Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Trump Bahas Akuisisi Greenland, AS Ingin Blokir Pengaruh China dan Rusia di Arktik

Trump Bahas Akuisisi Greenland, AS Ingin Blokir Pengaruh China dan Rusia di Arktik

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • visibility 105

Kabarjatengterkini.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menghebohkan panggung geopolitik global. Rencana kontroversialnya untuk mengakuisisi Greenland kini bukan lagi sekadar wacana.

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa opsi pengambilalihan pulau terbesar di dunia itu sedang dibahas secara serius sebagai bagian dari strategi keamanan nasional Amerika Serikat.

Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark, dinilai Trump memiliki posisi strategis krusial di kawasan Arktik. Dengan meningkatnya ketegangan global dan persaingan pengaruh antara Amerika Serikat, China, dan Rusia, kawasan Arktik kini menjadi medan baru perebutan kekuatan dunia.

Gedung Putih: Pembahasan Aktif di Lingkaran Keamanan Nasional

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa isu akuisisi Greenland sedang “aktif dibahas” oleh Presiden Trump bersama tim keamanan nasionalnya. Menurutnya, Trump memandang penguasaan Greenland sebagai langkah strategis untuk melindungi kepentingan jangka panjang Amerika Serikat.

“Presiden sangat jelas bahwa langkah ini adalah demi kepentingan terbaik Amerika Serikat, terutama untuk mencegah agresi China dan Rusia di wilayah Arktik,” ujar Leavitt dalam konferensi pers di Gedung Putih, Kamis (8/1/2026).

Leavitt bahkan menyebut bahwa seluruh opsi saat ini berada “di atas meja”, termasuk kemungkinan penggunaan kekuatan militer. Meski demikian, ia menegaskan bahwa jalur diplomasi tetap menjadi prioritas utama pemerintahan Trump dalam mewujudkan ambisi tersebut.

Greenland dan Kepentingan Strategis Arktik

Greenland memiliki posisi geografis yang sangat penting. Terletak di antara Amerika Utara dan Eropa, wilayah ini menjadi titik strategis bagi jalur pertahanan, sistem radar, serta akses menuju Samudra Arktik. Selain itu, Greenland juga menyimpan cadangan sumber daya alam bernilai tinggi, mulai dari mineral langka, logam strategis, hingga potensi energi.

Perubahan iklim yang mempercepat pencairan es di Arktik turut membuka jalur pelayaran baru yang lebih singkat antara Asia, Eropa, dan Amerika. Kondisi ini menjadikan kawasan tersebut semakin diminati oleh kekuatan besar dunia, termasuk China dan Rusia, yang belakangan aktif meningkatkan kehadiran militernya di wilayah kutub utara.

Bagi Trump, membiarkan Greenland tetap berada di bawah kendali Denmark dinilai berisiko. Ia menilai kemampuan pertahanan Denmark tidak cukup kuat untuk menahan ekspansi pengaruh Beijing dan Moskow di kawasan strategis tersebut.

Reaksi Keras Eropa dan Ketegangan NATO

Rencana Trump itu langsung memicu reaksi keras dari negara-negara Eropa. Denmark secara tegas menolak gagasan penjualan Greenland, sementara sejumlah negara anggota NATO menyuarakan kekhawatiran terhadap potensi eskalasi konflik antara sekutu.

Menanggapi situasi yang memanas, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dijadwalkan melakukan kunjungan diplomatik ke Denmark dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut bertujuan meredakan ketegangan dan membahas posisi Amerika Serikat terkait keamanan kawasan Arktik.

Namun, di tengah upaya diplomasi tersebut, Trump justru melontarkan sindiran tajam terhadap NATO melalui platform media sosial Truth Social. Ia menyebut bahwa tanpa keterlibatan Amerika Serikat, NATO tidak memiliki daya gentar di mata China dan Rusia.

“China dan Rusia sama sekali tidak takut pada NATO tanpa Amerika Serikat. Satu-satunya negara yang benar-benar ditakuti dan dihormati adalah Amerika Serikat yang dibangun kembali,” tulis Trump.

Trump juga mempertanyakan komitmen negara-negara anggota NATO dalam membantu AS jika suatu saat Washington membutuhkan dukungan militer.

Potensi Perubahan Peta Kekuatan Global

Para analis geopolitik menilai langkah Trump dapat mengubah peta kekuatan global secara signifikan, khususnya di kawasan Arktik. Jika Amerika Serikat berhasil menguasai Greenland, Washington akan memperoleh keunggulan strategis dalam pengawasan militer, pengendalian jalur pelayaran, serta eksploitasi sumber daya alam di wilayah tersebut.

Namun, langkah ini juga berpotensi memicu ketegangan baru dengan Eropa dan memperlebar jurang perbedaan di dalam NATO. Selain itu, China dan Rusia diperkirakan tidak akan tinggal diam jika pengaruh mereka di Arktik terancam oleh dominasi Amerika Serikat.

