Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Jalani Pemeriksaan 1×24 Jam di Polres Kudus

Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT KPK, Jalani Pemeriksaan 1×24 Jam di Polres Kudus

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • visibility 170

Kabarjatengterkini.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini, Bupati Pati, Sudewo, terjaring OTT dan menjalani pemeriksaan intensif selama 1×24 jam di Polres Kudus, Jawa Tengah. Penanganan kasus ini langsung menyita perhatian publik karena melibatkan pejabat aktif di tingkat daerah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Sudewo baru keluar dari Polres Kudus pada Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 00.14 WIB. Saat meninggalkan lokasi pemeriksaan, Sudewo terlihat mengenakan masker dan menundukkan kepala. Ia tidak memberikan pernyataan apa pun kepada awak media yang telah menunggu sejak malam hari.

Begitu keluar dari ruang pemeriksaan, sebuah mobil telah menunggu di pintu keluar Polres Kudus. Dengan pengawalan ketat petugas, Sudewo langsung diarahkan masuk ke dalam mobil berwarna hitam. Tak lama kemudian, rombongan kendaraan meninggalkan lokasi pemeriksaan.

Tiga Mobil Tinggalkan Polres Kudus

Dalam iring-iringan tersebut, terlihat sekitar tiga unit mobil yang membawa rombongan Bupati Pati Sudewo menuju arah Semarang. Salah satu petugas juga tampak membawa sebuah koper yang kemudian dimasukkan ke dalam mobil. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait isi koper tersebut.

Keberangkatan Sudewo pada dini hari semakin memicu spekulasi publik mengenai status hukumnya. Namun, KPK belum memberikan pernyataan resmi apakah Sudewo telah ditetapkan sebagai tersangka atau masih berstatus saksi.

Kapolres Kudus Benarkan Pemeriksaan oleh KPK

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, membenarkan bahwa Polres Kudus digunakan sebagai lokasi pemeriksaan oleh tim KPK. Menurutnya, pihak kepolisian hanya memfasilitasi tempat pemeriksaan atas permintaan KPK.

“Bahwa benar hari ini tim KPK telah berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk meminjam fasilitas ruang pemeriksaan dalam rangka pemeriksaan Bupati Pati. Alhamdulillah, pemeriksaan sudah selesai,” ujar AKBP Heru Dwi Purnomo saat ditemui di Polres Kudus, Selasa (20/1/2026) dini hari.

Heru menegaskan, Polres Kudus tidak terlibat dalam substansi perkara yang ditangani KPK. Seluruh proses pemeriksaan sepenuhnya dilakukan oleh penyidik KPK sesuai kewenangan lembaga antirasuah tersebut.

Pemeriksaan Selama 1×24 Jam

Sesuai prosedur operasi tangkap tangan, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap pihak-pihak yang diamankan. Dalam rentang waktu tersebut, KPK akan menentukan status hukum yang bersangkutan, apakah ditetapkan sebagai saksi atau tersangka.

Hingga berita ini ditulis, KPK belum merilis keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan Sudewo maupun konstruksi perkara yang menjeratnya. Publik masih menunggu konferensi pers resmi KPK untuk mengetahui detail kasus, pasal yang disangkakan, serta barang bukti yang diamankan dalam OTT tersebut.

Bukan Kali Pertama Nama Sudewo Disorot

Nama Sudewo sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi. Saat masih menjabat sebagai anggota DPR RI, Sudewo pernah diperiksa KPK dalam perkara dugaan suap proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Dalam perkara tersebut, Sudewo membantah menerima aliran dana suap. Namun, berdasarkan fakta persidangan, ia disebut pernah mengembalikan uang sebesar Rp720 juta. Selain itu, KPK juga menyita uang senilai Rp3 miliar yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Meski belum ada keterkaitan resmi antara OTT di Pati dengan perkara sebelumnya, rekam jejak tersebut kembali menjadi sorotan publik seiring penangkapan Sudewo oleh KPK.

OTT KPK Perkuat Komitmen Pemberantasan Korupsi

Operasi tangkap tangan terhadap kepala daerah kembali menegaskan komitmen KPK dalam memberantas korupsi, khususnya di lingkungan pemerintahan daerah. Praktik korupsi di daerah dinilai masih menjadi persoalan serius yang berdampak langsung pada pelayanan publik dan pembangunan.

