Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Persib Bandung Menang 1-0 atas Ratchaburi, Tetap Tersingkir dari ACL 2 2025/2026

Persib Bandung Menang 1-0 atas Ratchaburi, Tetap Tersingkir dari ACL 2 2025/2026

  • account_circle markom kabarjatengterkini
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • visibility 222

Kabarjatengterkini.com- Persib Bandung harus mengakhiri langkahnya di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 meski meraih kemenangan di leg kedua babak 16 besar.

Maung Bandung menang tipis 1-0 atas Ratchaburi dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026). Namun hasil tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan setelah kalah pada leg pertama.

Gol tunggal Persib dicetak oleh Andrew Jung pada menit ke-42. Sepanjang babak pertama, tim asuhan Bojan Hodak tampil agresif dan langsung menekan sejak menit awal. Dukungan penuh Bobotoh membuat atmosfer stadion bergemuruh ketika Jung sukses memanfaatkan peluang dan menggetarkan gawang lawan.

Sayangnya, kemenangan tersebut terasa pahit. Kekalahan 0-3 pada leg pertama membuat Persib harus mengejar defisit tiga gol. Skor 1-0 di leg kedua hanya memperkecil agregat menjadi 1-3, yang memastikan langkah Persib terhenti di babak 16 besar. Sementara itu, Ratchaburi berhak melaju ke perempat final ACL 2 musim ini.

Gol Andrew Jung Sempat Hidupkan Harapan

Pada pertandingan tersebut, Persib menunjukkan permainan dominan, terutama di 45 menit pertama. Selain mencetak satu gol, Maung Bandung juga sempat membobol gawang lawan untuk kedua kalinya, namun gol tersebut dianulir wasit. Beberapa peluang emas lainnya juga tercipta, tetapi belum mampu menambah keunggulan.

Bojan Hodak menilai timnya sudah tampil cukup baik. Ia menyebut para pemain mampu menjalankan strategi dengan maksimal, meskipun Ratchaburi lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.

“Saya pikir selama 45 menit kami bermain cukup baik. Mereka bertahan dengan 10 pemain, tetapi kami berhasil mencetak gol. Kami juga mendapati satu gol dianulir dan beberapa peluang lainnya,” ujar Hodak usai pertandingan.

Kartu Merah Ulliam Baros Jadi Titik Balik

Situasi berubah menjelang turun minum setelah Ulliam Baros diganjar kartu merah oleh wasit. Bermain dengan 10 orang sepanjang babak kedua membuat Persib kesulitan untuk tampil lebih ofensif. Kondisi tersebut semakin memperberat misi mengejar agregat tiga gol.

Bermain dengan kekurangan jumlah pemain membuat Persib harus lebih berhati-hati dalam membangun serangan. Intensitas tekanan pun menurun, sementara Ratchaburi mulai lebih berani keluar menyerang untuk mengamankan agregat.

Hodak mengaku yakin hasil pertandingan bisa berbeda jika timnya tetap bermain dengan 11 pemain hingga akhir laga.

“Dan saya percaya bahwa jika kami memiliki 11 pemain, kami akan lolos,” katanya.

Bojan Hodak Soroti Kepemimpinan Wasit

Di balik kemenangan yang tidak cukup menyelamatkan langkah Persib, Bojan Hodak juga menyinggung kepemimpinan wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Alshamrani. Meski enggan berbicara panjang lebar, pelatih asal Kroasia tersebut mengisyaratkan adanya sejumlah keputusan yang menurutnya merugikan tim.

“Mengenai wasit, sayangnya saya tidak bisa bicara. Karena saya punya daftar panjang untuk dibicarakan, tidak hanya tentang kartu, tentang banyak hal,” ujarnya.

Persib, lanjut Hodak, akan melayangkan protes resmi kepada AFC terkait sejumlah keputusan dalam pertandingan tersebut. Namun ia menyadari bahwa langkah tersebut tidak akan mengubah hasil akhir.

“Kami akan mengirimkan ini secara resmi ke AFC. Saya yakin mereka akan membalas dan kami akan mempelajarinya, tetapi tidak ada yang akan berubah. Kami tereliminasi,” tegasnya.

Persib Fokus ke Kompetisi Domestik

Meski tersingkir dari ACL 2 2025/2026, kemenangan atas Ratchaburi tetap menunjukkan semangat juang para pemain Persib. Dukungan penuh dari suporter di GBLA menjadi bukti bahwa tim kebanggaan Bandung tersebut tetap memiliki mentalitas kuat di pentas Asia.

