Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Tuntut KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Bupati Sudewo

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Tuntut KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Bupati Sudewo

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
  • visibility 205

Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Ratusan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggeruduk Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin pagi (1/9/2025).

Aksi tersebut dipimpin oleh kelompok yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMBP). Mereka menuntut agar KPK segera menangkap Bupati Pati, Sudewo, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi proyek pembangunan jalur kereta api di wilayah Solo Balapan, Jawa Tengah.

Massa mulai berdatangan ke kantor KPK sejak pukul 07.52 WIB menggunakan tujuh bus besar. Mereka membawa berbagai spanduk berisi kecaman serta tuntutan agar KPK bertindak tegas terhadap pejabat yang diduga terlibat korupsi. Aksi massa ini dimulai secara resmi pada pukul 08.47 WIB.

“Tangkap Sudewo Sekarang Juga”

Dalam aksi yang berlangsung damai tersebut, massa menyuarakan orasi secara bergantian menggunakan pengeras suara. Mereka juga meneriakkan yel-yel, salah satunya berbunyi:

“Tangkap, tangkap, tangkap Sudewo! Tangkap Sudewo sekarang juga!”

Spanduk yang dibawa pun bertuliskan berbagai tuntutan seperti “KPK Jangan Buta, Tangkap Bupati Kami!” dan “Sudewo Bukan Wakil Rakyat, Tapi Musuh Rakyat!”

Koordinator aksi, Samsul Bahri, menyebutkan bahwa masyarakat Pati kecewa atas lambannya proses hukum yang menjerat nama Sudewo. Ia menegaskan bahwa kedatangan mereka adalah bentuk aspirasi rakyat yang tidak ingin daerahnya dipimpin oleh kepala daerah yang diduga terlibat korupsi.

“Kami tidak mau dipimpin oleh orang yang namanya disebut dalam kasus korupsi. Sudewo harus bertanggung jawab! Jangan ada impunitas,” tegas Samsul.

Dugaan Keterlibatan Sudewo dalam Kasus Korupsi DJKA Kemenhub

Nama Sudewo mencuat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan proyek pembangunan jalur kereta api oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Ia diperiksa oleh KPK pada Rabu, 27 Agustus 2025, sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan pemeriksaan tersebut. Ia menyebutkan bahwa Sudewo dimintai keterangan terkait apa yang diketahuinya mengenai proyek pembangunan infrastruktur perkeretaapian di wilayah Jawa Tengah, khususnya di daerah Solo Balapan.

“Penyidik melakukan pendalaman terkait keterlibatan Sudewo dalam proyek jalur kereta api yang sedang dalam penyidikan. Kami fokus pada pengungkapan aliran dana dan pihak-pihak yang menerima komitmen fee,” kata Budi, dikutip Kamis (28/8/2025).

Sebelumnya, KPK juga telah mengungkap bahwa Sudewo diduga menerima aliran dana terkait proyek ini. Pernyataan tersebut disampaikan kembali oleh Budi Prasetyo pada Rabu, 13 Agustus 2025, saat memberi keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK.

“Benar, saudara SDW (Sudewo) merupakan salah satu pihak yang diduga menerima aliran komitmen fee dari proyek pembangunan jalur kereta api,” ungkap Budi.

Sudewo Bantah Terima Uang Korupsi

Menanggapi pemeriksaannya, Sudewo yang juga merupakan politisi dari Partai Gerindra, membantah tuduhan keterlibatannya dalam kasus korupsi tersebut. Ia menyatakan bahwa semua keterangan yang diberikan kepada penyidik sudah jujur dan apa adanya.

“Saya diperiksa sebagai saksi, dan sudah saya jelaskan bahwa saya tidak menerima uang dari proyek tersebut. Kalau soal uang, itu sudah dijelaskan dua tahun lalu. Semua ada datanya, baik pemasukan maupun pengeluaran,” ujar Sudewo kepada media usai diperiksa.

Namun bantahan tersebut tidak cukup menenangkan warga Pati. Mereka menilai bahwa klarifikasi Sudewo tidak transparan dan meminta agar KPK menindaklanjuti dugaan aliran dana yang sudah disebutkan dalam proses penyidikan sebelumnya.

Aksi Tertib dan Dikawal Ketat Aparat

Aksi demonstrasi di depan Gedung KPK berlangsung damai dan tertib. Aparat kepolisian terlihat melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi. Tidak terjadi bentrokan selama aksi berlangsung, dan massa membubarkan diri secara perlahan menjelang siang hari.

