Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rembang Rencanakan Pembangunan Pengelolaan TPST RDF untuk 2026

Rembang Rencanakan Pembangunan Pengelolaan TPST RDF untuk 2026

  • account_circle Ilham Wiji
  • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
  • visibility 294

Rembang, Kabarjatengterkini.com – Kabupaten Rembang, Jawa Tengah bakal membangun pengelolaan tempat pembuangan sampah terpadu refuse derived fuel (TPST RDF) di tempat pembuangan akhir (TPA) Landoh tahun 2026 mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Ika Himawan Afandi mengatakan bahwa pembangunan itu merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Adapun anggaran yang dikucurkan yakni sebesar Rp220 Miliar.

“Tahun depan mendapatkan TPST RDF dari kementerian, nilainya Rp220 Miliar. Ini terkait pengelolaan sampah, jadi pengelolaan sampah dari hulu ke hilir,” kata Ika kepada Kabarjatengterkini.com.

Menurut Ika, kehadiran RDF kedepannya akan mampu mengurangi volume sampah yang masuk di TPA Landoh. Selain itu, sampah anorganik yang masuk dapat diolah menjadi bahan yang bernilai ekonomis.

“Kalau sudah mendapatkan RDF, nanti kita akan kelola sampai dari kompos, dari pemanfaatan pupuk organik sampai daur ulang sampai nanti hasil RDF kita jual ke semen, nanti lebih bagus,” jelasnya.

Terkait proses pembangunan RDF itu, kata dia, direncanakan akan dilakukan di awal tahun 2026 mendatang. Praktik Control Landfill atau penimbunan sampah secara berkala menggunakan tanah bakal tidak lagi digunakan sepenuhnya.

“Awal tahun, untuk saat ini prosesnya masih Open Dumping, ini meningkat ke Control Landfil,” tuturnya.

Untuk mempersiapkan pembangunan di tahun 2026 itu, DLH Rembang saat ini tengah mencari pengelola yang bisa mengoperasikan teknologi RDF.

“Banyak yang RDF-RDF yang macet, RDF yang mangkrak, karena memang teknologi masih baru, jadi kita masih belum menemukan pengelolaan yang pas, ini dalam tahap pencarian pengelolaan. Jadi ini kuncinya di pengelola apakah bisa mengoptimalkan RDF ini apa tidak,” pungkasnya. (Adv)

  • Penulis: Ilham Wiji
  • Editor: Aulia Anissa Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • konflik

    Eskalasi Konflik Timur Tengah Memanas, Iran Luncurkan Serangan Rudal ke Israel dan Pangkalan AS

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com-Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik paling mengkhawatirkan setelah Iran meluncurkan serangan rudal besar-besaran yang menargetkan sejumlah objek vital di Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut. Serangan ini diumumkan secara resmi oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Sabtu (7/3/2026). Langkah militer tersebut disebut sebagai respons langsung Teheran atas […]

  • Walkot Semarang Agustina Dukung Penuh Celyna Grace di Indonesian Idol Season 14

    Walkot Semarang Agustina Dukung Penuh Celyna Grace di Indonesian Idol Season 14

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Malam penentuan Indonesian Idol musim ke-14 sudah di depan mata. Acara ini bakal menjadi momentum penting bagi salah satu grand finalist asal Semarang, Jawa Tengah, Celyna Grace atau Gracelyn Jessica. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mendukung penuh Celyna Grace di acara “Result and Reunion” yang akan digelar pada Senin (25/5/2026) malam nanti. Di […]

  • 20 Korban Tewas Bencana Longsor di Cilacap, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian 3 Korban Terakhir

    20 Korban Tewas Bencana Longsor di Cilacap, Tim Gabungan Intensifkan Pencarian 3 Korban Terakhir

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Cilacap, Kabarjatengterkini.com – Petugas penyelamatan masih siaga melakukan pencarian terhadap korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap. Sebanyak 1.000 personel gabungan telah dikerahkan untuk mencari tiga korban terakhir. Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyebutkan luas area yang terdampak cukup luas, yakni lebih dari 12 hektar. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi […]

  • gunung

    Gunung Ungaran Bakal Dibor 2.200 Meter untuk PLTP, Warga Khawatir Dampak Lingkungan

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Rencana eksplorasi panas bumi di Gunung Ungaran, Jawa Tengah, untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) menjadi sorotan masyarakat. Kekhawatiran terutama muncul karena proyek tersebut akan memasuki tahap pengeboran eksplorasi dengan kedalaman hingga 2.200 meter untuk membuktikan potensi energi panas bumi yang selama ini diperkirakan berdasarkan studi dan survei geologi. Warga di sekitar […]

  • Dugaan Akses Ilegal dalam Seleksi JPTP Pemkab Rembang Dilaporkan ke Polda Jateng

    Dugaan Akses Ilegal dalam Seleksi JPTP Pemkab Rembang Dilaporkan ke Polda Jateng

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Terkait dugaan akses ilegal dalam proses pengiriman berkas Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Pemkab Rembang, pihak sekda telah melapor ke Polda Jawa Tengah untuk dilakukan penyelidikan. Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, Fahrudin, menjelaskan kronologi temuan tersebut. Ia mengaku menerima laporan mengenai pengajuan dokumen seleksi ke Badan Kepegawaian Negara (BGN) tanpa persetujuannya […]

  • BSU

    Realisasi Pencairan BSU 2025 di Jateng Capai 69,2 Persen

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Realisasi pencairan bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 untuk pekerja di Jawa Tengah mencapai 69,2 persen. Artinya, dana tersebut telah diterima 436.986 orang dari total 631.569 penerima manfaat. Adapun besaran BSU yang sudah bisa dicairkan oleh masing-masing penerima senilai Rp600.000 untuk dua bulan. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi berpesan agar uang tersebut digunakan […]

expand_less