Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

Harga Garam Industri Tembus Rp2.500 per Kg, Petambak Tradisional Pati Kian Tertinggal

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
  • visibility 132

Pati, kabarjatengterkini.com – Kesenjangan harga garam antara produksi industri dan tambak petani makin terasa di Kabupaten Pati. Mengingat, harga garam industri kini mencapai Rp2.500 per kilogram, jauh melampaui harga garam petambak tradisional yang masih berkisar Rp1.500 – Rp1.700 per kilogram.

Petugas Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Bidang P3KP DKP Kabupaten Pati, Triana Shinta Dewi, menyebutkan bahwa garam industri berkualitas tinggi ini diproduksi oleh PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT).

Kadar kemurniannya mencapai 97 persen, jauh di atas standar garam tradisional yang maksimal hanya 94 persen. Bahkan, di sejumlah wilayah seperti Juwana, kadar garam yang dihasilkan hanya sekitar 90 persen atau bahkan lebih rendah.

“Garam SPJT dengan kadar 97 persen memang dijual Rp2.500. Sementara garam dari petambak tradisional seperti di Batangan bisa sampai 94 persen, tapi di Juwana masih banyak yang di bawah itu. Jadi wajar kalau harga garam industri lebih tinggi,” ungkapnya, baru-baru ini.

Perbedaan kualitas ini menjadi faktor utama disparitas harga yang signifikan. Garam industri SPJT yang berkualitas tinggi dan stabil sangat dibutuhkan oleh berbagai industri seperti pakan ternak, kosmetik, farmasi, dan tekstil.

Sementara itu, garam petambak tradisional masih diproduksi dengan cara sederhana dan kualitasnya kurang optimal, karena bahan baku yang mengandung kadar air tinggi dan proses pengolahan yang belum memenuhi standar nasional.

Kabupaten Pati sendiri memiliki potensi produksi garam yang besar, mencapai sekitar 209.202 ton per tahun, tetapi realisasi produksi garam konsumsi baru sekitar 35 persen dari potensi tersebut.

Selain itu, kualitas garam rakyat yang masih di bawah standar SNI, khususnya kadar yodium yang kurang, menjadi kendala utama dalam meningkatkan daya saing garam rakyat di pasar.

Untuk mengatasi masalah ini, Pemprov Jawa Tengah mendirikan pabrik garam industri SPJT di Desa Raci, Kecamatan Batangan, yang mulai beroperasi Juni 2025. Pabrik ini mampu memproduksi 25.000 ton garam per tahun dan menyerap garam petambak lokal hingga 30.000 ton per tahun.

Dengan kadar NaCl minimal 97 persen dan kadar air 0,5 persen, pabrik ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah garam lokal dan menjaga stabilitas harga hingga tingkat petambak, sekaligus mengurangi ketergantungan impor garam nasional.

Kecamatan Batangan sendiri sejak 2023 sudah ditetapkan sebagai Sentra Ekonomi Garam Rakyat, yang menjadi pusat produksi garam terbesar di Pati. Namun, petambak tradisional masih menghadapi tantangan besar seperti kualitas garam yang rendah dan akses pasar yang terbatas. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • jateng

    TKD Dipangkas, Kemendagri Beberkan Cara Tingkatkan Pendapatan Daerah

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 86
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah (Pemda) untuk meningkatkan pendapatan daerah. Harapannya, ini bisa jadi solusi di daerah yang mengalami kebijakan pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat. Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fathoni menyebutkan lima terobosan, seperti optimasilasi sumber pendapatan yang ada, […]

  • dagang

    Perjanjian Dagang AS–Korea Selatan: Investasi USD 350 Miliar, Pemangkasan Tarif, dan Kerja Sama Nuklir

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan resmi merilis rincian perjanjian dagang strategis yang disebut-sebut sebagai kesepakatan terbesar antara kedua negara dalam satu dekade terakhir. Pengumuman yang disampaikan pada Jumat (14/11) ini merupakan kelanjutan dari pertemuan bilateral antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Gedung Putih pada Oktober 2025. […]

  • jenazah

    Dua Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di RS Bhayangkara Makassar, Operasi SAR Masih Berlanjut

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan akhirnya tiba di RS Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (21/1/2026) pagi. Kedua jenazah tersebut segera diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut. Kedua korban dievakuasi dari dasar jurang di kawasan pegunungan Bulusaraung, tepatnya […]

  • Dekranasda Jateng Dorong Fasilitas Kurasi Produk UMKM Agar Tembus Pasar Internasional

    Dekranasda Jateng Dorong Fasilitas Kurasi Produk UMKM Agar Tembus Pasar Internasional

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jawa Tengah (Jateng) diharapkan bisa naik kelas. Salah satunya, yakni dengan memastikan produk-produk UMKM yang berkualitas dan berstandar nasional, bahkan internasional. Dalam hal ini, pemerintah melalui Dekranasda Provinsi Jateng telah melakukan komunikasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng terkait fasilitas kurasi produk UMKM. Proses kurasi […]

  • Besaran Insentif Guru Agama di Jateng Bakal Naik

    Besaran Insentif Guru Agama di Jateng Bakal Naik

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Brebes, Kabarjatengterkini.com – Alokasi anggaran insentif guru agama disebut bakal dinaikkan dari Rp250 miliar menjadi Rp300 miliar pada 2026. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin baru-baru ini. “Insyaallah tahun 2026 akan kami tingkatkan insentif yang diberikan ke guru agama, dari Rp250 miliar menjadi Rp300 miliar,” kata dia saat menghadiri acara di […]

  • Plt Bupati Sebut TMMD Punya Peran Strategis untuk Percepatan Pembangunan Daerah

    Plt Bupati Sebut TMMD Punya Peran Strategis untuk Percepatan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Pati, Kabarjatengterkini.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bertujuan untuk percepatan pembangunan daerah. Hal ini bisa dicapai dengan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menyebutkan, salah satu TMMD Tahap 1 dilaksanakan di Desa Sumberagung, Kecamatan Jaken. Ia berharap, TMMD bukan hanya diisi dengan agenda rutin, namun juga […]

expand_less