Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kades di Magelang Gelapkan Dana Desa Hingga Rugikan Negara Rp237 juta

Kades di Magelang Gelapkan Dana Desa Hingga Rugikan Negara Rp237 juta

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
  • visibility 140

Kabarjatengterkini.com – Seorang kepala desa di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, inisial BDM (51), diduga menggelapkan dana desa tahun 2023 senilai Rp237 juta. Pelaku yang menjabat di Desa Girimulyo tersebut telah ditetapkan tersangka.

“Terkait dengan Kepala Desa Girimulyo atas nama BDM. Kemarin (Kamis) itu penetapan tersangka korupsi keuangan desa,” kata Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Kabupaten Magelang, Vidi Pradinata, Jumat (20/2/2026), dikutip Detik.

“Jadi yang kami tahan itu selaku Kepala Desa Girimulyo aktif sebagai tersangka dugaan tipikor dana desa tahun anggaran 2023,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, modus pelaku melakukan penggelapan dana desa adalah dengan meminta uang pencairan tahap I hingga III ke bendahara tanpa tujuan jelas. Diketahui, belanja Desa Girimulyo tahun 2023 dilaporkan sebesar Rp 1,85 miliar untuk 12 item, termasuk betonisasi.

“Modusnya tersangka mengelola sendiri anggarannya, keuangan desa secara sepihak, dengan meminta uang pencairan tahap satu hingga tiga dari bendahara desa tanpa tujuan yang sah,” sambung Vidi.

Namun, audit Inspektorat Kabupaten Magelang kemudian menemukan selisih yang menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 327 juta. Menurut pemeriksaan, uang tersebut digunakan untuk keperluan pribadi, seperti memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Akibat perbuatan tersangka negara mengalami kerugian sudah dilakukan audit oleh Inspektorat Kabupaten, yaitu Rp 327.049.580,30,” ujar Vidi.

“(Hasil pemeriksaan uang digunakan) Untuk pribadi. Yang pertama, dari pemeriksaan, uang itu untuk bayar utang sama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Setelah ini, pihaknya mempersiapkan surat dakwaan agar kasus korupsi dana desa bisa dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang. (*)

 

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Semarang Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik

    Pemkot Semarang Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sampah masih menjadi persoalan yang perlu segera ditangani oleh pemerintah daerah. Pasalnya, masalah lingkungan ini dinilai sudah tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan konvensional saja. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebut, pengelolaan sampah menjadi salah satu bentuk transformasi daerah. Harus ada inovasi agar sampah tidak hanya berakhir di tempat pembuangan, tetapi bisa diolah […]

  • Belum Pulih Vertigo, Gregoria Mariska Absen 2 Turnamen Terdekat

    Belum Pulih Vertigo, Gregoria Mariska Absen 2 Turnamen Terdekat

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Pebulu tangkis tunggal putri asal Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung bakal absen di sejumlah turnamen. Keputusan ini berkenaan dengan kondisinya setelah mengalami vertigo, dan belum pulih sepenuhnya. Beberapa turnamen tersebut di antaranya, Super 750 Singapore Open yang digelar pada 27 Mei hingga 1 Juni dan BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2025 di Istora […]

  • Perayaan Kedatangan Kimsin Yang Suci (YS) Poo Seng Tay Tee ke-166

    Pemkot Semarang Apresiasi Perayaan Kedatangan Kimsin Yang Suci (YS) Poo Seng Tay Tee

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Budaya menjadi salah satu penguat toleransi antar warga di Kota Semarang. Keragaman suku, agama, budaya, dan tradisi mewujudkan harmonisasi yang bertahan selama ratusan tahun. Salah satu tradisi yang patut diapresiasi adalah Perayaan Kedatangan Kimsin Yang Suci (YS) Poo Seng Tay Tee ke-166. Acara tersebut digelar di Klenteng Besar Tay Kak Sie pada […]

  • korban

    Tragedi Ambruknya Musala Al Khoziny: 49 Korban Tewas, Pencarian Masih Terus Berlanjut

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Tragedi ambruknya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, pada Minggu (5/10), semakin memperlihatkan dampak buruknya. Hingga malam hari, jumlah korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut terus meningkat, mencapai angka 49 orang. Data terbaru yang dihimpun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa tim pencari berhasil menemukan tambahan 24 jenazah, yang sebelumnya tertimbun […]

  • Pemkot Salatiga Terbuka pada Pengembangan Kajian Prasejarah di Daerahnya

    Pemkot Salatiga Terbuka pada Pengembangan Kajian Prasejarah di Daerahnya

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 161
    • 0Komentar

      Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga terbuka pada pengembangan edukasi prasejarah di wilayahnya. Hal ini diperkuat dengan penyambutan profesor dan arkeolog paleolitik asal Prancis, François Sémah pada Senin (13/10/2025) kemarin. Sebagai informasi, Profesor Sémah dikenal sebagai salah satu arkeolog yang banyak memberikan kontribusi dalam penelitian prasejarah di Indonesia. Ia juga telah berkolaborasi dengan para […]

  • Gencarkan Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jateng Terapkan Kebijakan Bebas BPHTB

    Gencarkan Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jateng Terapkan Kebijakan Bebas BPHTB

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov) Jateng terapkan kebijakan pembebasan Bea Perolehan Ha katas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di 35 kabupaten/kota. Kebijakan ini diterapkan selaras dengan program pemerintah pusat tiga juta rumah. Saat ini, seluruh daerah telah menetapkan peraturan tersebut, meski terdapat perbedaan penerima pembebasan BPHTB bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 22 kabupaten/ kota […]

expand_less