KPK menegaskan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dalam setiap penanganan perkara. Masyarakat diimbau untuk menunggu informasi resmi dari KPK terkait status hukum Sudewo dan perkembangan lebih lanjut dari kasus ini.

Dengan selesainya pemeriksaan awal di Polres Kudus, langkah selanjutnya berada sepenuhnya di tangan KPK. Publik menantikan kejelasan status hukum Bupati Pati Sudewo dalam waktu dekat.

 

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN di Jateng Diimbau Tidak Kritik Pemerintah Lewat Medsos

    ASN di Jateng Diimbau Tidak Kritik Pemerintah Lewat Medsos

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Aparatur sipil negara (ASN) di Jawa Tengah diimbau tidak menyampaikan kritik pemerintahan melalui media sosial. Hal ini karena ASN memiliki ruang komunikasi yang telah disediakan birokrasi untuk menyampaikan aspirasi. “Kami mohon kita ini menjadi aparat sipil negara. Kalau punya masukan, punya kritik terhadap pemerintahan, terhadap kita, kepada mungkin dari Pemprov Jateng dan sebagainya, […]

  • olahraga

    Padel, Olahraga yang Kini Digandrungi: Inilah Alasan Mengapa Semakin Populer di Indonesia

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga padel mengalami lonjakan popularitas yang signifikan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dikenal sebagai perpaduan antara tenis dan squash, padel menawarkan permainan yang seru, kompetitif, namun tetap mudah diakses oleh berbagai kalangan usia dan kemampuan fisik. Tak heran jika padel kini menjadi olahraga yang digandrungi, baik oleh masyarakat umum […]

  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Candi Tahun 2026”/semarangkota

    Walkot Agustina Apresiasi Seluruh Pihak yang Turut Kawal Kondusivitas Semarang

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Agriantika Fallent
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Semarang, Kabarjatengterkini.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah turut mengawal kondusivitas Semarang. Mulai dari jajaran Polrestabes Semarang, Kodim 0733, hingga seluruh unsur Forkopimda. Menurutnya, dengan kesolidan ini, stabilitas Kota Semarang sepanjang perayaan Lebaran juga bisa terwujud. “Dengan pengamanan yang solid ini, kami optimis stabilitas Kota Semarang tetap terjaga […]

  • Pemprov Jateng Upayakan Perluasan Pelatihan Tanggap Bencana Terhadap Para Difabel

    Pemprov Jateng Upayakan Perluasan Pelatihan Tanggap Bencana Terhadap Para Difabel

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Salatiga, Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengupayakan pelatihan tanggap bencana ke masyarakat. Upaya ini juga menyasar para difabel di wilayahnya. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan bahwa pelatihan tanggap kebencanaan terhadap difabel penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan saat terjadi bencana. Sehingga, pihaknya berkoordinasi dengan PMI dan BPBD terkait hal ini. “Kawan-kawan difabel […]

  • rumah

    7 Tips Pilih Warna Cat Rumah Minimalis: Hemat Listrik, Sejuk & Terang

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Memilih warna cat rumah minimalis bukan hanya soal estetika, tetapi juga bisa berdampak besar terhadap kenyamanan, pencahayaan alami, bahkan konsumsi listrik harian. Warna yang tepat dapat membuat rumah terasa lebih sejuk, terang, serta mengurangi kebutuhan akan lampu dan AC. Dengan kata lain, pemilihan cat yang cermat bisa membantu Anda hidup lebih hemat dan ramah […]

  • Akrometastasis

    Kasus Akrometastasis Langka: Pria 55 Tahun Alami Pembengkakan Jari Akibat Kanker Paru-Paru Stadium Lanjut

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com– Seorang pria berusia 55 tahun mengalami pembengkakan menyakitkan pada jari tengah tangan kanan dan jempol kaki kanannya selama enam minggu terakhir. Bentuk kedua jari yang membengkak berubah menjadi bulat dan menebal, menimbulkan kekhawatiran yang akhirnya menguak diagnosis kanker langka yang telah menyebar ke seluruh tubuhnya. Kasus ini menarik perhatian dunia medis karena menunjukkan gejala […]

expand_less