Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Tengah » Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar, BPBD Rembang Selenggarakan Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan

Tingkatkan Kesiapsiagaan Pelajar, BPBD Rembang Selenggarakan Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan

  • account_circle Aulia Anissa Putri
  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
  • visibility 241

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Dalam rangka peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang selenggarakan Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana se-Kabupaten Rembang.

Kegiatan yang digelar pada Kamis (13/11/2025) di Aula SMA Negeri 3 Rembang ini diikuti oleh sebanyak 250 peserta, terdiri dari para guru dan siswa perwakilan 51 SD/MI, 15 SMP/MTs, serta 15 SMA/SMK/MA se-Kabupaten Rembang.

Turut hadir pula Bupati Rembang, Harno yang ikut mengawal kegiatan sosialisasi dan simulasi kebencanaan ini dengan mengingatkan terkait pentingnya menumbuhkan sikap waspada atas beberapa jenis bencana yang rawan melanda Kabupaten Rembang.

Menurutnya, Kabupaten Rembang menjadi salah satu daerah yang rawan bencana, mulai dari laut hingga darat. Tanda-tanda bencananya disebut sering terjadi pada bulan Januari, ketika wilayah laut mengalami gelombang tinggi hingga abrasi di pesisir dari barat sampai timur.

“Saya sudah meninjau beberapa lokasi yang kritis, termasuk Puskesmas Sarang yang sempat terdampak banjir,” ungkap Bupati Harno.

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Kepala BPBD Kabupaten Rembang, Sri Jarwati menyebut melalui kegiatan inilah yang nantinya dapat memperkuat kesiapsiagaan, serta membangun budaya tangguh bencana yang ada di lingkungan sekolah.

Tiga sasaran utama yang ingin dicapai, di antaranya meningkatkan pemahaman pelajar akan potensi dan risiko bencana, memberikan keterampilan mitigasi dan evakuasi, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kerja sama antarunsur sekolah untuk menghadapi keadaan darurat.

“Diharapkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan warga sekolah meningkat, serta memperkuat koordinasi antar sekolah dalam penanggulangan bencana,” jelas Sri.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu sosilasi kebencanaan dan simulasi gempa bumi yang dipandu langsung oleh tim fasilitator BPBM Kabupaten Rembang. (Adv)

  • Penulis: Aulia Anissa Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

    Ahmad Luthfi Menyandang Gelar Bapak Komite Pecinta Alam Indonesia

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyandang gelar sebagai Bapak Komite Pecinta Alam Indonesia (KPAI). Gelar ini merupakan wujud apresiasi terhadap tokoh yang dianggap berperan penting bagi komunitas pecinta alam di Indonesia. Menurut KPAI, selama memimpin Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melalui kebijakannya senantiasa mendukung upaya pelestarian alam dan lingkungan. Selain itu, dia disebut […]

  • trump

    Israel Abaikan Trump, Gempur Fasilitas Petrokimia Iran di Mahshahr dan Lumpuhkan Selat Hormuz

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com— Langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk meredam bara konflik di Timur Tengah tampaknya harus membentur dinding tebal. Meskipun Washington telah meminta sekutu utamanya untuk menahan diri, militer Israel dilaporkan tetap nekat melancarkan gempuran udara hebat. Serangan tersebut menghantam fasilitas petrokimia vital milik Iran di Mahshahr pada Senin (8/6/2026), sebuah tindakan yang langsung […]

  • Ratusan Karyawan Perusahaan Garmen di Boyolali Kena PHK

    Ratusan Karyawan Perusahaan Garmen di Boyolali Kena PHK

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Ratusan karyawan perusahaan garmen di Kecamatan Teras, Boyolali, terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). PHK tersebut diketahui terjadi sejak bulan Juli hingga Agustus 2026. Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Dinkopnaker Boyolali, Agus Setyo Winarno, mengatakan bahwa keputusan pemutusan hubungan kerja terpaksa diambil perusahaan karena efisiensi. “Jumlahnya terakhir 261 (karyawan […]

  • Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Mengapa Usus Dijuluki ‘Otak Kedua’? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Tahukah kamu bahwa usus manusia sering dijuluki sebagai ‘otak kedua’? Julukan ini bukan sekadar metafora, melainkan berakar dari penemuan ilmiah yang mengungkap bahwa usus memiliki sistem saraf yang sangat kompleks, bahkan mampu berfungsi secara independen dari otak utama di kepala. Dalam dunia medis dan biologi, istilah “otak kedua” mengacu pada sistem saraf enterik (Enteric […]

  • Warga Pekalongan Diminta Kurangi Gaya Hidup Konsumtif untuk Kurangi Sampah

    Warga Pekalongan Diminta Kurangi Gaya Hidup Konsumtif untuk Kurangi Sampah

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Pekalongan, Kabarjatengterkini.com – Warga Pekalongan diimbau mengurangi pembelian bahan pangan secara berlebihan. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki gaya hidup, sekaligus mengurangi masalah sampah sisa makanan dan konsumsi rumah tangga. “Masyarakat diharapkan mengonsumsi bahan pangan sesuai kebutuhan. Jangan membeli berlebihan karena ketika tidak habis, sisa makanan itu akhirnya menjadi sampah,” jelas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan […]

  • Terungkap Faktor Penyebab Kematian Harimau Putih dari Semarang Zoo

    Terungkap Faktor Penyebab Kematian Harimau Putih dari Semarang Zoo

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terungkap faktor penyebab kematian harimau putih dari Semarang Zoo yang dipindahkan ke Ragunan Medan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto, menyebutkan bahwa kejadian itu terjadi pada Maret 2026 lalu. Harimau putih tersebut merupakan hasil kawin sedarah, sehingga DNA-nya dinilai sudah menyimpang. “Kejadian sudah Maret yang lalu itu. Sampai R Zoo Medan baik-baik […]

expand_less