Sudah Ada di 24 Titik, Program Bantuan SPAM Jadi Solusi Masyarakat Jateng yang Kesulitan Air Bersih
- account_circle Anisya Gusti
- calendar_month Rab, 8 Okt 2025
- visibility 66

Foto: bantuan SPAM di Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Wonosobo (Sumber: Dok. Pemprov Jateng)
Wonosobo, Kabarjatengterkini.com – Program bantuan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Jawa Tengah menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang masih kesulitan mendapat air bersih untuk beraktivitas sehari-hari.
Salah satunya, mereka yang bermukim di wilayah Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Wonosobo. Sebelumnya, warga bahkan harus menempuh lebih dari 3 kilometer untuk mengambil air di sumber mata air yang berada di desa sebelah.
Tak hanya memudahkan masyarakat mendapatkan sumber air bersih, program SPAM juga menjadi upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dan juga potensi stunting.
“Desa Talunombo merupakan desa yang membutuhkan kemudakan akses air bersih. Sehingga, bantuan SPAM ini bisa membantu sekitar 600 lebih kepala keluarga di sana,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Matga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jawa Tengah, Hanung Triyono.
Ia menyebutkan, SPAM di Desa Talunombo juga bisa dioptimalkan dengan potensi 30 meter kubik air dari sumber mata air yang ada. Dengan demikian, warga tidak kekurangan lagi persediaan air bersih untuk aktivitas sehari-hari.
“Air dari SPAM sudah bisa dialirkan ke masing-masing rumah warga,” ucap Hanung.
Pada 2025, bantuan SPAM sudah mencapai 24 titik yang menyebar di seluruh Jawa Tengah. Sedangkan, menurut anggaran perubahan akan ditambah lagi 6 titik di desa-desa yang membutuhkan aliran air bersih.
“Jadi, di tahun 2025, total nantinya akan ada 30 titik SPAM yang kita bangun di desa yang membutuhkan,” tandasnya. (*)
- Penulis: Anisya Gusti

