Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Trump Bahas Akuisisi Greenland, AS Ingin Blokir Pengaruh China dan Rusia di Arktik

Trump Bahas Akuisisi Greenland, AS Ingin Blokir Pengaruh China dan Rusia di Arktik

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • visibility 168

Kabarjatengterkini.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menghebohkan panggung geopolitik global. Rencana kontroversialnya untuk mengakuisisi Greenland kini bukan lagi sekadar wacana.

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa opsi pengambilalihan pulau terbesar di dunia itu sedang dibahas secara serius sebagai bagian dari strategi keamanan nasional Amerika Serikat.

Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark, dinilai Trump memiliki posisi strategis krusial di kawasan Arktik. Dengan meningkatnya ketegangan global dan persaingan pengaruh antara Amerika Serikat, China, dan Rusia, kawasan Arktik kini menjadi medan baru perebutan kekuatan dunia.

Gedung Putih: Pembahasan Aktif di Lingkaran Keamanan Nasional

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa isu akuisisi Greenland sedang “aktif dibahas” oleh Presiden Trump bersama tim keamanan nasionalnya. Menurutnya, Trump memandang penguasaan Greenland sebagai langkah strategis untuk melindungi kepentingan jangka panjang Amerika Serikat.

“Presiden sangat jelas bahwa langkah ini adalah demi kepentingan terbaik Amerika Serikat, terutama untuk mencegah agresi China dan Rusia di wilayah Arktik,” ujar Leavitt dalam konferensi pers di Gedung Putih, Kamis (8/1/2026).

Leavitt bahkan menyebut bahwa seluruh opsi saat ini berada “di atas meja”, termasuk kemungkinan penggunaan kekuatan militer. Meski demikian, ia menegaskan bahwa jalur diplomasi tetap menjadi prioritas utama pemerintahan Trump dalam mewujudkan ambisi tersebut.

Greenland dan Kepentingan Strategis Arktik

Greenland memiliki posisi geografis yang sangat penting. Terletak di antara Amerika Utara dan Eropa, wilayah ini menjadi titik strategis bagi jalur pertahanan, sistem radar, serta akses menuju Samudra Arktik. Selain itu, Greenland juga menyimpan cadangan sumber daya alam bernilai tinggi, mulai dari mineral langka, logam strategis, hingga potensi energi.

Perubahan iklim yang mempercepat pencairan es di Arktik turut membuka jalur pelayaran baru yang lebih singkat antara Asia, Eropa, dan Amerika. Kondisi ini menjadikan kawasan tersebut semakin diminati oleh kekuatan besar dunia, termasuk China dan Rusia, yang belakangan aktif meningkatkan kehadiran militernya di wilayah kutub utara.

Bagi Trump, membiarkan Greenland tetap berada di bawah kendali Denmark dinilai berisiko. Ia menilai kemampuan pertahanan Denmark tidak cukup kuat untuk menahan ekspansi pengaruh Beijing dan Moskow di kawasan strategis tersebut.

Reaksi Keras Eropa dan Ketegangan NATO

Rencana Trump itu langsung memicu reaksi keras dari negara-negara Eropa. Denmark secara tegas menolak gagasan penjualan Greenland, sementara sejumlah negara anggota NATO menyuarakan kekhawatiran terhadap potensi eskalasi konflik antara sekutu.

Menanggapi situasi yang memanas, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dijadwalkan melakukan kunjungan diplomatik ke Denmark dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut bertujuan meredakan ketegangan dan membahas posisi Amerika Serikat terkait keamanan kawasan Arktik.

Namun, di tengah upaya diplomasi tersebut, Trump justru melontarkan sindiran tajam terhadap NATO melalui platform media sosial Truth Social. Ia menyebut bahwa tanpa keterlibatan Amerika Serikat, NATO tidak memiliki daya gentar di mata China dan Rusia.

“China dan Rusia sama sekali tidak takut pada NATO tanpa Amerika Serikat. Satu-satunya negara yang benar-benar ditakuti dan dihormati adalah Amerika Serikat yang dibangun kembali,” tulis Trump.

Trump juga mempertanyakan komitmen negara-negara anggota NATO dalam membantu AS jika suatu saat Washington membutuhkan dukungan militer.

Potensi Perubahan Peta Kekuatan Global

Para analis geopolitik menilai langkah Trump dapat mengubah peta kekuatan global secara signifikan, khususnya di kawasan Arktik. Jika Amerika Serikat berhasil menguasai Greenland, Washington akan memperoleh keunggulan strategis dalam pengawasan militer, pengendalian jalur pelayaran, serta eksploitasi sumber daya alam di wilayah tersebut.

Namun, langkah ini juga berpotensi memicu ketegangan baru dengan Eropa dan memperlebar jurang perbedaan di dalam NATO. Selain itu, China dan Rusia diperkirakan tidak akan tinggal diam jika pengaruh mereka di Arktik terancam oleh dominasi Amerika Serikat.

