Program Internet Gratis Pemprov Jateng Diprioritaskan untuk 4 Kategori Desa
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Sab, 4 Okt 2025
- visibility 63

Foto: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Tengah, Agung Hariyadi, Jumat (3/10/2025) (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Kabarjatengterkini.com – Program internet gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada masyarakat desa diprioritaskan untuk empat kategori penerima. Di antaranya, desa blankspot, desa wisata, desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem, dan desa rawan bencana.
Pemanfaatannya pun berbeda-beda bagi setiap kategori, misalnya internet gratis bagi desa wisata digunakan untuk optimalisasi promosi destinasi dan produk UMKM setempat agar dikenal lebih luas. Ini karena internet tidak hanya menjadi sarana komunikasi, namun juga penggerak ekonomi.
“Internet tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga motor penggerak perekonomian dan pelayanan publik di era digital,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Tengah, Agung Hariyadi, Jumat (3/10/2025).
Sementara itu, di wilayah blankspot, internet mulai dihadirkan untuk memperluas akses digital, bahkan di daerah paling pelosok. Diketahui, hingga kini, Pemprov Jateng telah memfasilitasi jaringan internet di 866 titik desa blankspot, dan diharapkan keseluruhan bisa terhubung pada 2029.
Pemerintah provinsi Jateng juga sudah memfasilitasi jaringan internet gratis di 327 desa sepanjang tahun 2025, terdiri dari 195 desa blankspot, 50 desa wisata, 50 desa miskin ekstrem, dan 32 desa rawan banjir.
Agung menjelaskan, akses internet menggunakan perangkat Wi-Fi outdoor dengan kapasitas bandwidth 20 Mbps dengan radius 150 meter, tanpa kata sandi, dengan nama jaringan “JatengNgopeniNglakoni”.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya melek digital, tetapi juga mampu memanfaatkan internet untuk meningkatkan kesejahteraan,” tandasnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

