh Kementerian ESDM RI lewat Surat Keputusan Nomor 172.K/GL.01/MEM.G/2025 yang diterbitkan pada tanggal 7 Mei 2025. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin berharap, penetapan Taman Geopark Nasional Dieng bisa mendorong pengembangan pariwisata di Jawa Tengah. Sehingga, pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan […]

  • pembacokan

    Kasus Pembacokan di Tambakromo Pati: Korban Mengaku Diteror Sejak Tahun 2025

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Seorang pria di Pati, berinisial MAY atau A, diduga tega meneror dan membacok perempuan karena ditolak taaruf. Akibat perbuatannya, korban berinisial DS mengalami luka berat hingga dirawat di rumah sakit. Peristiwa itu terjadi di rumah korban Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kamis (23/07/2026). Awalnya, pelaku masuk melalui pintu belakang rumah dengan membawa linggis […]

  • Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar, BPBD Rembang Selenggarakan Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan

    Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar, BPBD Rembang Selenggarakan Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Aulia Anissa Putri
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang selenggarakan Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana se-Kabupaten Rembang. Kegiatan yang digelar pada Kamis (13/11/2025) di Aula SMA Negeri 3 Rembang ini diikuti oleh sebanyak 250 peserta, terdiri dari para guru dan siswa […]

  • Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi

    Pemprov Jateng Salurkan Bankeu untuk Rehabilitasi Pasca Demo di Pekalongan

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyalurkan bantuan keuangan (Bankeu) sebesar Rp61 miliar ke Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi juga menyebutkan, sebagian bantuan keuangan itu juga ditujukan untuk rehabilitasi kantor pemerintah Kota Pekalongan yang sempat rusak karena aksi pembakaran pada aksi demo beberapa hari lalu. “Kita dorong yang […]

expand_less