Sejumlah pengamat memperingatkan bahwa kebijakan agresif Trump dapat meningkatkan risiko perlombaan militer di kawasan kutub utara, yang selama ini relatif stabil dibandingkan kawasan konflik lainnya.

Ambisi Lama Trump yang Kembali Mencuat

Gagasan membeli Greenland sejatinya bukan hal baru bagi Trump. Pada masa jabatan sebelumnya, ia sempat melontarkan ide serupa yang kala itu ditertawakan banyak pihak dan ditolak mentah-mentah oleh Denmark. Namun kini, dengan situasi geopolitik global yang kian tegang, ambisi tersebut kembali mengemuka dengan nuansa yang jauh lebih serius.

Apakah rencana ini akan benar-benar terwujud atau kembali kandas di meja diplomasi, masih menjadi tanda tanya besar. Yang pasti, langkah Trump kembali menegaskan arah kebijakan luar negeri AS yang semakin konfrontatif dalam menghadapi rival globalnya.

Dengan Arktik sebagai panggung baru persaingan kekuatan dunia, Greenland kini berada di pusat pusaran geopolitik internasional—dan dunia menanti langkah selanjutnya dari Gedung Putih.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • wanita

    Fakta Mengejutkan: 40% Wanita di Atas 40 Tahun Alami Insomnia, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Insomnia bukan sekadar kesulitan tidur sesaat. Bagi sebagian besar wanita, terutama yang berusia di atas 40 tahun, gangguan tidur ini menjadi masalah kronis yang memengaruhi kualitas hidup secara signifikan. Berdasarkan data dan riset kesehatan terbaru, tercatat sekitar 40% wanita berusia 40 tahun ke atas mengalami insomnia dalam berbagai bentuk. Ini adalah angka yang mencengangkan […]

  • meteor

    Fenomena Langit Lampung: Bukan Meteor, ITERA Pastikan Cahaya Misterius Adalah Sampah Antariksa China

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Lampung dikejutkan oleh penampakan benda bercahaya terang yang melintasi langit malam pada Sabtu (4/4/2026). Fenomena visual yang memukau sekaligus mendebarkan ini memicu spekulasi luas di media sosial, dengan banyak warga menduga bahwa benda tersebut adalah meteor jatuh atau komet yang melintas dekat bumi. Cahaya terang berwarna kebiruan dengan ekor […]

  • Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini

    Status PBI Puluhan Ribu Warga Kota Semarang Bakal Nonaktif, Pemkot Siapkan Skema Ini

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Sebanyak 98 ribu warga Kota Semarang diperkirakan bakal mengalami penonaktifan status kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) buntut pemutakhiran data oleh Kemensos RI. Terkait kebijakan tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mempersiapkan skema reaktivasi bagi peserta yang status kepesertaannya dinonaktifkan. Pihaknya akan memilah peserta yang aktif menggunakan layanan kesehatan […]

  • Bupati Nonaktif Sudewo Bakal Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor Semarang

    Bupati Nonaktif Sudewo Bakal Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor Semarang

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Bupati Pati nonaktif Sudewo bakal menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. Total ada lima berkas perkara yang dilimpahkan oleh KPK RI ke pengadilan baru-baru ini. Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Luhur Supriyohadi, menyebutkan bahwa saat ini Sudewo dan keempat tersangka masih ditahan di Jakarta, karena proses pemindahan masih menunggu […]

  • Pemkot Pekalongan Sosialisasikan Tentang Karcis Parkir dan Tarif Terbaru

    Pemkot Pekalongan Sosialisasikan Tentang Karcis Parkir dan Tarif Terbaru

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan sosialisasikan tentang karcis parkir untuk menghindari adanya pemungutan oleh juru parkir liar. Kepala Dishub Kota Pekalongan, M Restu Hidayat menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan karcis parkir baru yang akan dibagikan kepada seluruh juru parkir (jukir) resmi Kota Pekalongan. Menurutnya, karcis menjadi jaminan tarif sesuai ketentuan. Sehingga, jika jukir […]

  • Menang dari China dalam Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Member Skuad Garuda Dapat Bingkisan dari Presiden RI

    Menang dari China dalam Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Member Skuad Garuda Dapat Bingkisan dari Presiden RI

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Usai kalahkan tim sepakbola China dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia beberapa hari lalu, Timnas Indonesia berkunjung ke kediaman Presiden Prabowo Subianto. Dalam kunjungan tersebut, para anggota juga mendapatkan hadiah istimewa. Kapten timnas, Jay Idzes turut mengucapkan terima kasih atas undangan makan siang, pada Jumat (6/6/2025) kemarin. Ia juga membenarkan bahwa goodie bag berwarna […]

expand_less