Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muktamar X PPP Ricuh: Mardiono vs Agus Suparmanto Saling Klaim Kemenangan

Muktamar X PPP Ricuh: Mardiono vs Agus Suparmanto Saling Klaim Kemenangan

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
  • visibility 213

Kabarjatengterkini.comMuktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berlangsung pada 27-29 September 2025 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, berakhir ricuh dan memunculkan dualisme kepemimpinan di tubuh partai berlambang Ka’bah ini.

Kericuhan tersebut menyebabkan tiga kader PPP terluka akibat pukulan dan lemparan kursi dalam insiden yang dipicu oleh persaingan dua kubu, yakni kubu Mardiono dan kubu Agus Suparmanto.

Tiga Kader PPP Terluka dalam Kericuhan Muktamar

Dalam kericuhan yang mewarnai pelaksanaan Muktamar X PPP, tiga kader partai mengalami luka-luka. Dua dari mereka mengalami luka serius, salah satunya sobek di bibir hingga mengenai gigi, sementara korban lainnya menderita luka sobek di pelipis kanan dan retak pada bagian rahang atas.

Insiden ini menjadi gambaran betapa sengitnya persaingan antara dua kubu yang mengklaim kemenangan dalam pemilihan Ketua Umum PPP.

Dualisme Kepemimpinan: Mardiono vs Agus Suparmanto

Muktamar kali ini tidak hanya diwarnai kericuhan fisik, namun juga dualisme kepemimpinan yang berpotensi mengancam soliditas partai. Dua kubu saling klaim menang sebagai Ketua Umum PPP periode 2025-2030.

Kubu Mardiono mengklaim dirinya terpilih secara aklamasi dengan dukungan 28 dari 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP dalam rapat paripurna Muktamar. Sementara kubu Agus Suparmanto mengaku menang secara aklamasi melalui sidang yang berlangsung hingga Minggu dini hari.

Kubu Mardiono Menilai Agus Suparmanto Ilegal

Ketua Bidang Hukum DPP PPP periode 2020-2025, Andi Surya Wijaya, menyatakan penolakan atas klaim kemenangan sepihak kubu Agus Suparmanto. Andi menegaskan bahwa klaim aklamasi tersebut tidak sah secara hukum internal partai dan cacat prosedur karena tidak memenuhi ketentuan Muktamar sebagai forum musyawarah tertinggi.

Menurut Andi, proses perhitungan suara menjadi tidak kuorum karena sebagian pemilik suara sah keluar dari forum, termasuk Mardiono sendiri. Oleh sebab itu, ia menyebut acara syukuran yang digelar kubu Agus adalah ilegal.

“Ya, ilegallah (aklamasi Agus),” ujar Andi saat dihubungi pada Minggu (28/9).

Dukungan Kuat dari DPW Kepri dan Aceh untuk Mardiono

Di sisi lain, kubu Mardiono mendapatkan dukungan kuat dari sejumlah DPW, termasuk DPW Kepulauan Riau dan Aceh. Ketua DPW PPP Kepri, Muhammad Fadhil, menyatakan seluruh peserta muktamar dari Kepri solid mendukung Mardiono sebagai Ketua Umum.

“Kami hari ini pengurus DPW dan DPC se-Kepri hadir di kediaman Pak Mardiono untuk mengucapkan selamat atas terpilihnya beliau secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP 2025-2030,” kata Fadhil.

Demikian pula dengan DPW Aceh yang menegaskan tidak hadir dalam acara tasyakuran kubu Agus Suparmanto dan menyatakan soliditas mereka bersama Mardiono.

Agus Suparmanto Gelar Tasyakuran dan Targetkan PPP Kembali ke Senayan

Meski mendapat penolakan, kubu Agus Suparmanto menggelar acara tasyakuran di Discovery Hotel Ancol pada Minggu (28/9) untuk merayakan klaim kemenangan mereka. Agus dalam pidatonya menyampaikan target utama lima tahun ke depan, yaitu mengembalikan PPP ke panggung nasional dan meraih kembali kursi di DPR RI.

“Tugas sekaligus tantangan menarik yang diamanahkan kepada pimpinan baru PPP periode 2025-2030 adalah bagaimana mengembalikan PPP ke panggung nasional sebagai kekuatan politik Islam. Kembali ke DPR RI adalah prioritas perjuangan paling pertama,” tegas Agus.

Pada pemilu legislatif 2024, PPP gagal melampaui ambang batas parlemen sebesar 4 persen dengan perolehan suara hanya 3,87 persen. Agus optimis dengan kerja keras dan solidaritas kader, PPP akan kembali ke Senayan.

“Yakinlah bahwa PPP akan kembali lagi ke Senayan. Takbir!” serunya disambut gema takbir kader pendukungnya.

Agus Suparmanto Siap Daftarkan Hasil Muktamar ke Kemenkumham

Agus juga berencana segera mendaftarkan hasil Muktamar versi dirinya ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Ia menegaskan proses Muktamar yang dijalankan kubunya sudah sesuai aturan dan terbuka untuk komunikasi dengan pihak lain.

“Kami akan lakukan segera mendaftarkan ke Kumham ya, segera setelah otomatis hari Minggu nanti, segera mungkin,” ujarnya.

Agus menanggapi klaim kemenangan Mardiono dengan santai, menyatakan hak setiap warga negara untuk mengklaim. Ia terbuka untuk membangun komunikasi dan membentuk kepengurusan bersama tim formatur.