Kini, Persib dipastikan harus mengalihkan fokus ke kompetisi domestik. Evaluasi menyeluruh akan menjadi pekerjaan rumah bagi Bojan Hodak dan jajaran pelatih, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan kedalaman skuad.

Kegagalan melangkah ke perempat final memang menyisakan kekecewaan. Namun kemenangan di leg kedua tetap menjadi catatan positif bahwa Persib mampu bersaing dan tampil dominan, meski akhirnya harus mengakhiri perjalanan di ACL 2 musim ini lebih cepat dari harapan.

  • Penulis: markom kabarjatengterkini

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap Peran Rektor Unsoed dalam Kasus Gratifikasi dan Pemerasan Calon Mahasiswa Baru

    Terungkap Peran Rektor Unsoed dalam Kasus Gratifikasi dan Pemerasan Calon Mahasiswa Baru

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Terungkap peran Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq, dalam kasus gratifikasi dan pemerasan proses penerimaan mahasiswa baru. Tindakan tersebut diduga dilancarakan bersama sejumlah bawahannya. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyebutkan, Sodiq disebut memberikan akses akun kepada Kepala Bagian (Kabag) Akademik Unsoed Eko Sumanto untuk meloloskan calon mahasiswa baru. […]

  • Pemprov Jateng Tawarkan Kerja Sama Green Industry pada Kesultanan Brunei

    Pemprov Jateng Tawarkan Kerja Sama Green Industry pada Kesultanan Brunei

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menawarkan kerja sama terkait green energy dan green industry dengan Kesultanan Brunei Darussalam. Salah satunya, dalam mengembangkan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang. “Gubernur menghendaki semua kawasan industri itu musti menggunakan green industry,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko. Tak hanya membuka peluang […]

  • Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin

    Wacana Kebijakan Enam Hari Sekolah di Jawa Tengah Masih Dikaji

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com – Wacana enam hari sekolah untuk SMA/SMK di Jawa Tengah masih dalam tahap kajian. Pembahasan dilakukan secara komprehensif dengan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari akademisi hingga pakar di bidang pendidikan. Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin menyebutkan, diskusi dilakukan untuk menetapkan kebijakan tentang jumlah hari efektif sekolah per minggu. Pasalnya, penerapan lima atau enam hari […]

  • Program Beasiswa 1 Desa 1 Sarjana Dapat Apresiasi dari Pemerintah RI

    Program Beasiswa 1 Desa 1 Sarjana Dapat Apresiasi dari Pemerintah RI

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Rembang, Kabarjatengterkini.com – Program Satu Desa Satu Sarjana di Kabupaten Rembang mendapatkan apresiasi dari Pemerintah RI. Program tersebut dinilai turut mendukung cita-cita pemerintah pusat dalam mencetak generasi emas. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Menurutnya, banyak anak-anak yang memiliki potensi besar, namun belum memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi karena […]

  • Pemprov Jateng Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Pengentasan Kemiskinan

    Pemprov Jateng Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Anisya Gusti
    • visibility 208
    • 0Komentar

      Kabarjatengterkini.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) berkolaborasi dengan civitas akademik dalam pengentasan kemiskinan. Kali ini, pihaknya menggandeng Soegijapranata Catholic University (SCU) untuk mendukung program prioritas di Jawa Tengah. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan bahwa kerja sama dengan pihak perguruan tinggi merupakan salah satu bentuk government collaborative (kolaborasi pemerintahan). Kerja sama ini dianggap […]

  • 18 agustus

    18 Agustus 2025 Resmi Jadi Hari Libur Nasional: Kesempatan Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Kreativitas

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle markom kabarjatengterkini
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Kabarjatengterkini.com- Pemerintah Indonesia melalui Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro resmi menetapkan tanggal 18 Agustus 2025 sebagai Hari Libur Nasional. Keputusan ini diumumkan secara resmi pada Jumat, 1 Agustus 2025, di Kompleks Istana Kepresidenan, sebagai tanggapan atas jatuhnya tanggal 17 Agustus 2025—Hari Kemerdekaan RI—pada hari Minggu. Alasan Pemerintah Menetapkan 18 Agustus 2025 sebagai Libur […]

expand_less