Sejumlah pengamat memperingatkan bahwa kebijakan agresif Trump dapat meningkatkan risiko perlombaan militer di kawasan kutub utara, yang selama ini relatif stabil dibandingkan kawasan konflik lainnya.

Ambisi Lama Trump yang Kembali Mencuat

Gagasan membeli Greenland sejatinya bukan hal baru bagi Trump. Pada masa jabatan sebelumnya, ia sempat melontarkan ide serupa yang kala itu ditertawakan banyak pihak dan ditolak mentah-mentah oleh Denmark. Namun kini, dengan situasi geopolitik global yang kian tegang, ambisi tersebut kembali mengemuka dengan nuansa yang jauh lebih serius.

Apakah rencana ini akan benar-benar terwujud atau kembali kandas di meja diplomasi, masih menjadi tanda tanya besar. Yang pasti, langkah Trump kembali menegaskan arah kebijakan luar negeri AS yang semakin konfrontatif dalam menghadapi rival globalnya.

Dengan Arktik sebagai panggung baru persaingan kekuatan dunia, Greenland kini berada di pusat pusaran geopolitik internasional—dan dunia menanti langkah selanjutnya dari Gedung Putih.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra

    Plt Bupati Sambut Rombongan Siswa SD di Pendopo Kabupaten Pati

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Pendopo Kabupaten Pati kembali menerima tamu spesial, yakni rombongan siswa kelas V dan VI SD IT Yaumi Fatimah Pati, Jumat (13/3/2026). Kunjungan anak-anak tersebut bertujuan untuk pembelajaran di luar kelas atau outing class. Kedatangan para siswa sekolah dasar juga disambut oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Dalam sambutannya, ia berpesan kepada […]

  • Pemkab Sragen Pro Rakyat, Hadirkan Program Keringanan PBB Hingga Perbaikan RTLH

    Pemkab Sragen Pro Rakyat, Hadirkan Program Keringanan PBB Hingga Perbaikan RTLH

    • calendar_month Sel, 26 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sragen, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen berkomitmen mengurangi beban masyarakat melalui sejumlah kebijakan. Beberapa di antaranya ada program keringanan PBB, perbaikan RTLH, pembangunan jalan, hingga bantuan pendidikan. “Kebijakan ini demi meringankan beban rakyat, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Sragen,” tegas Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, Senin (25/8/2025). Pertama, Pemkab akan membebaskan Pajak Bumi […]

  • diamonds

    Wanita Temukan Berlian 2,3 Karat di Crater of Diamonds State Park, Arkansas, dan Gunakan untuk Cincin Tunangan

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Micheerre Fox, seorang wanita berusia 31 tahun asal New York, berhasil menemukan berlian seberat 2,3 karat di Crater of Diamonds State Park, Arkansas, pada 29 Juli 2025. Penemuan ini tidak hanya membawa kebahagiaan pribadi, tetapi juga melambangkan simbolisme yang dalam. Berlian tersebut kini menjadi cincin tunangannya, sebagai bukti bahwa kerja keras dan komitmen yang […]

  • Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    Dapat Suntikan Dana Rp135 Miliar, Pemprov Jateng Siap Hilirisasi 3 Komoditas Unggulan Sektor Perkebunan

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) siap hilirisasi sektor perkebunan, khususnya di tiga komoditas unggulan seperti tebu, kopi dan kelapa. Upaya ini didukung oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI dengan suntikan dana Rp135 miliar. Program bantuan akan dimulai pada September sampai dengan awal Desember 2025. Dengan demikian, provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah diminta […]

  • perbatasan

    Bentrokan di Perbatasan Thailand-Kamboja: 23 Warga Kamboja Terluka

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Situasi di perbatasan Thailand-Kamboja kembali memanas setelah aksi demonstrasi yang dilakukan oleh warga Kamboja berujung bentrokan dengan pasukan militer Thailand pada Rabu (17/9). Insiden ini terjadi di wilayah perbatasan Provinsi Banteay Meanchey, Kamboja, yang berbatasan langsung dengan wilayah timur Thailand. Menurut laporan dari kantor berita internasional AFP yang dikutip Kamis (18/9), ketegangan bermula dari […]

  • lingkungan

    Sempat Dilanda Cuaca Ekstrem, Agustina Imbau Warga Terapkan Kesadaran Lingkungan

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meminta seluruh masyarakat di wilayahnya untuk selalu menerapkan kesadaran lingkungan. Salah satunya, dengan tidak membuang sampah di saluran air. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, baru-baru ini. Ia mengatakan, langkah sederhana, seperti memastikan selokan dan gorong-gorong bebas dari sumbatan sampah, bisa menjadi awal penerapan kesadaran lingkungan. […]

expand_less