“Saya rasa begini, saya terbuka silakan. Kami ini sebagai manusia tetap Allah saja memaafkan kita, masa sesama kita tidak saling memaafkan,” tambah Agus.

Dampak Kericuhan dan Dualisme bagi PPP

Kericuhan dan dualisme kepemimpinan di Muktamar X PPP ini berpotensi mengguncang stabilitas dan citra partai. Partai berlambang Ka’bah yang dikenal sebagai salah satu partai Islam terbesar di Indonesia harus segera menuntaskan perbedaan internal agar fokus menghadapi tantangan politik ke depan.

Sebagai partai yang pernah menjadi kekuatan signifikan di parlemen, PPP membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan bersatu untuk bisa meraih kepercayaan rakyat dan kembali masuk DPR pada Pemilu mendatang.

Muktamar X PPP di Ancol, Jakarta Utara, pada 27-29 September 2025, diwarnai kericuhan fisik dan dualisme kepemimpinan yang tajam antara kubu Mardiono dan Agus Suparmanto. Tiga kader mengalami luka-luka akibat kerusuhan, sementara dua kubu saling klaim kemenangan Ketua Umum.

Kubu Mardiono menganggap klaim Agus tidak sah dan ilegal, sementara Agus optimis dengan kemenangannya dan siap mendaftarkan hasil Muktamar ke Kemenkumham. Konflik internal ini menjadi tantangan besar bagi PPP yang harus segera diselesaikan demi menjaga soliditas dan mengembalikan kejayaan partai di panggung politik nasional.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Kecamatan Berdaya Dorong Difabel Ikut Serta Ajang Olahraga

    Program Kecamatan Berdaya Dorong Difabel Ikut Serta Ajang Olahraga

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Program Kecamatan Berdaya menyasar para penyandang disabilitas di Jawa Tengah. Salah satu caranya, yakni dengan pembinaan, seperti mengajak para difabel mengikuti ajang olahraga untuk menemukan bibit atlet berbakat. Di Jawa Tengah tercatat lebih dari 85 persen desa dan kelurahan memiliki warga berkebutuhan khusus, mulai dari disabilitas sensorik fisik, mental, intelektual, dan lain-lain. Ini […]

  • Acara Sedekah Bumi dan Gelar Budaya Apitan 2026

    Pemkot Semarang Apresiasi Warga yang Senantiasa Lestarikan Tradisi dan Budaya

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bangga dengan semangat dan antusiasme warga yang senantiasa berusaha melestarikan tradisi dan budaya leluhur. Salah satunya lewat gelaran sedekah bumi dan apitan di sejumlah daerah. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa acara Sedekah Bumi dan Gelar Budaya Apitan 2026 di tiga kelurahan menjadi wujud cinta masyarakat terhadap akar […]

  • Jalan Prof Dr Hamka Ngaliyan Berlubang Diperparah Intensitas Hujan Tinggi

    Lubang di Jalan Prof Dr Hamka Ngaliyan Diperparah karena Intensitas Hujan Tinggi

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Warga Kota Semarang menyebut kondisi Jalan Prof Dr Hamka, Kecamatan Ngaliyan, masih ada yang berlubang di beberapa titik. Bahkan, jalan berlubang dinilai dalam atau sekitar 3-5 sentimeter. Lubang jalan itu disebut sudah ada sejak lama, namun kondisi kerusakan jalan diperparah karena tingginya intensitas hujan selama beberapa waktu terakhir ini. Kepala Dinas Pekerjaan […]

  • K.H. Sholeh Darat Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Semarang

    K.H. Sholeh Darat Resmi Jadi Nama Jalan di Kota Semarang

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Nama K.H. Sholeh Darat resmi jadi salah satu jalan di Kota Semarang, sekaligus dinobatkan sebangai Tokoh Moderasi. Penamaan jalan tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap tokoh yang berjasa bagi Indonesia. Seremoni ini merupakan bagian dari rangkaian proses pengusulan K.H. Sholeh Darat sebagai pahlawan nasional. Pasalnya, tokoh tersebut dikenal memiliki jejak sejarah sebagai ulama […]

  • Indonesia Diminta Kirim Perwira untuk Jadi Wakil Komandan ISF

    Indonesia Diminta Kirim Perwira untuk Jadi Wakil Komandan ISF

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Indonesia diminta untuk memilih satu perwira TNI terbaik yang akan menempati posisi Wakil Komandan (Deputy Commander) International Stabilization Force (ISF). “Saya juga ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan, dan Indonesia telah menerima, posisi Wakil Komandan untuk ISF,” kata Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, Kamis (19/2/2026), dikutip Kompas. ISF bertugas mendukung misi […]

  • Gamelan Milik Kelompok Seni di Temanggung Raib Dicuri, Kerugian Capai Rp50 Juta

    Gamelan Milik Kelompok Seni di Temanggung Raib Dicuri, Kerugian Capai Rp50 Juta

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Temanggung, Kabarjatengterkini.com – Terbongkar aksi pencurian gamelan milik kelompok seni Turonggo Mulyo Sejati di Dusun Papringan, Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo. Adapun gamelan yang hilang dicuri merupakan saron dan demung. Menurut keterangan kelompok kesenian, gamelan diduga dicuri antara hari Minggu (18/1/2026) hingga Rabu (21/1/2025). Saat anggota hendak latihan, saksi mencurigai pintu tempat penyimpanan seperti habis dicongkel. […]

expand_less