Pihak KPK sendiri belum memberikan pernyataan resmi apakah aksi ini akan memengaruhi percepatan proses hukum terhadap Sudewo. Namun Budi Prasetyo sebelumnya menegaskan bahwa KPK tidak akan pandang bulu dalam menangani kasus korupsi.

“Siapa pun yang terlibat, apalagi sudah menerima aliran dana, akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.

Aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menjadi sorotan publik karena menunjukkan tingginya tuntutan masyarakat terhadap pemberantasan korupsi yang adil dan transparan. Nama Bupati Sudewo yang terseret dalam pusaran kasus korupsi proyek jalur kereta api kian mendapat tekanan, baik dari penyidik KPK maupun dari masyarakat daerah yang dipimpinnya.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Sudewo: Sejumlah Warga Sidoluhur Pati Akui Bayar Ratusan Juta untuk Daftar Seleksi Perangkat Desa

    Kasus Sudewo: Sejumlah Warga Sidoluhur Pati Akui Bayar Ratusan Juta untuk Daftar Seleksi Perangkat Desa

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Sejumlah warga Pati mengaku telah membayar ratusan juta saat mendaftar seleksi perangkat desa. Hal ini terungkap lewat sidang pemeriksaan kasus Bupati Pati Nonaktif, Sudewo, yang digelar hari ini, Senin (10/8/2026). Salah satu saksi bernama Ria Erlita, warga Desa Sidoluhur, mengatakan bahwa pada Januari lalu, Kepala Desa, Sudardi, mengatakan akan ada pengisian perangkat desa. […]

  • uang

    KPK Pamerkan Tumpukan Uang Rp 300 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Kasus PT Taspen

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com — Untuk pertama kalinya dalam sejarah penegakan hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara terbuka menampilkan tumpukan uang tunai hasil rampasan tindak pidana korupsi senilai Rp 300 miliar di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan. Pameran uang rampasan ini menjadi simbol nyata dari keberhasilan KPK menyelamatkan aset negara dalam kasus mega korupsi investasi PT Taspen (Persero). […]

  • Pemprov Jateng Pinjamkan Perangkat Starlink ke Aceh Guna Percepat Pemulihan Pascabencana

    Pemprov Jateng Pinjamkan Perangkat Starlink ke Aceh Guna Percepat Pemulihan Pascabencana

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) kirim bantuan layanan internet Starlink ke Provinsi Aceh. Bantuan berupa layanan pinjam-pakai itu dikirimkan untuk membantu mempercepat pemulihan pascabencana. Bantuan ini berasal dari hibah Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah sebanyak sembilan unit Starlink. Perangkat tersebut kemudian dipinjamkan selama 12 bulan dengan biaya layanan untuk […]

  • kuhap

    Ketua Komisi III DPR Tegaskan KUHP dan KUHAP Baru Jadi Tameng Kritik, Bukan Alat Kriminalisasi

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru memberikan jaminan perlindungan hukum bagi masyarakat, khususnya para pengkritik pemerintah. Menurutnya, reformasi hukum pidana ini dirancang untuk memastikan kritik tidak lagi berujung kriminalisasi atau pemidanaan sewenang-wenang. Pernyataan tersebut disampaikan Habiburokhman melalui […]

  • Istri di Makassar Rekam Aksi Pemerkosaan Suami Terhadap Pekerja Wanita untuk Bukti Perselingkuhan

    Istri Rekam Aksi Pemerkosaan Suami Terhadap Pekerja Wanita untuk Bukti Perselingkuhan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seorang istri di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), disebut merekam aksi suaminya memperkosa wanita yang merupakan karyawannya. Hasil rekaman tersebut digunakan sebagai bukti laporan perselingkuhan ke polisi. Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana mengatakan, kasus ini pertama kali diketahui berdasarkan laporan korban yang berusia 22 tahun pada Sabtu (3/1/2026) dini hari. Ia mengaku disekap dan […]

  • brimob

    Kasus Ojol Tewas Dilindas, 7 Anggota Brimob Diperiksa

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabarjatengterkini.com – Insiden tewasnya seorang driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang diduga dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat terjadi kericuhan usai aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8), mengundang perhatian publik secara luas. Peristiwa tragis ini tak hanya menuai kecaman dari masyarakat, tapi juga mendorong institusi Polri untuk segera […]

expand_less