Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Warga Jateng Diimbau Tetap Waspada Hadapi Puncak Hujan Bulan November-Desember 2025

Warga Jateng Diimbau Tetap Waspada Hadapi Puncak Hujan Bulan November-Desember 2025

  • account_circle Anisya Gusti
  • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
  • visibility 172

Kabarjatengterkini.com – Masyarakat Jawa Tengah diimbau tetap waspada dalam menghadapi puncak musim hujan pada November hingga Desember 2025. Selama masa tersebut, diperediksi akan turun hujan dengan intensitas yang signifikan.

“Ini peralihan musim kemarau ke musim penghujan, jadi harus waspada. Dan puncak hujan di November-Desember, akan terjadi hujan yang signifikan,” Supervisi Operasional Modifikasi Cuaca Posko Jawa Tengah BMKG Pusat, Fikri Nur Muhammad.

Sebelumnya, sejumlah wilayah di Jawa Tengah, khususnya di Pantai Utara (Pantura) diterjang banjir selama berhari-hari. Banjir di wilayah Semarang, Demak dan sekitarnya sepanjang akhir bulan Oktober kemarin disebabkan oleh curah hujan tinggi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah daerah setempat dan pihak terkait melakukan rekayasa cuaca untuk mengurangi curah hujan di atas normal. Upaya tersebut berhasil mengurangi curah hujan hingga 70 persen guna mempercepat penanganan banjir.

“Kalau hitungan persentase (mengurangi) 70 persen. Daerah mana saja yang perlu diintervensi? Wilayah yang masih ada genangan atau hulu sungai yang mengarah ke pantura,” kata Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, Agus Riyanto, Senin (3/11/2025).

Terkait puncak musim penghujan nantinya, ia mengatakan, rekayasa cuaca sebenarnya tidak perlu dilakukan. Dengan catatan, semua infrastruktur penanggulangan banjir di wilayah langganan banjir berjalan baik.

Curah hujan yang tinggi bisa mengalir lancar dan tertampung di drainase. Pompanisasi akan mengalirkan air ke laut dengan lancar. Di sisi lain, tampungan air di kolam retensi juga optimal.

“Awan yang berpotensi membawa hujan ke daratan, maka diantisipasi. Usahakan tidak masuk ke daratan. Hujan diarahkan ke perairan atau laut,” jelas Agus. (*)

  • Penulis: Anisya Gusti

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng

    Walkot Semarang Ungkap Banjir di Perum Dinar Indah Meteseh karena Luapan Kali Babon

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Banjir kiriman melanda wilayah Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Kota Semarang, pada Sabtu (14/3/2025) malam hingga Minggu (15/3/2026) pagi. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyebutkan, sebelum banjir daerah hulu dilanda hujan intensitas tinggi. Hal itu menyebabkan tanggul sungai Kali Babon meluap, sehingga menggenangi wilayah yang lebih rendah, dan masuk ke permukiman warga. “Penyebab […]

  • Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

    Seorang Pelajar di Thailand Tewas di Kamar Kos Usai Meminum Sebotol Jus Kratom

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    kabarjatengterkini.com – Seorang pelajar sekolah vokasi di Thailand, Kanlaya (19) ditemukan tak sadarkan diri usai mengonsumsi sebotol jus kratom atau sekitar 1,5 liter sebelum tidur. Setelah diperiksa, nahas, mahasiswa tersebut sudah tewas. Menurut laporan Bangkok Post, penemuan jenazah Kanlaya terjadi padi Sabtu (6/7/2025) pagi dalam kamar kosnya Khlong Charoen di Udon Thani, Thailand. “Polisi, tim […]

  • jus

    Jus Buah Bit Dua Kali Sehari Efektif Turunkan Tekanan Darah Tinggi

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Jus buah bit kini semakin populer sebagai minuman sehat alami yang dipercaya mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa minum jus buah bit dua kali sehari dapat memberikan efek signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada orang dewasa, berkat kandungan nitrat alaminya yang tinggi. Artikel ini akan membahas manfaat, cara kerja, serta […]

  • prabowo

    Prabowo Siapkan Ambulans Udara dan Dokter Terbang untuk Warga di Daerah Terpencil

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pemerintah menghadirkan layanan ambulans udara dan dokter terbang untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan memperoleh akses layanan kesehatan. Terobosan tersebut disiapkan sebagai salah satu solusi bagi warga di daerah terpencil yang harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk mendapatkan pertolongan medis. Prabowo mengatakan, gagasan tersebut muncul setelah dirinya menerima banyak laporan mengenai […]

  • Buntut 3 Bupati Terjaring OTT, Seluruh Kepala Daerah se-Jateng dalam Pengawasan KPK

    Buntut 3 Bupati Terjaring OTT, Seluruh Kepala Daerah se-Jateng dalam Pengawasan KPK

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Seluruh kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dalam pengawasan KPK buntut tiga bupati terlibat operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan kasus korupsi selama tahun 2026 ini. Wakil Ketua KPK RI, Fitroh Rohcahyanto pihaknya telah melakukan pertemuan dengan semua kepala daerah dan pimpinan DPRD se-Jateng di Semarang. Dalam kesempatan tersebut, para kepala daerah […]

  • kai

    Tragedi Bekasi Timur: Komisi VI DPR Desak Dirut KAI Bobby Rasyidin Mundur

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Insiden kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4/2026) memicu reaksi keras dari parlemen. Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto, mendesak Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, untuk segera menanggalkan jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab moral dan […]

expand_less